alexametrics
23.7 C
Jember
Sunday, 25 September 2022

Ojol di Lumajang Terseret Judi Online

Terus Telusuri Jaringan Luar Negeri

Mobile_AP_Rectangle 1

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Maraknya judi online belakangan ini juga menjalar di Lumajang. Kemarin, lima orang ditetapkan sebagai tersangka judi online oleh Polres Lumajang. Salah satunya berprofesi sebagai pengendara ojek online.

BACA JUGA : Hasil Investigasi Dugaan Perpeloncoan Ospek FT Unej Paling Lama Sepekan

Kelima pelaku itu merupakan warga Kecamatan Lumajang. Mereka diringkus seusai terbukti melakukan tindak perjudian menggunakan teknologi. “Ada dua jenis perjudian, yakni togel Sidney-Hong Kong dan online slot,” ungkap Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kapolres mengatakan, peran mereka bukanlah bandar. Melainkan sebagai pengecer atau perantara. Artinya, mereka ikut terlibat mengondisikan dalam perjudian hingga jaringan internasional itu. Hasilnya juga tidak sedikit. Dalam sekali transaksi nilainya bisa ratusan ribu rupiah.

Pengakuan pelaku, mereka bekerja sebagai wiraswasta dan ojol. Baru beberapa bulan ini mereka aktif di judi online. Meski demikian, hasil yang didapat juga lumayan. Sebab, dalam sehari bisa mendapat penghasilan Rp 4 juta rupiah dengan belasan kali transaksi.

“Sirkulasinya tergantung main. Semakin sering dan besar depositnya, semakin banyak yang didapat. Mereka menyimpannya dalam bentuk ATM atau lainnya yang bisa menyimpan uang. Makanya, kami terus memperdalam siapa saja yang terlibat. Karena siapa saja bisa main di judi online ini,” jelasnya.

Selain pelaku, sejumlah alat bukti seperti ponsel, uang tunai, kartu ATM, buku rekening, hingga struk transaksi pengambilan uang juga diamankan. Dewa menegaskan, kelima pelaku bakal dijerat dengan pasal yang sama. Yakni Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidananya enam tahun penjara dan denda maksimal satu miliar rupiah.

Kini, pihaknya terus fokus memburu jaringan dan afiliasi judi online Lumajang. Oleh karena itu, alat bukti juga dikirim ke labfor guna memudahkan dan mengurai jaringan tersebut. Sebab, pihaknya hanya bisa mengungkap pelaku di tingkat lokal.

“Kami inventarisasi karena hanya mengungkap lokal. Nanti kepolisian di tingkat atas akan menelusuri jaringan yang lebih luas. Karena koneksinya bisa sampai luar negeri. Sementara ini, kami amankan lima pelaku. Tiga di antaranya judi online Sidney-Hong Kong. Hasil analisisnya nanti akan diketahui, apakah mereka berkelompok atau tidak,” pungkasnya. (kin/c2/fid)

- Advertisement -

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Maraknya judi online belakangan ini juga menjalar di Lumajang. Kemarin, lima orang ditetapkan sebagai tersangka judi online oleh Polres Lumajang. Salah satunya berprofesi sebagai pengendara ojek online.

BACA JUGA : Hasil Investigasi Dugaan Perpeloncoan Ospek FT Unej Paling Lama Sepekan

Kelima pelaku itu merupakan warga Kecamatan Lumajang. Mereka diringkus seusai terbukti melakukan tindak perjudian menggunakan teknologi. “Ada dua jenis perjudian, yakni togel Sidney-Hong Kong dan online slot,” ungkap Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Kapolres mengatakan, peran mereka bukanlah bandar. Melainkan sebagai pengecer atau perantara. Artinya, mereka ikut terlibat mengondisikan dalam perjudian hingga jaringan internasional itu. Hasilnya juga tidak sedikit. Dalam sekali transaksi nilainya bisa ratusan ribu rupiah.

Pengakuan pelaku, mereka bekerja sebagai wiraswasta dan ojol. Baru beberapa bulan ini mereka aktif di judi online. Meski demikian, hasil yang didapat juga lumayan. Sebab, dalam sehari bisa mendapat penghasilan Rp 4 juta rupiah dengan belasan kali transaksi.

