alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Menanamkan Karakter Berkurban pada Anak

Berhasil Kurban Sapi dari Infak Murid

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Penyembelihan hewan kurban tidak hanya dilakukan tepat tanggal 10 Zulhijah tahun Hijriah. Namun, tiga hari setelahnya atau hari tasyrik, kaum muslim bisa melaksanakannya. Sebagian masyarakat menyembelih keesokan harinya. Salah satunya Lembaga Pendidikan (Lemdik) Al Ikhlash, Jogoyudan, Lumajang.

Sebanyak enam ekor sapi dan 34 ekor kambing disembelih di halaman belakang SMP Al Ikhlash, kemarin. Menariknya, salah satu sapi merupakan hasil infak dari siswa Lemdik Al Ikhlash. “Kami memiliki banyak siswa mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP. Semuanya kami biasakan untuk infak. Sehingga, hasil infaknya bisa untuk hal bermanfaat seperti dibelikan seekor sapi untuk berkurban,” kata Kamad MM, Wakil Direktur Lemdik Al Ikhlash.

Dia menjelaskan, hal tersebut merupakan pembiasaan karakter anak. Sebab, sejak awal masuk, anak-anak atau siswa di bawah naungan Lemdik Al Ikhlash sudah diajarkan pendidikan karakter sejak dini. Hal tersebut bertujuan untuk pembentukan karakter islami di masa mendatang.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Memang pendidikan karakter yang kami tekankan. Kami senantiasa memantau perkembangan perilaku anak-anak. Meskipun secara daring, kami tetap memberikan perhatian dan pemahaman untuk terus berperilaku yang baik. Salah satunya dengan berinfak secara rutin. Jadi, mereka juga bisa merasakan bagaimana berkurban itu,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Penyembelihan hewan kurban tidak hanya dilakukan tepat tanggal 10 Zulhijah tahun Hijriah. Namun, tiga hari setelahnya atau hari tasyrik, kaum muslim bisa melaksanakannya. Sebagian masyarakat menyembelih keesokan harinya. Salah satunya Lembaga Pendidikan (Lemdik) Al Ikhlash, Jogoyudan, Lumajang.

Sebanyak enam ekor sapi dan 34 ekor kambing disembelih di halaman belakang SMP Al Ikhlash, kemarin. Menariknya, salah satu sapi merupakan hasil infak dari siswa Lemdik Al Ikhlash. “Kami memiliki banyak siswa mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP. Semuanya kami biasakan untuk infak. Sehingga, hasil infaknya bisa untuk hal bermanfaat seperti dibelikan seekor sapi untuk berkurban,” kata Kamad MM, Wakil Direktur Lemdik Al Ikhlash.

Dia menjelaskan, hal tersebut merupakan pembiasaan karakter anak. Sebab, sejak awal masuk, anak-anak atau siswa di bawah naungan Lemdik Al Ikhlash sudah diajarkan pendidikan karakter sejak dini. Hal tersebut bertujuan untuk pembentukan karakter islami di masa mendatang.

“Memang pendidikan karakter yang kami tekankan. Kami senantiasa memantau perkembangan perilaku anak-anak. Meskipun secara daring, kami tetap memberikan perhatian dan pemahaman untuk terus berperilaku yang baik. Salah satunya dengan berinfak secara rutin. Jadi, mereka juga bisa merasakan bagaimana berkurban itu,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Penyembelihan hewan kurban tidak hanya dilakukan tepat tanggal 10 Zulhijah tahun Hijriah. Namun, tiga hari setelahnya atau hari tasyrik, kaum muslim bisa melaksanakannya. Sebagian masyarakat menyembelih keesokan harinya. Salah satunya Lembaga Pendidikan (Lemdik) Al Ikhlash, Jogoyudan, Lumajang.

Sebanyak enam ekor sapi dan 34 ekor kambing disembelih di halaman belakang SMP Al Ikhlash, kemarin. Menariknya, salah satu sapi merupakan hasil infak dari siswa Lemdik Al Ikhlash. “Kami memiliki banyak siswa mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP. Semuanya kami biasakan untuk infak. Sehingga, hasil infaknya bisa untuk hal bermanfaat seperti dibelikan seekor sapi untuk berkurban,” kata Kamad MM, Wakil Direktur Lemdik Al Ikhlash.

Dia menjelaskan, hal tersebut merupakan pembiasaan karakter anak. Sebab, sejak awal masuk, anak-anak atau siswa di bawah naungan Lemdik Al Ikhlash sudah diajarkan pendidikan karakter sejak dini. Hal tersebut bertujuan untuk pembentukan karakter islami di masa mendatang.

“Memang pendidikan karakter yang kami tekankan. Kami senantiasa memantau perkembangan perilaku anak-anak. Meskipun secara daring, kami tetap memberikan perhatian dan pemahaman untuk terus berperilaku yang baik. Salah satunya dengan berinfak secara rutin. Jadi, mereka juga bisa merasakan bagaimana berkurban itu,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/