22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Tersembunyi di Perkebunan Warga, Pesona Kali Adem Senduro, Lumajang

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejumlah potensi wisata Lumajang terus menunjukkan pesonanya. Sampai-sampai banyak yang ketagihan dengan sajian pemandangan yang disuguhkan. Seperti wisata alam Kali Adem. Pemandangan khas pedesaan ini menarik untuk dikunjungi. Apalagi air sumber di lokasi itu dingin-dingin segar.

Wisata Kali Adem Lumajang Kadang Jadi Jalur Arum Jeram

Objek wisata ini terletak di antara perkebunan milik warga. Tepatnya di Dusun Tempuran Desa/Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Jarak tempuh dari perkotaan sekitar 30 menit. Sesampainya di Dusun Tempuran, pengunjung harus jalan kaki  menuju lokasi wisata. Sebab, akses jalannya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bagi yang berencana berwisata dengan mengendarai kendaraan roda empat jangan khawatir. Warga setempat menyediakan lahan untuk parkir. Jadi pengunjung bisa melanjutkan petualangan dengan jalan kaki. Akses ke sana memang lumayan berliku-liku dan sedikit curam. Tetapi di sepanjang titik terpasang papan petunjuk arah.

Perjalanan jalan kaki ke titik lokasi wisata membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit. Tetapi perjalanan yang lumayan lama itu bakal dibayar tuntas ketika sampai. Sebuah pemandangan yang menyejukkan mata. Suasana yang teduh, di tambah bunyi aliran sungai yang cukup deras. Sangat menenangkan.

Tofa pengelola wisata Kali Adem mengatakan, air yang mengalir di lokasi wisata berasal dari tebing yang cukup besar. Aliran air itu membentuk kolam pemandian alam yang cukup dingin. “Sementara ini tidak ada tiket masuk, alias gratis sampai lokasi wisata,” pungkasnya (son/bud)

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejumlah potensi wisata Lumajang terus menunjukkan pesonanya. Sampai-sampai banyak yang ketagihan dengan sajian pemandangan yang disuguhkan. Seperti wisata alam Kali Adem. Pemandangan khas pedesaan ini menarik untuk dikunjungi. Apalagi air sumber di lokasi itu dingin-dingin segar.

Wisata Kali Adem Lumajang Kadang Jadi Jalur Arum Jeram

Objek wisata ini terletak di antara perkebunan milik warga. Tepatnya di Dusun Tempuran Desa/Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Jarak tempuh dari perkotaan sekitar 30 menit. Sesampainya di Dusun Tempuran, pengunjung harus jalan kaki  menuju lokasi wisata. Sebab, akses jalannya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

Bagi yang berencana berwisata dengan mengendarai kendaraan roda empat jangan khawatir. Warga setempat menyediakan lahan untuk parkir. Jadi pengunjung bisa melanjutkan petualangan dengan jalan kaki. Akses ke sana memang lumayan berliku-liku dan sedikit curam. Tetapi di sepanjang titik terpasang papan petunjuk arah.

Perjalanan jalan kaki ke titik lokasi wisata membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit. Tetapi perjalanan yang lumayan lama itu bakal dibayar tuntas ketika sampai. Sebuah pemandangan yang menyejukkan mata. Suasana yang teduh, di tambah bunyi aliran sungai yang cukup deras. Sangat menenangkan.

Tofa pengelola wisata Kali Adem mengatakan, air yang mengalir di lokasi wisata berasal dari tebing yang cukup besar. Aliran air itu membentuk kolam pemandian alam yang cukup dingin. “Sementara ini tidak ada tiket masuk, alias gratis sampai lokasi wisata,” pungkasnya (son/bud)

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sejumlah potensi wisata Lumajang terus menunjukkan pesonanya. Sampai-sampai banyak yang ketagihan dengan sajian pemandangan yang disuguhkan. Seperti wisata alam Kali Adem. Pemandangan khas pedesaan ini menarik untuk dikunjungi. Apalagi air sumber di lokasi itu dingin-dingin segar.

Wisata Kali Adem Lumajang Kadang Jadi Jalur Arum Jeram

Objek wisata ini terletak di antara perkebunan milik warga. Tepatnya di Dusun Tempuran Desa/Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Jarak tempuh dari perkotaan sekitar 30 menit. Sesampainya di Dusun Tempuran, pengunjung harus jalan kaki  menuju lokasi wisata. Sebab, akses jalannya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua.

Bagi yang berencana berwisata dengan mengendarai kendaraan roda empat jangan khawatir. Warga setempat menyediakan lahan untuk parkir. Jadi pengunjung bisa melanjutkan petualangan dengan jalan kaki. Akses ke sana memang lumayan berliku-liku dan sedikit curam. Tetapi di sepanjang titik terpasang papan petunjuk arah.

Perjalanan jalan kaki ke titik lokasi wisata membutuhkan waktu sekitar 15 sampai 20 menit. Tetapi perjalanan yang lumayan lama itu bakal dibayar tuntas ketika sampai. Sebuah pemandangan yang menyejukkan mata. Suasana yang teduh, di tambah bunyi aliran sungai yang cukup deras. Sangat menenangkan.

Tofa pengelola wisata Kali Adem mengatakan, air yang mengalir di lokasi wisata berasal dari tebing yang cukup besar. Aliran air itu membentuk kolam pemandian alam yang cukup dingin. “Sementara ini tidak ada tiket masuk, alias gratis sampai lokasi wisata,” pungkasnya (son/bud)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca