alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Latihan Selam Tanpa Kolam Lintasan

Karena Kolam Renang Veteran Masih Dipugar

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hasil gemilang kontingen selam Kabupaten Lumajang dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Selam Nomor Laut di Situbondo bukan tanpa tantangan. Selama beberapa pekan para atlet tidak bisa berlatih maksimal. Hal ini lantaran kolam renang utama, kolam renang Veteran yang biasa digunakan latihan para atlet, tengah dipugar. Oleh karenanya, mereka berlatih selam tanpa kolam lintasan.

Baca Juga : Dugaan Pungutan Liar di Desa Pandanwangi, Ditarik Puluhan Juta Rupiah

Satu-satunya kolam renang yang digunakan latihan adalah kolam renang Selokambang. Kolam renang yang berada di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, ini menjadi alternatif latihan. Meski kolam renang tidak dilengkapi fasilitas lintasan 50 meter seperti di Veteran, hal itu tidak menyurutkan tekad atlet untuk berlatih.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pelatih cabor selam Kabupaten Lumajang Januar Setiawan mengungkapkan, tak adanya garis lintasan cukup menyulitkan penilaian. Sebab, selam menjadi salah satu olahraga terukur. “Sulit mengukur. Karena sebenarnya berlatihnya juga memerlukan kolam yang ada garis lintasannya. Sedangkan di Selokambang belum ada,” ungkapnya.

Meski demikian, dia dan para atlet bersyukur tetap bisa berlatih. Terlebih, latihan di kolam renang Selokambang tidak dipungut biaya. Baik tiket masuk maupun karcis parkir. Menurutnya, hal ini juga menjadi semangat atlet berlatih.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hasil gemilang kontingen selam Kabupaten Lumajang dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Selam Nomor Laut di Situbondo bukan tanpa tantangan. Selama beberapa pekan para atlet tidak bisa berlatih maksimal. Hal ini lantaran kolam renang utama, kolam renang Veteran yang biasa digunakan latihan para atlet, tengah dipugar. Oleh karenanya, mereka berlatih selam tanpa kolam lintasan.

Baca Juga : Dugaan Pungutan Liar di Desa Pandanwangi, Ditarik Puluhan Juta Rupiah

Satu-satunya kolam renang yang digunakan latihan adalah kolam renang Selokambang. Kolam renang yang berada di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, ini menjadi alternatif latihan. Meski kolam renang tidak dilengkapi fasilitas lintasan 50 meter seperti di Veteran, hal itu tidak menyurutkan tekad atlet untuk berlatih.

Pelatih cabor selam Kabupaten Lumajang Januar Setiawan mengungkapkan, tak adanya garis lintasan cukup menyulitkan penilaian. Sebab, selam menjadi salah satu olahraga terukur. “Sulit mengukur. Karena sebenarnya berlatihnya juga memerlukan kolam yang ada garis lintasannya. Sedangkan di Selokambang belum ada,” ungkapnya.

Meski demikian, dia dan para atlet bersyukur tetap bisa berlatih. Terlebih, latihan di kolam renang Selokambang tidak dipungut biaya. Baik tiket masuk maupun karcis parkir. Menurutnya, hal ini juga menjadi semangat atlet berlatih.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Hasil gemilang kontingen selam Kabupaten Lumajang dalam ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Selam Nomor Laut di Situbondo bukan tanpa tantangan. Selama beberapa pekan para atlet tidak bisa berlatih maksimal. Hal ini lantaran kolam renang utama, kolam renang Veteran yang biasa digunakan latihan para atlet, tengah dipugar. Oleh karenanya, mereka berlatih selam tanpa kolam lintasan.

Baca Juga : Dugaan Pungutan Liar di Desa Pandanwangi, Ditarik Puluhan Juta Rupiah

Satu-satunya kolam renang yang digunakan latihan adalah kolam renang Selokambang. Kolam renang yang berada di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko, ini menjadi alternatif latihan. Meski kolam renang tidak dilengkapi fasilitas lintasan 50 meter seperti di Veteran, hal itu tidak menyurutkan tekad atlet untuk berlatih.

Pelatih cabor selam Kabupaten Lumajang Januar Setiawan mengungkapkan, tak adanya garis lintasan cukup menyulitkan penilaian. Sebab, selam menjadi salah satu olahraga terukur. “Sulit mengukur. Karena sebenarnya berlatihnya juga memerlukan kolam yang ada garis lintasannya. Sedangkan di Selokambang belum ada,” ungkapnya.

Meski demikian, dia dan para atlet bersyukur tetap bisa berlatih. Terlebih, latihan di kolam renang Selokambang tidak dipungut biaya. Baik tiket masuk maupun karcis parkir. Menurutnya, hal ini juga menjadi semangat atlet berlatih.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/