alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

La Nina yang Berbahaya

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cuaca ekstrem diprediksi bakal terjadi dalam sebulan ke depan. Kondisi tersebut ditandai dengan hampir setiap hari hujan dan mendung. Anomali cuaca tersebut semakin menguat tatkala awan gelap cumulonimbus (CB) selalu muncul.

Kabid Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswo menyampaikan, potensi adanya cuaca ekstrem sangat tinggi. Sebab, disertai adanya imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi tersebut disebabkan fenomena aktivitas La Nina. Yakni anomali iklim yang tidak biasa. “Hampir semua wilayah berpotensi adanya peningkatan intensitas hujan,” ucapnya.

Bencana yang paling rentan terjadi ketika cuaca mengalami anomali tinggi adalah angin puting beliung. Apalagi angin tersebut disertai hujan yang lebat. Dengan intensitas hujan yang naik, sangat berpotensi merembet ke bencana lain seperti banjir dan longsor.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cuaca ekstrem diprediksi bakal terjadi dalam sebulan ke depan. Kondisi tersebut ditandai dengan hampir setiap hari hujan dan mendung. Anomali cuaca tersebut semakin menguat tatkala awan gelap cumulonimbus (CB) selalu muncul.

Kabid Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswo menyampaikan, potensi adanya cuaca ekstrem sangat tinggi. Sebab, disertai adanya imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi tersebut disebabkan fenomena aktivitas La Nina. Yakni anomali iklim yang tidak biasa. “Hampir semua wilayah berpotensi adanya peningkatan intensitas hujan,” ucapnya.

Bencana yang paling rentan terjadi ketika cuaca mengalami anomali tinggi adalah angin puting beliung. Apalagi angin tersebut disertai hujan yang lebat. Dengan intensitas hujan yang naik, sangat berpotensi merembet ke bencana lain seperti banjir dan longsor.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Cuaca ekstrem diprediksi bakal terjadi dalam sebulan ke depan. Kondisi tersebut ditandai dengan hampir setiap hari hujan dan mendung. Anomali cuaca tersebut semakin menguat tatkala awan gelap cumulonimbus (CB) selalu muncul.

Kabid Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Lumajang Wawan Hadi Siswo menyampaikan, potensi adanya cuaca ekstrem sangat tinggi. Sebab, disertai adanya imbauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi tersebut disebabkan fenomena aktivitas La Nina. Yakni anomali iklim yang tidak biasa. “Hampir semua wilayah berpotensi adanya peningkatan intensitas hujan,” ucapnya.

Bencana yang paling rentan terjadi ketika cuaca mengalami anomali tinggi adalah angin puting beliung. Apalagi angin tersebut disertai hujan yang lebat. Dengan intensitas hujan yang naik, sangat berpotensi merembet ke bencana lain seperti banjir dan longsor.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/