alexametrics
23.3 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Belasan Pasangan Remaja Berduaan di Kamar

Dibawa ke Kantor Satpol PP, Orang Tua Dipanggil

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit pasangan remaja yang menjadikan akhir pekan sebagai kesempatan untuk liburan bersama. Ada yang bepergian ke taman maupun tempat wisata. Tetapi, ada juga yang memilih tempat tersembunyi, misalnya kos-kosan. Seperti belasan pasangan remaja yang ditemukan berduaan di dalam kamar.
Akhir pekan kemarin, sekitar pukul 21.00 tim gabungan Satpol PP Lumajang dan Polsek Lumajang melakukan penyisiran pada sejumlah kos-kosan di Jalan Juanda, Kelurahan Rogotrunan. Setidaknya, ada 16 pasangan remaja yang ditemukan sekamar. Mereka langsung diamankan untuk pendataan.
Dari belasan pasangan remaja tersebut, tidak ada satu pun yang memiliki akta nikah. Rata-rata semuanya adalah anak kuliahan. Sebab, rata-rata pasangan itu masih berumur 18 tahun hingga 22 tahun. Salah satu pasangan yang berinisial AG mengaku baru pertama kali mendatangi kos-kosan tersebut.
“Saya cuma mau curhat-curhatan saja dengan teman saya. Ngerti tempat itu ya dari teman-teman saya. Tidak kok, tidak melakukan perbuatan aneh-aneh,” ucapnya, ketika menjalani pendataan di kantor Satpol PP Lumajang.
Kapolsek Lumajang Samsul Hadi mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat mengenai cukup banyaknya homestay yang sering dijadikan jujukan pasangan remaja ketika akhir pekan. Untuk itu, dilakukan penertiban dan pengamanan pada sejumlah tempat tersebut.
Selama penertiban, ada salah satu penginapan memang ditemukan cukup banyak pasangan remaja yang belum menikah. Tetapi, pihaknya tidak mendapati pasangan yang sedang berhubungan badan. “Kami temukan mereka masih pakai busana lengkap. Tidak, tidak ada yang seperti itu,” jelasnya.
Sementara ini, sanksi yang diberikan pada belasan pemuda tersebut berupa teguran dan pemanggilan orang tua. Itu supaya mereka tidak mengulangi perbuatan tak senonoh tersebut. “Kami panggil orang tuanya untuk menjemput ke sini supaya mereka bisa menjaga anak mereka lebih ketat,” pungkasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit pasangan remaja yang menjadikan akhir pekan sebagai kesempatan untuk liburan bersama. Ada yang bepergian ke taman maupun tempat wisata. Tetapi, ada juga yang memilih tempat tersembunyi, misalnya kos-kosan. Seperti belasan pasangan remaja yang ditemukan berduaan di dalam kamar.
Akhir pekan kemarin, sekitar pukul 21.00 tim gabungan Satpol PP Lumajang dan Polsek Lumajang melakukan penyisiran pada sejumlah kos-kosan di Jalan Juanda, Kelurahan Rogotrunan. Setidaknya, ada 16 pasangan remaja yang ditemukan sekamar. Mereka langsung diamankan untuk pendataan.
Dari belasan pasangan remaja tersebut, tidak ada satu pun yang memiliki akta nikah. Rata-rata semuanya adalah anak kuliahan. Sebab, rata-rata pasangan itu masih berumur 18 tahun hingga 22 tahun. Salah satu pasangan yang berinisial AG mengaku baru pertama kali mendatangi kos-kosan tersebut.
“Saya cuma mau curhat-curhatan saja dengan teman saya. Ngerti tempat itu ya dari teman-teman saya. Tidak kok, tidak melakukan perbuatan aneh-aneh,” ucapnya, ketika menjalani pendataan di kantor Satpol PP Lumajang.
Kapolsek Lumajang Samsul Hadi mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat mengenai cukup banyaknya homestay yang sering dijadikan jujukan pasangan remaja ketika akhir pekan. Untuk itu, dilakukan penertiban dan pengamanan pada sejumlah tempat tersebut.
Selama penertiban, ada salah satu penginapan memang ditemukan cukup banyak pasangan remaja yang belum menikah. Tetapi, pihaknya tidak mendapati pasangan yang sedang berhubungan badan. “Kami temukan mereka masih pakai busana lengkap. Tidak, tidak ada yang seperti itu,” jelasnya.
Sementara ini, sanksi yang diberikan pada belasan pemuda tersebut berupa teguran dan pemanggilan orang tua. Itu supaya mereka tidak mengulangi perbuatan tak senonoh tersebut. “Kami panggil orang tuanya untuk menjemput ke sini supaya mereka bisa menjaga anak mereka lebih ketat,” pungkasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak sedikit pasangan remaja yang menjadikan akhir pekan sebagai kesempatan untuk liburan bersama. Ada yang bepergian ke taman maupun tempat wisata. Tetapi, ada juga yang memilih tempat tersembunyi, misalnya kos-kosan. Seperti belasan pasangan remaja yang ditemukan berduaan di dalam kamar.
Akhir pekan kemarin, sekitar pukul 21.00 tim gabungan Satpol PP Lumajang dan Polsek Lumajang melakukan penyisiran pada sejumlah kos-kosan di Jalan Juanda, Kelurahan Rogotrunan. Setidaknya, ada 16 pasangan remaja yang ditemukan sekamar. Mereka langsung diamankan untuk pendataan.
Dari belasan pasangan remaja tersebut, tidak ada satu pun yang memiliki akta nikah. Rata-rata semuanya adalah anak kuliahan. Sebab, rata-rata pasangan itu masih berumur 18 tahun hingga 22 tahun. Salah satu pasangan yang berinisial AG mengaku baru pertama kali mendatangi kos-kosan tersebut.
“Saya cuma mau curhat-curhatan saja dengan teman saya. Ngerti tempat itu ya dari teman-teman saya. Tidak kok, tidak melakukan perbuatan aneh-aneh,” ucapnya, ketika menjalani pendataan di kantor Satpol PP Lumajang.
Kapolsek Lumajang Samsul Hadi mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat mengenai cukup banyaknya homestay yang sering dijadikan jujukan pasangan remaja ketika akhir pekan. Untuk itu, dilakukan penertiban dan pengamanan pada sejumlah tempat tersebut.
Selama penertiban, ada salah satu penginapan memang ditemukan cukup banyak pasangan remaja yang belum menikah. Tetapi, pihaknya tidak mendapati pasangan yang sedang berhubungan badan. “Kami temukan mereka masih pakai busana lengkap. Tidak, tidak ada yang seperti itu,” jelasnya.
Sementara ini, sanksi yang diberikan pada belasan pemuda tersebut berupa teguran dan pemanggilan orang tua. Itu supaya mereka tidak mengulangi perbuatan tak senonoh tersebut. “Kami panggil orang tuanya untuk menjemput ke sini supaya mereka bisa menjaga anak mereka lebih ketat,” pungkasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/