alexametrics
26.4 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Yang Baik Diapresiasi, Yang Jelek Dibenahi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pada ulang tahun yang kedelapan kemarin, kantor Jawa Pos Radar Semeru yang berada di Jalan Slamet Riadi 81, Lumajang, sejak pagi sudah ramai. Kejutan demi kejutan datang silih berganti. Mulanya, Dinas Lingkungan Hidup Lumajang datang dengan membawa jajanan tradisional setelah peringatan Hari Keanekaragaman Hayati. Harapannya, Radar Semeru seperti kue tradisional yang tetap eksis meskipun kini kue modern makin banyak.

Siang harinya, sejumlah pihak juga datang. Mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang, Kejaksaan Negeri Lumajang, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), hingga lainnya. Perayaan HUT ini juga makin meriah. Sebab, sesi diskusi, prosesi pemotongan tumpeng, dan ucapan selamat juga ditayangkan langsung melalui kanal Youtube Radar Semeru TV. Semua pihak kompak membangun Lumajang menjadi kabupaten yang solid dan eksotis.

Kepala Kemenag Lumajang Muhammad Muslim mengatakan, media itu salah satu elemen yang sangat penting untuk menciptakan segala suasana. Mengutip perkataan orang bijak, lanjutnya, dunia akan menangis saat wartawan bilang menangis, dan dunia akan tertawa saat wartawan bilang tertawa. Artinya, media memiliki peran strategis menciptakan suasana. Khususnya menciptakan suasana Lumajang yang solid dan eksotis.

Mobile_AP_Rectangle 2

Wakil Ketua DPRD Lumajang H Bukasan mengungkapkan, media menjadi titik keseimbangan. Sebab, media menyampaikan informasi faktual dan riil. Bukan hanya konteks suka dan tidak suka, tetapi penyelesaian dan solusi. “Jadilah media yang jujur. Yang pahit disampaikan seperti acara Blak-Blakan Radar Semeru TV. Ini sangat membantu pemerintah, apa yang diapresiasi dan apa yang perlu dievaluasi,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pada ulang tahun yang kedelapan kemarin, kantor Jawa Pos Radar Semeru yang berada di Jalan Slamet Riadi 81, Lumajang, sejak pagi sudah ramai. Kejutan demi kejutan datang silih berganti. Mulanya, Dinas Lingkungan Hidup Lumajang datang dengan membawa jajanan tradisional setelah peringatan Hari Keanekaragaman Hayati. Harapannya, Radar Semeru seperti kue tradisional yang tetap eksis meskipun kini kue modern makin banyak.

Siang harinya, sejumlah pihak juga datang. Mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang, Kejaksaan Negeri Lumajang, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), hingga lainnya. Perayaan HUT ini juga makin meriah. Sebab, sesi diskusi, prosesi pemotongan tumpeng, dan ucapan selamat juga ditayangkan langsung melalui kanal Youtube Radar Semeru TV. Semua pihak kompak membangun Lumajang menjadi kabupaten yang solid dan eksotis.

Kepala Kemenag Lumajang Muhammad Muslim mengatakan, media itu salah satu elemen yang sangat penting untuk menciptakan segala suasana. Mengutip perkataan orang bijak, lanjutnya, dunia akan menangis saat wartawan bilang menangis, dan dunia akan tertawa saat wartawan bilang tertawa. Artinya, media memiliki peran strategis menciptakan suasana. Khususnya menciptakan suasana Lumajang yang solid dan eksotis.

Wakil Ketua DPRD Lumajang H Bukasan mengungkapkan, media menjadi titik keseimbangan. Sebab, media menyampaikan informasi faktual dan riil. Bukan hanya konteks suka dan tidak suka, tetapi penyelesaian dan solusi. “Jadilah media yang jujur. Yang pahit disampaikan seperti acara Blak-Blakan Radar Semeru TV. Ini sangat membantu pemerintah, apa yang diapresiasi dan apa yang perlu dievaluasi,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pada ulang tahun yang kedelapan kemarin, kantor Jawa Pos Radar Semeru yang berada di Jalan Slamet Riadi 81, Lumajang, sejak pagi sudah ramai. Kejutan demi kejutan datang silih berganti. Mulanya, Dinas Lingkungan Hidup Lumajang datang dengan membawa jajanan tradisional setelah peringatan Hari Keanekaragaman Hayati. Harapannya, Radar Semeru seperti kue tradisional yang tetap eksis meskipun kini kue modern makin banyak.

Siang harinya, sejumlah pihak juga datang. Mulai dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lumajang, Kejaksaan Negeri Lumajang, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), hingga lainnya. Perayaan HUT ini juga makin meriah. Sebab, sesi diskusi, prosesi pemotongan tumpeng, dan ucapan selamat juga ditayangkan langsung melalui kanal Youtube Radar Semeru TV. Semua pihak kompak membangun Lumajang menjadi kabupaten yang solid dan eksotis.

Kepala Kemenag Lumajang Muhammad Muslim mengatakan, media itu salah satu elemen yang sangat penting untuk menciptakan segala suasana. Mengutip perkataan orang bijak, lanjutnya, dunia akan menangis saat wartawan bilang menangis, dan dunia akan tertawa saat wartawan bilang tertawa. Artinya, media memiliki peran strategis menciptakan suasana. Khususnya menciptakan suasana Lumajang yang solid dan eksotis.

Wakil Ketua DPRD Lumajang H Bukasan mengungkapkan, media menjadi titik keseimbangan. Sebab, media menyampaikan informasi faktual dan riil. Bukan hanya konteks suka dan tidak suka, tetapi penyelesaian dan solusi. “Jadilah media yang jujur. Yang pahit disampaikan seperti acara Blak-Blakan Radar Semeru TV. Ini sangat membantu pemerintah, apa yang diapresiasi dan apa yang perlu dievaluasi,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/