alexametrics
24.9 C
Jember
Saturday, 2 July 2022

Kekerasan Lingkungan Keluarga Meningkat

Kasus Pemerkosaan Naik Dua Kali Lipat

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Angka kekerasan yang terjadi di Lumajang meningkat. Tinggi angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga menjadi sorotan yang serius. Dari pihak pemerintah menuding penyebab tingginya kekerasan di lingkungan keluarga karena pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Kabupaten Lumajang dr Rosyidah menyatakan, fakta di lapangan, kekerasan lebih banyak karena orang-orang terdekat. KDRT pada 2019 berjumlah 3 kasus. Sedangkan 2020 kasusnya bertambah menjadi 4.

Dia juga menyatakan, kasus kekerasan tidak hanya menyasar pada KDRT. Namun, juga membeludak kekerasan seksual selama tahun 2020. Korban kekerasan seksual terhadap perempuan mengalami kenaikan menjadi 21 orang. Sedangkan tahun lalu hanya 18 orang. “Paling banyak pelaku kekerasan seksual adalah orang terdekat atau masih lingkungan keluarga,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Angka kekerasan yang terjadi di Lumajang meningkat. Tinggi angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga menjadi sorotan yang serius. Dari pihak pemerintah menuding penyebab tingginya kekerasan di lingkungan keluarga karena pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Kabupaten Lumajang dr Rosyidah menyatakan, fakta di lapangan, kekerasan lebih banyak karena orang-orang terdekat. KDRT pada 2019 berjumlah 3 kasus. Sedangkan 2020 kasusnya bertambah menjadi 4.

Dia juga menyatakan, kasus kekerasan tidak hanya menyasar pada KDRT. Namun, juga membeludak kekerasan seksual selama tahun 2020. Korban kekerasan seksual terhadap perempuan mengalami kenaikan menjadi 21 orang. Sedangkan tahun lalu hanya 18 orang. “Paling banyak pelaku kekerasan seksual adalah orang terdekat atau masih lingkungan keluarga,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Angka kekerasan yang terjadi di Lumajang meningkat. Tinggi angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga menjadi sorotan yang serius. Dari pihak pemerintah menuding penyebab tingginya kekerasan di lingkungan keluarga karena pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DPPKBPP) Kabupaten Lumajang dr Rosyidah menyatakan, fakta di lapangan, kekerasan lebih banyak karena orang-orang terdekat. KDRT pada 2019 berjumlah 3 kasus. Sedangkan 2020 kasusnya bertambah menjadi 4.

Dia juga menyatakan, kasus kekerasan tidak hanya menyasar pada KDRT. Namun, juga membeludak kekerasan seksual selama tahun 2020. Korban kekerasan seksual terhadap perempuan mengalami kenaikan menjadi 21 orang. Sedangkan tahun lalu hanya 18 orang. “Paling banyak pelaku kekerasan seksual adalah orang terdekat atau masih lingkungan keluarga,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/