alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Pertimbangkan Usulan Tempat Relokasi Baru

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Unek-unek belasan warga mengenai tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, akhirnya direspons. Pemkab Lumajang terus melakukan dialog dengan warga terdampak mengenai keinginan pindah ke tempat relokasi lain. Bahkan, usulan itu mulai dipertimbangkan.

Namun, sekalipun usulan tersebut diterima, Bupati Lumajang Thoriqul Haq terus memastikan jika luasan lahan yang sekarang sedang dikerjakan tersebut mampu menampung dua ribu rumah. Sebab, lahan Perhutani itu memiliki luasan lahan mencapai puluhan hektare, tidak seluas lahan Perhutani di desa lainnya.

“Kami sebagai pemerintah hanya bisa memberi saran agar pindah ke tempat relokasi. Saya pelan-pelan menyampaikan dengan cara yang tentunya masyarakat bisa memahami,” kata pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut dia, luasan lahan Perhutani di Desa Sumbermujur sangat representatif. Sebab, cukup jauh dari daerah aliran sungai (DAS) lahar Semeru. Karenanya, kawasan itu tetap menjadi prioritas untuk segera dibangun hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi yang mulai jenuh dengan tempat sekarang.

Permukiman untuk para pengungsi di lahan Perhutani ini bakal dikonsep menjadi smart village. Ada banyak pihak yang menyarankan untuk mendekatkan warga dengan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Seperti kandang terpadu dan banyak lagi yang masih terus dimatangkan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Unek-unek belasan warga mengenai tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, akhirnya direspons. Pemkab Lumajang terus melakukan dialog dengan warga terdampak mengenai keinginan pindah ke tempat relokasi lain. Bahkan, usulan itu mulai dipertimbangkan.

Namun, sekalipun usulan tersebut diterima, Bupati Lumajang Thoriqul Haq terus memastikan jika luasan lahan yang sekarang sedang dikerjakan tersebut mampu menampung dua ribu rumah. Sebab, lahan Perhutani itu memiliki luasan lahan mencapai puluhan hektare, tidak seluas lahan Perhutani di desa lainnya.

“Kami sebagai pemerintah hanya bisa memberi saran agar pindah ke tempat relokasi. Saya pelan-pelan menyampaikan dengan cara yang tentunya masyarakat bisa memahami,” kata pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu.

Menurut dia, luasan lahan Perhutani di Desa Sumbermujur sangat representatif. Sebab, cukup jauh dari daerah aliran sungai (DAS) lahar Semeru. Karenanya, kawasan itu tetap menjadi prioritas untuk segera dibangun hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi yang mulai jenuh dengan tempat sekarang.

Permukiman untuk para pengungsi di lahan Perhutani ini bakal dikonsep menjadi smart village. Ada banyak pihak yang menyarankan untuk mendekatkan warga dengan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Seperti kandang terpadu dan banyak lagi yang masih terus dimatangkan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Unek-unek belasan warga mengenai tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, akhirnya direspons. Pemkab Lumajang terus melakukan dialog dengan warga terdampak mengenai keinginan pindah ke tempat relokasi lain. Bahkan, usulan itu mulai dipertimbangkan.

Namun, sekalipun usulan tersebut diterima, Bupati Lumajang Thoriqul Haq terus memastikan jika luasan lahan yang sekarang sedang dikerjakan tersebut mampu menampung dua ribu rumah. Sebab, lahan Perhutani itu memiliki luasan lahan mencapai puluhan hektare, tidak seluas lahan Perhutani di desa lainnya.

“Kami sebagai pemerintah hanya bisa memberi saran agar pindah ke tempat relokasi. Saya pelan-pelan menyampaikan dengan cara yang tentunya masyarakat bisa memahami,” kata pria yang akrab disapa Cak Thoriq itu.

Menurut dia, luasan lahan Perhutani di Desa Sumbermujur sangat representatif. Sebab, cukup jauh dari daerah aliran sungai (DAS) lahar Semeru. Karenanya, kawasan itu tetap menjadi prioritas untuk segera dibangun hunian sementara (huntara) bagi para pengungsi yang mulai jenuh dengan tempat sekarang.

Permukiman untuk para pengungsi di lahan Perhutani ini bakal dikonsep menjadi smart village. Ada banyak pihak yang menyarankan untuk mendekatkan warga dengan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan. Seperti kandang terpadu dan banyak lagi yang masih terus dimatangkan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/