alexametrics
27.5 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Dipenuhi Arsip Organisasi Perangkat Daerah

Butuh Ruang Penyimpanan yang Lebih Besar

Mobile_AP_Rectangle 1

Setelah dinilai, arsip yang tidak bernilai akan dimusnahkan. “Ada dua hal yang dimusnahkan. Pertama fisiknya dan kedua adalah informasi di dalamnya. Biasanya kami memusnahkan dengan cara dicacah dan dibakar,” imbuhnya.

Dia menuturkan, masa pemusnahan arsip berbeda-beda. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai guna dan informasi di dalamnya. “Biasanya arsip berbentuk administrasi umum seperti surat-menyurat dapat kami musnahkan. Yang penting, arsip tersebut tidak berkaitan dengan keuangan, hukum, pengadilan, atau perdata lainnya,” tuturnya.

Siwi berharap, setiap instansi memperhatikan arsip yang hendak dimusnahkan serta menyediakan ruang arsip tersendiri. “Kalau masing-masing instansi memahami hal ini, ruang arsip di kami bisa diisi dengan arsip statis. Terutama arsip sejarah Lumajang. Bukan lagi arsip dari setiap instansi yang ada,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: mg2
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Setelah dinilai, arsip yang tidak bernilai akan dimusnahkan. “Ada dua hal yang dimusnahkan. Pertama fisiknya dan kedua adalah informasi di dalamnya. Biasanya kami memusnahkan dengan cara dicacah dan dibakar,” imbuhnya.

Dia menuturkan, masa pemusnahan arsip berbeda-beda. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai guna dan informasi di dalamnya. “Biasanya arsip berbentuk administrasi umum seperti surat-menyurat dapat kami musnahkan. Yang penting, arsip tersebut tidak berkaitan dengan keuangan, hukum, pengadilan, atau perdata lainnya,” tuturnya.

Siwi berharap, setiap instansi memperhatikan arsip yang hendak dimusnahkan serta menyediakan ruang arsip tersendiri. “Kalau masing-masing instansi memahami hal ini, ruang arsip di kami bisa diisi dengan arsip statis. Terutama arsip sejarah Lumajang. Bukan lagi arsip dari setiap instansi yang ada,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Editor: Hafid Asnan

Setelah dinilai, arsip yang tidak bernilai akan dimusnahkan. “Ada dua hal yang dimusnahkan. Pertama fisiknya dan kedua adalah informasi di dalamnya. Biasanya kami memusnahkan dengan cara dicacah dan dibakar,” imbuhnya.

Dia menuturkan, masa pemusnahan arsip berbeda-beda. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai guna dan informasi di dalamnya. “Biasanya arsip berbentuk administrasi umum seperti surat-menyurat dapat kami musnahkan. Yang penting, arsip tersebut tidak berkaitan dengan keuangan, hukum, pengadilan, atau perdata lainnya,” tuturnya.

Siwi berharap, setiap instansi memperhatikan arsip yang hendak dimusnahkan serta menyediakan ruang arsip tersendiri. “Kalau masing-masing instansi memahami hal ini, ruang arsip di kami bisa diisi dengan arsip statis. Terutama arsip sejarah Lumajang. Bukan lagi arsip dari setiap instansi yang ada,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/