alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Telat Pengamanan, Pak!

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam dua malam, dua aksi pembegalan terjadi di Desa Buwek, Randuagung. Aksi pertama, begal berhasil membawa sepeda motor milik korban. Sedangkan aksi di malam kedua, korban lain berani melawan. Sehingga korban tidak kehilangan kendaraannya.

Dua aksi tersebut menjadi atensi sejumlah pihak. Di antaranya Satpol PP Lumajang yang berkoordinasi dengan Linmas dan Polsek Randuagung melakukan patroli malam. Namun, kegiatan tersebut mendapat banyak komentar. Sebab, sejumlah akun menilai hal tersebut sudah terlambat.

Alhamdulillah. Cuman kurang efektif kang menurut saya. Karena begale melok ngopi delok situasi,” tulis Ariva Hidayat. Komentarnya ramai dibalas akun lain. “Iya seperti kasus dulu. Begale melu komen,” balas Muslimin Mus. Sedangkan Anggara Abbay juga turut membalas. “Nek menurutku, pembentukan tugas iki ojok disiarno dek FB, kurang efektif. Karena maleng clorenge pasti delok karo ngopi. Nek dek area Randuagung-Klakah emang rawan begal,” balasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Andrik Andriansyah juga ikut berkomentar. “Sudah lagu lama. Setelah kejadian baru bertindak,” komentarnya. Agus Tin juga berkomentar senada. “Yo kok mesti ngenteni wes mari kejadian. Hadeeeh..,” keluhnya. Jamin Mas juga ikut berkomentar. “Wes kalah cepet,” tulisnya. Sedangkan, menurut Rhama Bnz, patroli tersebut hanya bertahan selama satu pekan. “Paling mek seminggu, wkwk,” tulisnya.

Sementara itu, Waqi Hermansyah memiliki saran tersendiri untuk patroli pemberantasan begal. “Sepatutnya jangan cara gitu. Tidak usah pakai baju dinas. Pakai baju biasa kalau patroli. Jadi bisa ketangkap itu begalnya. Kalau cara gitu, begalnya pindah posisi,” tulisnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam dua malam, dua aksi pembegalan terjadi di Desa Buwek, Randuagung. Aksi pertama, begal berhasil membawa sepeda motor milik korban. Sedangkan aksi di malam kedua, korban lain berani melawan. Sehingga korban tidak kehilangan kendaraannya.

Dua aksi tersebut menjadi atensi sejumlah pihak. Di antaranya Satpol PP Lumajang yang berkoordinasi dengan Linmas dan Polsek Randuagung melakukan patroli malam. Namun, kegiatan tersebut mendapat banyak komentar. Sebab, sejumlah akun menilai hal tersebut sudah terlambat.

Alhamdulillah. Cuman kurang efektif kang menurut saya. Karena begale melok ngopi delok situasi,” tulis Ariva Hidayat. Komentarnya ramai dibalas akun lain. “Iya seperti kasus dulu. Begale melu komen,” balas Muslimin Mus. Sedangkan Anggara Abbay juga turut membalas. “Nek menurutku, pembentukan tugas iki ojok disiarno dek FB, kurang efektif. Karena maleng clorenge pasti delok karo ngopi. Nek dek area Randuagung-Klakah emang rawan begal,” balasnya.

Andrik Andriansyah juga ikut berkomentar. “Sudah lagu lama. Setelah kejadian baru bertindak,” komentarnya. Agus Tin juga berkomentar senada. “Yo kok mesti ngenteni wes mari kejadian. Hadeeeh..,” keluhnya. Jamin Mas juga ikut berkomentar. “Wes kalah cepet,” tulisnya. Sedangkan, menurut Rhama Bnz, patroli tersebut hanya bertahan selama satu pekan. “Paling mek seminggu, wkwk,” tulisnya.

Sementara itu, Waqi Hermansyah memiliki saran tersendiri untuk patroli pemberantasan begal. “Sepatutnya jangan cara gitu. Tidak usah pakai baju dinas. Pakai baju biasa kalau patroli. Jadi bisa ketangkap itu begalnya. Kalau cara gitu, begalnya pindah posisi,” tulisnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Dalam dua malam, dua aksi pembegalan terjadi di Desa Buwek, Randuagung. Aksi pertama, begal berhasil membawa sepeda motor milik korban. Sedangkan aksi di malam kedua, korban lain berani melawan. Sehingga korban tidak kehilangan kendaraannya.

Dua aksi tersebut menjadi atensi sejumlah pihak. Di antaranya Satpol PP Lumajang yang berkoordinasi dengan Linmas dan Polsek Randuagung melakukan patroli malam. Namun, kegiatan tersebut mendapat banyak komentar. Sebab, sejumlah akun menilai hal tersebut sudah terlambat.

Alhamdulillah. Cuman kurang efektif kang menurut saya. Karena begale melok ngopi delok situasi,” tulis Ariva Hidayat. Komentarnya ramai dibalas akun lain. “Iya seperti kasus dulu. Begale melu komen,” balas Muslimin Mus. Sedangkan Anggara Abbay juga turut membalas. “Nek menurutku, pembentukan tugas iki ojok disiarno dek FB, kurang efektif. Karena maleng clorenge pasti delok karo ngopi. Nek dek area Randuagung-Klakah emang rawan begal,” balasnya.

Andrik Andriansyah juga ikut berkomentar. “Sudah lagu lama. Setelah kejadian baru bertindak,” komentarnya. Agus Tin juga berkomentar senada. “Yo kok mesti ngenteni wes mari kejadian. Hadeeeh..,” keluhnya. Jamin Mas juga ikut berkomentar. “Wes kalah cepet,” tulisnya. Sedangkan, menurut Rhama Bnz, patroli tersebut hanya bertahan selama satu pekan. “Paling mek seminggu, wkwk,” tulisnya.

Sementara itu, Waqi Hermansyah memiliki saran tersendiri untuk patroli pemberantasan begal. “Sepatutnya jangan cara gitu. Tidak usah pakai baju dinas. Pakai baju biasa kalau patroli. Jadi bisa ketangkap itu begalnya. Kalau cara gitu, begalnya pindah posisi,” tulisnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/