alexametrics
31.2 C
Jember
Tuesday, 17 May 2022

Seleksi Paskibraka Lebih Ketat

Dua Siswa Lumajang Lolos ke Provinsi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski di tengah pandemi, seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur tetap dilaksanakan. Tahun ini, seleksi lebih ketat. Dari lima siswa asal kontingen Lumajang, hanya dua yang lolos. Keduanya dinyatakan berhasil menjadi bagian dari tim Paskibraka provinsi.

Hindam Adri Abadan, Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang, mengatakan, ada lima siswa yang diberangkatkan. Namun, hanya dua siswa yang lolos. “Ada tiga putra dan dua putri yang berangkat. Tetapi, hanya dua yang lolos. Satu putra dan satu putri,” katanya.

Hindam menyebutkan, dua siswa itu atas nama Dyta Fania Sandi asal SMAN 2 Lumajang dan Sheva Voli Ananta dari MAN Lumajang. “Mereka lolos di semua seleksi. Baik seleksi fisik, kesehatan, maupun lainnya. Memang tahun ini seleksi lebih ketat daripada dua tahun lalu. Sedangkan tahun 2020 tidak ada seleksi karena pandemi,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia menjelaskan, ada enam siswa yang diminta mengikuti seleksi. Namun, setelah dilakukan  penjaringan di kabupaten, hanya lima siswa yang memenuhi syarat. “Kalau dulu tinggi badan bagi siswa putra 170 sentimeter. Sedangkan untuk putri 160 sentimeter. Namun, di tahun ini ada perbedaan. Masing-masing dinaikkan lima sentimeter agar bisa ikut seleksi,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski di tengah pandemi, seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur tetap dilaksanakan. Tahun ini, seleksi lebih ketat. Dari lima siswa asal kontingen Lumajang, hanya dua yang lolos. Keduanya dinyatakan berhasil menjadi bagian dari tim Paskibraka provinsi.

Hindam Adri Abadan, Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang, mengatakan, ada lima siswa yang diberangkatkan. Namun, hanya dua siswa yang lolos. “Ada tiga putra dan dua putri yang berangkat. Tetapi, hanya dua yang lolos. Satu putra dan satu putri,” katanya.

Hindam menyebutkan, dua siswa itu atas nama Dyta Fania Sandi asal SMAN 2 Lumajang dan Sheva Voli Ananta dari MAN Lumajang. “Mereka lolos di semua seleksi. Baik seleksi fisik, kesehatan, maupun lainnya. Memang tahun ini seleksi lebih ketat daripada dua tahun lalu. Sedangkan tahun 2020 tidak ada seleksi karena pandemi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ada enam siswa yang diminta mengikuti seleksi. Namun, setelah dilakukan  penjaringan di kabupaten, hanya lima siswa yang memenuhi syarat. “Kalau dulu tinggi badan bagi siswa putra 170 sentimeter. Sedangkan untuk putri 160 sentimeter. Namun, di tahun ini ada perbedaan. Masing-masing dinaikkan lima sentimeter agar bisa ikut seleksi,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Meski di tengah pandemi, seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur tetap dilaksanakan. Tahun ini, seleksi lebih ketat. Dari lima siswa asal kontingen Lumajang, hanya dua yang lolos. Keduanya dinyatakan berhasil menjadi bagian dari tim Paskibraka provinsi.

Hindam Adri Abadan, Kabid Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lumajang, mengatakan, ada lima siswa yang diberangkatkan. Namun, hanya dua siswa yang lolos. “Ada tiga putra dan dua putri yang berangkat. Tetapi, hanya dua yang lolos. Satu putra dan satu putri,” katanya.

Hindam menyebutkan, dua siswa itu atas nama Dyta Fania Sandi asal SMAN 2 Lumajang dan Sheva Voli Ananta dari MAN Lumajang. “Mereka lolos di semua seleksi. Baik seleksi fisik, kesehatan, maupun lainnya. Memang tahun ini seleksi lebih ketat daripada dua tahun lalu. Sedangkan tahun 2020 tidak ada seleksi karena pandemi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, ada enam siswa yang diminta mengikuti seleksi. Namun, setelah dilakukan  penjaringan di kabupaten, hanya lima siswa yang memenuhi syarat. “Kalau dulu tinggi badan bagi siswa putra 170 sentimeter. Sedangkan untuk putri 160 sentimeter. Namun, di tahun ini ada perbedaan. Masing-masing dinaikkan lima sentimeter agar bisa ikut seleksi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/