alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Meninggal karena Covid-19 Dapat 15 Juta?

Namun, Tak Semua Keluarga Menerima

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Korban meninggal dunia karena Covid-19 terus bertambah. Kucuran anggaran juga terus mengalir. Bahkan, bagi mereka yang meninggal karena Covid-19, diusulkan mendapat santunan kematian dari pemerintah pusat sebesar Rp 15 juta. Namun, sampai saat ini belum ada yang dapat. Selain itu, tak semua keluarga diusulkan, karena tidak mau.

Kepala Dinas Sosial Lumajang Dra Dewi Susiati mengatakan, pemerintah pusat memberikan santunan kematian bagi pasien meninggal Covid-19. Sebanyak 17 nama sudah dikirim Dinas Sosial Lumajang ke pemerintah pusat guna mendapat santunan kematian. Namun, sampai saat ini santunan tersebut tak kunjung cair. “Tahap pertama kami kirim 14 nama korban kematian karena korona, namun sampai sekarang dana santunan itu belum turun,” ucapnya.

Dijelaskannya, proses pengiriman nama korban sudah cukup lama. Sudah sampai ke pusat, sehingga saat ini tinggal menunggu. Namun, total yang diusulkan hanya 17 orang. Sebab, ternyata tidak semua keluarga berkenan. “Ada keluarga korban korona yang menolak dan ada yang menerima,” ungkapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Korban meninggal dunia karena Covid-19 terus bertambah. Kucuran anggaran juga terus mengalir. Bahkan, bagi mereka yang meninggal karena Covid-19, diusulkan mendapat santunan kematian dari pemerintah pusat sebesar Rp 15 juta. Namun, sampai saat ini belum ada yang dapat. Selain itu, tak semua keluarga diusulkan, karena tidak mau.

Kepala Dinas Sosial Lumajang Dra Dewi Susiati mengatakan, pemerintah pusat memberikan santunan kematian bagi pasien meninggal Covid-19. Sebanyak 17 nama sudah dikirim Dinas Sosial Lumajang ke pemerintah pusat guna mendapat santunan kematian. Namun, sampai saat ini santunan tersebut tak kunjung cair. “Tahap pertama kami kirim 14 nama korban kematian karena korona, namun sampai sekarang dana santunan itu belum turun,” ucapnya.

Dijelaskannya, proses pengiriman nama korban sudah cukup lama. Sudah sampai ke pusat, sehingga saat ini tinggal menunggu. Namun, total yang diusulkan hanya 17 orang. Sebab, ternyata tidak semua keluarga berkenan. “Ada keluarga korban korona yang menolak dan ada yang menerima,” ungkapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Korban meninggal dunia karena Covid-19 terus bertambah. Kucuran anggaran juga terus mengalir. Bahkan, bagi mereka yang meninggal karena Covid-19, diusulkan mendapat santunan kematian dari pemerintah pusat sebesar Rp 15 juta. Namun, sampai saat ini belum ada yang dapat. Selain itu, tak semua keluarga diusulkan, karena tidak mau.

Kepala Dinas Sosial Lumajang Dra Dewi Susiati mengatakan, pemerintah pusat memberikan santunan kematian bagi pasien meninggal Covid-19. Sebanyak 17 nama sudah dikirim Dinas Sosial Lumajang ke pemerintah pusat guna mendapat santunan kematian. Namun, sampai saat ini santunan tersebut tak kunjung cair. “Tahap pertama kami kirim 14 nama korban kematian karena korona, namun sampai sekarang dana santunan itu belum turun,” ucapnya.

Dijelaskannya, proses pengiriman nama korban sudah cukup lama. Sudah sampai ke pusat, sehingga saat ini tinggal menunggu. Namun, total yang diusulkan hanya 17 orang. Sebab, ternyata tidak semua keluarga berkenan. “Ada keluarga korban korona yang menolak dan ada yang menerima,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/