alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Darurat Literasi, Perpus Keliling Malah Nihil

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Pelayanan perpustakaan Kabupaten Lumajang bertambah minim. Tahun lalu, pelayanan perpustakaan keliling masih ada. Tahun ini dipastikan nihil. Kondisi ini cukup memprihatinkan. Sebab, budaya baca Kabupaten Lumajang tergolong merosot tajam. Seiring dengan grafik literasi nasional yang tergolong darurat.

Pustakawan Kabupaten Lumajang Chindy Vionariska menyatakan, untuk pelayanan perpustakaan keliling menggunakan mobil ke beberapa tempat tersebut di Kabupaten Lumajang pada tahun 2021 tidak ada. Padahal layanan perpus keliling pada tahun 2020 sangat  ditunggu kedatangannya oleh sejumlah pesantren  di Lumajang. “Meski  pada 2021 perpus keliling tidak begitu sibuk, kita sering ke pondok-pondok karena pondok adalah tempat yang  aman dari  virus,” ucapnya.

Menurutnya, sekarang ini orientasi perpustakaan mulai bergeser. Hal  tersebut karena adanya e-book yang merajai dunia digital. Namun, antusiasme tetap terjaga ketika perpus keliling datang ke lingkungan pesantren di Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Para santri dan santriwati sangat gembira dalam menyambut adanya perpus keliling. “Mereka sangat senang, sehingga kami yang datang juga ikut  senang untuk lebih banyak memberi arahan,” ucapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Pelayanan perpustakaan Kabupaten Lumajang bertambah minim. Tahun lalu, pelayanan perpustakaan keliling masih ada. Tahun ini dipastikan nihil. Kondisi ini cukup memprihatinkan. Sebab, budaya baca Kabupaten Lumajang tergolong merosot tajam. Seiring dengan grafik literasi nasional yang tergolong darurat.

Pustakawan Kabupaten Lumajang Chindy Vionariska menyatakan, untuk pelayanan perpustakaan keliling menggunakan mobil ke beberapa tempat tersebut di Kabupaten Lumajang pada tahun 2021 tidak ada. Padahal layanan perpus keliling pada tahun 2020 sangat  ditunggu kedatangannya oleh sejumlah pesantren  di Lumajang. “Meski  pada 2021 perpus keliling tidak begitu sibuk, kita sering ke pondok-pondok karena pondok adalah tempat yang  aman dari  virus,” ucapnya.

Menurutnya, sekarang ini orientasi perpustakaan mulai bergeser. Hal  tersebut karena adanya e-book yang merajai dunia digital. Namun, antusiasme tetap terjaga ketika perpus keliling datang ke lingkungan pesantren di Lumajang.

Para santri dan santriwati sangat gembira dalam menyambut adanya perpus keliling. “Mereka sangat senang, sehingga kami yang datang juga ikut  senang untuk lebih banyak memberi arahan,” ucapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Pelayanan perpustakaan Kabupaten Lumajang bertambah minim. Tahun lalu, pelayanan perpustakaan keliling masih ada. Tahun ini dipastikan nihil. Kondisi ini cukup memprihatinkan. Sebab, budaya baca Kabupaten Lumajang tergolong merosot tajam. Seiring dengan grafik literasi nasional yang tergolong darurat.

Pustakawan Kabupaten Lumajang Chindy Vionariska menyatakan, untuk pelayanan perpustakaan keliling menggunakan mobil ke beberapa tempat tersebut di Kabupaten Lumajang pada tahun 2021 tidak ada. Padahal layanan perpus keliling pada tahun 2020 sangat  ditunggu kedatangannya oleh sejumlah pesantren  di Lumajang. “Meski  pada 2021 perpus keliling tidak begitu sibuk, kita sering ke pondok-pondok karena pondok adalah tempat yang  aman dari  virus,” ucapnya.

Menurutnya, sekarang ini orientasi perpustakaan mulai bergeser. Hal  tersebut karena adanya e-book yang merajai dunia digital. Namun, antusiasme tetap terjaga ketika perpus keliling datang ke lingkungan pesantren di Lumajang.

Para santri dan santriwati sangat gembira dalam menyambut adanya perpus keliling. “Mereka sangat senang, sehingga kami yang datang juga ikut  senang untuk lebih banyak memberi arahan,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/