alexametrics
23.6 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Waspada Maling Marak Lagi, Sapi Warga Lumajang Dicuri

Dua Hewan Curian Ditemukan di Tempat Berbeda

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus pencurian sapi kembali marak terjadi. Terakhir, warga Desa Bodang Kecamatan Padang kehilangan tiga ekor sapi jenis limosin dari kandangnya. Beruntung, setelah dilakukan pencarian, dua dari tiga sapi tersebut berhasil ditemukan.

Pada mulanya, kejadian itu diketahui sekitar pukul 04.00. Saat itu, Supan, warga Dusun Kloposawit, RT 01, RW 07, berencana melaksanakan salat Subuh. Seketika, dia pun terkejut melihat kandang hewan ternaknya yang kosong. Mengetahui sapinya raib, korban berteriak meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pencarian bersama.

“Sapi blasteran sama limosin, saya lihat jejak-jejaknya masih ada. Ada beberapa bekas kaki beberapa orang, pasti ini malingnya masih belum jauh,” katanya. Aksi pencarian itu rupanya membuahkan hasil, tiga jam berikutnya, warga yang langsung menyusuri bekas injakan tersebut menemukan dua ekor sapi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Supan menjelaskan, kemungkinan sapinya dibawa beberapa sekawanan maling. Sebab, penemuan kedua ekor sapi tersebut di tempat berbeda. Pertama, sapi jenis blasteran ditemukan di sekitar jurang Cengunguk, Desa Bodang. Lalu, kedua sapi jenis limosin ditemukan warga lain di perbatasan Desa Kedawung.

“Lampu di sebelah rumah tiba-tiba mati. Itu malingnya yang matikan. Terus, di dekat kandang ada banyak bekas kaki dan orang jatuh terpeleset. Kan posisi malam sedang hujan cukup deras. Sebelumnya, di sekitar rumah saya ada juga yang kemalingan sapi, ya jaraknya hampir satu bulan ini,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus pencurian sapi kembali marak terjadi. Terakhir, warga Desa Bodang Kecamatan Padang kehilangan tiga ekor sapi jenis limosin dari kandangnya. Beruntung, setelah dilakukan pencarian, dua dari tiga sapi tersebut berhasil ditemukan.

Pada mulanya, kejadian itu diketahui sekitar pukul 04.00. Saat itu, Supan, warga Dusun Kloposawit, RT 01, RW 07, berencana melaksanakan salat Subuh. Seketika, dia pun terkejut melihat kandang hewan ternaknya yang kosong. Mengetahui sapinya raib, korban berteriak meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pencarian bersama.

“Sapi blasteran sama limosin, saya lihat jejak-jejaknya masih ada. Ada beberapa bekas kaki beberapa orang, pasti ini malingnya masih belum jauh,” katanya. Aksi pencarian itu rupanya membuahkan hasil, tiga jam berikutnya, warga yang langsung menyusuri bekas injakan tersebut menemukan dua ekor sapi.

Supan menjelaskan, kemungkinan sapinya dibawa beberapa sekawanan maling. Sebab, penemuan kedua ekor sapi tersebut di tempat berbeda. Pertama, sapi jenis blasteran ditemukan di sekitar jurang Cengunguk, Desa Bodang. Lalu, kedua sapi jenis limosin ditemukan warga lain di perbatasan Desa Kedawung.

“Lampu di sebelah rumah tiba-tiba mati. Itu malingnya yang matikan. Terus, di dekat kandang ada banyak bekas kaki dan orang jatuh terpeleset. Kan posisi malam sedang hujan cukup deras. Sebelumnya, di sekitar rumah saya ada juga yang kemalingan sapi, ya jaraknya hampir satu bulan ini,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kasus pencurian sapi kembali marak terjadi. Terakhir, warga Desa Bodang Kecamatan Padang kehilangan tiga ekor sapi jenis limosin dari kandangnya. Beruntung, setelah dilakukan pencarian, dua dari tiga sapi tersebut berhasil ditemukan.

Pada mulanya, kejadian itu diketahui sekitar pukul 04.00. Saat itu, Supan, warga Dusun Kloposawit, RT 01, RW 07, berencana melaksanakan salat Subuh. Seketika, dia pun terkejut melihat kandang hewan ternaknya yang kosong. Mengetahui sapinya raib, korban berteriak meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pencarian bersama.

“Sapi blasteran sama limosin, saya lihat jejak-jejaknya masih ada. Ada beberapa bekas kaki beberapa orang, pasti ini malingnya masih belum jauh,” katanya. Aksi pencarian itu rupanya membuahkan hasil, tiga jam berikutnya, warga yang langsung menyusuri bekas injakan tersebut menemukan dua ekor sapi.

Supan menjelaskan, kemungkinan sapinya dibawa beberapa sekawanan maling. Sebab, penemuan kedua ekor sapi tersebut di tempat berbeda. Pertama, sapi jenis blasteran ditemukan di sekitar jurang Cengunguk, Desa Bodang. Lalu, kedua sapi jenis limosin ditemukan warga lain di perbatasan Desa Kedawung.

“Lampu di sebelah rumah tiba-tiba mati. Itu malingnya yang matikan. Terus, di dekat kandang ada banyak bekas kaki dan orang jatuh terpeleset. Kan posisi malam sedang hujan cukup deras. Sebelumnya, di sekitar rumah saya ada juga yang kemalingan sapi, ya jaraknya hampir satu bulan ini,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/