alexametrics
24.7 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Bupati Thoriq Lantik 33 Kepala Desa

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya 32 kades terpilih sekaligus satu kades terpilih PAW dilantik, kemarin (20/12). Harapannya, setelah pelantikan tersebut, mereka segera melakukan konsolidasi kehidupan sosial masyarakat yang ada supaya pembangunan desa dapat berjalan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, semua yang telah berpartisipasi adalah bagian penting dari keberlangsungan pembangunan di desa. “Pemilihan kades ada yang menang, ada yang suaranya kurang. Saya titip, rangkul kembali masyarakat yang beda pilihan, yang sebelumnya tidak sepaham ketika pilkades,” kata dia.

Sebetulnya, Cak Thoriq, sapaan bupati, berpesan tiga hal. Selain soal itu, puluhan kades yang sudah dilantik juga diminta untuk segera melakukan konsolidasi dengan perangkat desa. Bahkan, menurut dia, setelah pelantikan tidak ada lagi konflik yang berujung pemecatan perangkat desa. “Saya tidak ingin ada kasus-kasus lagi, mengenai usulan perangkat desa yang harus dihentikan. Pada sisi aturan, bapak dan ibu punya kewenangan yang sudah diatur. Tetapi, di sisi lain adalah pemimpin bagi masyarakat dan perangkat. Maka pimpinanlah mereka dengan bijak, pimpinanlah dengan pengayoman,” tambahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selanjutnya, kades yang terpilih tersebut diminta untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berkaitan dengan APBDes. Sebab, sebelum tahun 2022 benar-benar berjalan, mereka diminta untuk memformulasikan penyusunan dalam mewujudkan janji-janji pada masyarakat.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya 32 kades terpilih sekaligus satu kades terpilih PAW dilantik, kemarin (20/12). Harapannya, setelah pelantikan tersebut, mereka segera melakukan konsolidasi kehidupan sosial masyarakat yang ada supaya pembangunan desa dapat berjalan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, semua yang telah berpartisipasi adalah bagian penting dari keberlangsungan pembangunan di desa. “Pemilihan kades ada yang menang, ada yang suaranya kurang. Saya titip, rangkul kembali masyarakat yang beda pilihan, yang sebelumnya tidak sepaham ketika pilkades,” kata dia.

Sebetulnya, Cak Thoriq, sapaan bupati, berpesan tiga hal. Selain soal itu, puluhan kades yang sudah dilantik juga diminta untuk segera melakukan konsolidasi dengan perangkat desa. Bahkan, menurut dia, setelah pelantikan tidak ada lagi konflik yang berujung pemecatan perangkat desa. “Saya tidak ingin ada kasus-kasus lagi, mengenai usulan perangkat desa yang harus dihentikan. Pada sisi aturan, bapak dan ibu punya kewenangan yang sudah diatur. Tetapi, di sisi lain adalah pemimpin bagi masyarakat dan perangkat. Maka pimpinanlah mereka dengan bijak, pimpinanlah dengan pengayoman,” tambahnya.

Selanjutnya, kades yang terpilih tersebut diminta untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berkaitan dengan APBDes. Sebab, sebelum tahun 2022 benar-benar berjalan, mereka diminta untuk memformulasikan penyusunan dalam mewujudkan janji-janji pada masyarakat.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah melewati proses yang cukup panjang, akhirnya 32 kades terpilih sekaligus satu kades terpilih PAW dilantik, kemarin (20/12). Harapannya, setelah pelantikan tersebut, mereka segera melakukan konsolidasi kehidupan sosial masyarakat yang ada supaya pembangunan desa dapat berjalan.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq menyampaikan, semua yang telah berpartisipasi adalah bagian penting dari keberlangsungan pembangunan di desa. “Pemilihan kades ada yang menang, ada yang suaranya kurang. Saya titip, rangkul kembali masyarakat yang beda pilihan, yang sebelumnya tidak sepaham ketika pilkades,” kata dia.

Sebetulnya, Cak Thoriq, sapaan bupati, berpesan tiga hal. Selain soal itu, puluhan kades yang sudah dilantik juga diminta untuk segera melakukan konsolidasi dengan perangkat desa. Bahkan, menurut dia, setelah pelantikan tidak ada lagi konflik yang berujung pemecatan perangkat desa. “Saya tidak ingin ada kasus-kasus lagi, mengenai usulan perangkat desa yang harus dihentikan. Pada sisi aturan, bapak dan ibu punya kewenangan yang sudah diatur. Tetapi, di sisi lain adalah pemimpin bagi masyarakat dan perangkat. Maka pimpinanlah mereka dengan bijak, pimpinanlah dengan pengayoman,” tambahnya.

Selanjutnya, kades yang terpilih tersebut diminta untuk segera berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) berkaitan dengan APBDes. Sebab, sebelum tahun 2022 benar-benar berjalan, mereka diminta untuk memformulasikan penyusunan dalam mewujudkan janji-janji pada masyarakat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/