alexametrics
26.5 C
Jember
Thursday, 11 August 2022

Longsor di Sepanjang Piket Nol

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Iklim kemarau basah membuat intensitas hujan sulit ditebak. Seperti yang terjadi akhir pekan kemarin. Akibat hujan deras yang terjadi di kawasan pegunungan, bukit di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, terjadi longsor hingga menutup akses jalan.

BACA JUGA : Hybrid Working, Tantangan Baru bagi Perusahaan dan Karyawan

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, hujan yang terjadi selama dua jam tersebut membuat bukit pegunungan mengalami longsor. Setidaknya ada tujuh titik di sepanjang jalan Piket Nol yang mengalami longsor ringan hingga berat. Di antaranya di kilometer 55, 56, 57, dan 58.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Tidak ada korban jiwa, tetapi akses jalan tertutup. Sehingga para pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas turut membantu evakuasi yang dilakukan TNI, sehingga pembersihannya cukup cepat,” kata Irfan, salah seorang warga Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.

- Advertisement -

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Iklim kemarau basah membuat intensitas hujan sulit ditebak. Seperti yang terjadi akhir pekan kemarin. Akibat hujan deras yang terjadi di kawasan pegunungan, bukit di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, terjadi longsor hingga menutup akses jalan.

BACA JUGA : Hybrid Working, Tantangan Baru bagi Perusahaan dan Karyawan

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, hujan yang terjadi selama dua jam tersebut membuat bukit pegunungan mengalami longsor. Setidaknya ada tujuh titik di sepanjang jalan Piket Nol yang mengalami longsor ringan hingga berat. Di antaranya di kilometer 55, 56, 57, dan 58.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi akses jalan tertutup. Sehingga para pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas turut membantu evakuasi yang dilakukan TNI, sehingga pembersihannya cukup cepat,” kata Irfan, salah seorang warga Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.

SUMBERWULUH, Radar Semeru – Iklim kemarau basah membuat intensitas hujan sulit ditebak. Seperti yang terjadi akhir pekan kemarin. Akibat hujan deras yang terjadi di kawasan pegunungan, bukit di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, terjadi longsor hingga menutup akses jalan.

BACA JUGA : Hybrid Working, Tantangan Baru bagi Perusahaan dan Karyawan

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, hujan yang terjadi selama dua jam tersebut membuat bukit pegunungan mengalami longsor. Setidaknya ada tujuh titik di sepanjang jalan Piket Nol yang mengalami longsor ringan hingga berat. Di antaranya di kilometer 55, 56, 57, dan 58.

“Tidak ada korban jiwa, tetapi akses jalan tertutup. Sehingga para pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas turut membantu evakuasi yang dilakukan TNI, sehingga pembersihannya cukup cepat,” kata Irfan, salah seorang warga Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/