“Sirkulasinya tergantung main. Semakin sering dan besar depositnya, semakin banyak yang didapat. Mereka menyimpannya dalam bentuk ATM atau lainnya yang bisa menyimpan uang. Makanya, kami terus memperdalam siapa saja yang terlibat. Karena siapa saja bisa main di judi online ini,” jelasnya.

Selain pelaku, sejumlah alat bukti seperti ponsel, uang tunai, kartu ATM, buku rekening, hingga struk transaksi pengambilan uang juga diamankan. Dewa menegaskan, kelima pelaku bakal dijerat dengan pasal yang sama. Yakni Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidananya enam tahun penjara dan denda maksimal satu miliar rupiah.

Kini, pihaknya terus fokus memburu jaringan dan afiliasi judi online Lumajang. Oleh karena itu, alat bukti juga dikirim ke labfor guna memudahkan dan mengurai jaringan tersebut. Sebab, pihaknya hanya bisa mengungkap pelaku di tingkat lokal.

“Kami inventarisasi karena hanya mengungkap lokal. Nanti kepolisian di tingkat atas akan menelusuri jaringan yang lebih luas. Karena koneksinya bisa sampai luar negeri. Sementara ini, kami amankan lima pelaku. Tiga di antaranya judi online Sidney-Hong Kong. Hasil analisisnya nanti akan diketahui, apakah mereka berkelompok atau tidak,” pungkasnya. (kin/c2/fid)

ROGOTRUNAN, Radar Semeru – Maraknya judi online belakangan ini juga menjalar di Lumajang. Kemarin, lima orang ditetapkan sebagai tersangka judi online oleh Polres Lumajang. Salah satunya berprofesi sebagai pengendara ojek online.

BACA JUGA : Hasil Investigasi Dugaan Perpeloncoan Ospek FT Unej Paling Lama Sepekan

Kelima pelaku itu merupakan warga Kecamatan Lumajang. Mereka diringkus seusai terbukti melakukan tindak perjudian menggunakan teknologi. “Ada dua jenis perjudian, yakni togel Sidney-Hong Kong dan online slot,” ungkap Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan.

Kapolres mengatakan, peran mereka bukanlah bandar. Melainkan sebagai pengecer atau perantara. Artinya, mereka ikut terlibat mengondisikan dalam perjudian hingga jaringan internasional itu. Hasilnya juga tidak sedikit. Dalam sekali transaksi nilainya bisa ratusan ribu rupiah.

Pengakuan pelaku, mereka bekerja sebagai wiraswasta dan ojol. Baru beberapa bulan ini mereka aktif di judi online. Meski demikian, hasil yang didapat juga lumayan. Sebab, dalam sehari bisa mendapat penghasilan Rp 4 juta rupiah dengan belasan kali transaksi.

“Sirkulasinya tergantung main. Semakin sering dan besar depositnya, semakin banyak yang didapat. Mereka menyimpannya dalam bentuk ATM atau lainnya yang bisa menyimpan uang. Makanya, kami terus memperdalam siapa saja yang terlibat. Karena siapa saja bisa main di judi online ini,” jelasnya.

Selain pelaku, sejumlah alat bukti seperti ponsel, uang tunai, kartu ATM, buku rekening, hingga struk transaksi pengambilan uang juga diamankan. Dewa menegaskan, kelima pelaku bakal dijerat dengan pasal yang sama. Yakni Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2016 perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidananya enam tahun penjara dan denda maksimal satu miliar rupiah.

Kini, pihaknya terus fokus memburu jaringan dan afiliasi judi online Lumajang. Oleh karena itu, alat bukti juga dikirim ke labfor guna memudahkan dan mengurai jaringan tersebut. Sebab, pihaknya hanya bisa mengungkap pelaku di tingkat lokal.

“Kami inventarisasi karena hanya mengungkap lokal. Nanti kepolisian di tingkat atas akan menelusuri jaringan yang lebih luas. Karena koneksinya bisa sampai luar negeri. Sementara ini, kami amankan lima pelaku. Tiga di antaranya judi online Sidney-Hong Kong. Hasil analisisnya nanti akan diketahui, apakah mereka berkelompok atau tidak,” pungkasnya. (kin/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/