alexametrics
23 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Santri Bisa Tes Rapid Gratis

Untuk Penuhi Syarat Perjalanan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Libur Lebaran hampir usai. Pemerintah memprediksi santri kembali menimba ilmu di masing-masing pondok pesantren (ponpes), akhir pekan ini. Tidak hanya di Lumajang, para santri juga akan kembali ke ponpes yang berada di luar kota. Sesuai aturan, mereka harus membawa surat bebas Covid-19 sebagai salah satu syarat perjalanan.

Aturan tersebut sempat membuat sejumlah santri dan wali santri bingung. Sebab, mereka harus merogoh kocek untuk mendapatkan surat tersebut. Seperti yang diungkapkan Andi, salah satu santri Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo. “Sempat bingung mau tes di mana. Karena biayanya lumayan besar jika tes mandiri,” ungkapnya.

Namun, kebingungannya kini mulai mereda. Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang menyediakan tes rapid antigen gratis bagi para santri. “Dapat informasi dari teman-teman ada tes rapid gratis. Jadi, kami rombongan santri datang ke sini (laboratorium kesehatan daerah, Red) untuk tes. Pagi diambil sampel, siang sudah keluar hasilnya,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

dr Bayu Wibowo, Kepala Dinkes Lumajang, membenarkan hal tersebut. Pihaknya memberikan layanan tes gratis bagi santri Lumajang yang hendak kembali ke ponpes luar kota. “Kami akan layani pemeriksaan tes rapid antigen Covid-19 bagi santri warga Lumajang yang akan kembali ke ponpes luar kabupaten secara gratis. Mulai tanggal 20-25 Mei,” katanya.

Santri bisa mendapatkan pelayanan gratis tersebut di sejumlah fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk. Yakni Puskesmas Tempursari, Pronojiwo, Pasirian, Klakah, Ranuyoso, Yosowilangun, Candipuro, dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Lumajang.

“Selain faskes di atas, semua puskesmas akan mengarahkan menuju labkesda. Pemeriksaan dilakukan sesuai jam pelayanan. Tetapi, karena ini khusus, Sabtu tetap membuka pelayanan mulai pukul delapan pagi,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Libur Lebaran hampir usai. Pemerintah memprediksi santri kembali menimba ilmu di masing-masing pondok pesantren (ponpes), akhir pekan ini. Tidak hanya di Lumajang, para santri juga akan kembali ke ponpes yang berada di luar kota. Sesuai aturan, mereka harus membawa surat bebas Covid-19 sebagai salah satu syarat perjalanan.

Aturan tersebut sempat membuat sejumlah santri dan wali santri bingung. Sebab, mereka harus merogoh kocek untuk mendapatkan surat tersebut. Seperti yang diungkapkan Andi, salah satu santri Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo. “Sempat bingung mau tes di mana. Karena biayanya lumayan besar jika tes mandiri,” ungkapnya.

Namun, kebingungannya kini mulai mereda. Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang menyediakan tes rapid antigen gratis bagi para santri. “Dapat informasi dari teman-teman ada tes rapid gratis. Jadi, kami rombongan santri datang ke sini (laboratorium kesehatan daerah, Red) untuk tes. Pagi diambil sampel, siang sudah keluar hasilnya,” katanya.

dr Bayu Wibowo, Kepala Dinkes Lumajang, membenarkan hal tersebut. Pihaknya memberikan layanan tes gratis bagi santri Lumajang yang hendak kembali ke ponpes luar kota. “Kami akan layani pemeriksaan tes rapid antigen Covid-19 bagi santri warga Lumajang yang akan kembali ke ponpes luar kabupaten secara gratis. Mulai tanggal 20-25 Mei,” katanya.

Santri bisa mendapatkan pelayanan gratis tersebut di sejumlah fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk. Yakni Puskesmas Tempursari, Pronojiwo, Pasirian, Klakah, Ranuyoso, Yosowilangun, Candipuro, dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Lumajang.

“Selain faskes di atas, semua puskesmas akan mengarahkan menuju labkesda. Pemeriksaan dilakukan sesuai jam pelayanan. Tetapi, karena ini khusus, Sabtu tetap membuka pelayanan mulai pukul delapan pagi,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Libur Lebaran hampir usai. Pemerintah memprediksi santri kembali menimba ilmu di masing-masing pondok pesantren (ponpes), akhir pekan ini. Tidak hanya di Lumajang, para santri juga akan kembali ke ponpes yang berada di luar kota. Sesuai aturan, mereka harus membawa surat bebas Covid-19 sebagai salah satu syarat perjalanan.

Aturan tersebut sempat membuat sejumlah santri dan wali santri bingung. Sebab, mereka harus merogoh kocek untuk mendapatkan surat tersebut. Seperti yang diungkapkan Andi, salah satu santri Pondok Pesantren Zainul Hasan, Genggong, Probolinggo. “Sempat bingung mau tes di mana. Karena biayanya lumayan besar jika tes mandiri,” ungkapnya.

Namun, kebingungannya kini mulai mereda. Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang menyediakan tes rapid antigen gratis bagi para santri. “Dapat informasi dari teman-teman ada tes rapid gratis. Jadi, kami rombongan santri datang ke sini (laboratorium kesehatan daerah, Red) untuk tes. Pagi diambil sampel, siang sudah keluar hasilnya,” katanya.

dr Bayu Wibowo, Kepala Dinkes Lumajang, membenarkan hal tersebut. Pihaknya memberikan layanan tes gratis bagi santri Lumajang yang hendak kembali ke ponpes luar kota. “Kami akan layani pemeriksaan tes rapid antigen Covid-19 bagi santri warga Lumajang yang akan kembali ke ponpes luar kabupaten secara gratis. Mulai tanggal 20-25 Mei,” katanya.

Santri bisa mendapatkan pelayanan gratis tersebut di sejumlah fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk. Yakni Puskesmas Tempursari, Pronojiwo, Pasirian, Klakah, Ranuyoso, Yosowilangun, Candipuro, dan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Lumajang.

“Selain faskes di atas, semua puskesmas akan mengarahkan menuju labkesda. Pemeriksaan dilakukan sesuai jam pelayanan. Tetapi, karena ini khusus, Sabtu tetap membuka pelayanan mulai pukul delapan pagi,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/