alexametrics
31.3 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Sungai Curah Menjangan Meluap, Ratusan Rumah di Lumajang Tergenang Banjir

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir kembali menggenangi ratusan rumah di Kecamatan Sukodono, Lumajang, Rabu (20/4) malam. Sedikitnya tiga desa di Kecamatan Sukodono terdampak banjir. Akibatnya, masyarakat setempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir yang terjadi hampir setiap saat ini memang sudah menjadi hal biasa. Terutama saat hujan deras mengguyur Lumajang selama beberapa jam, bisa diprediksi banjir akan datang. Sebab, sejumlah sungai tidak mampu menampung debit air yang besar. Seperti Sungai Curah Menjangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

Tingginya debit sungai menyebabkan air di sungai tersebut meluber dan menggenangi permukiman. Warga yang berada di sekitar sungai memilih mengungsi secara mandiri. Sebab, air terus meninggi sejak sore hari.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saat air mulai datang di depan rumah, saya dan keluarga langsung selamatkan barang-barang. Kami letakkan di tempat yang lebih tinggi. Setelah itu segera keluar dan mengungsi ke rumah saudara yang aman dari banjir,” ujar salah satu pengungsi asal Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

BACA JUGA: Setiap Hujan Deras, Saluran Air Lebih Tinggi dari Jalan

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir kembali menggenangi ratusan rumah di Kecamatan Sukodono, Lumajang, Rabu (20/4) malam. Sedikitnya tiga desa di Kecamatan Sukodono terdampak banjir. Akibatnya, masyarakat setempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir yang terjadi hampir setiap saat ini memang sudah menjadi hal biasa. Terutama saat hujan deras mengguyur Lumajang selama beberapa jam, bisa diprediksi banjir akan datang. Sebab, sejumlah sungai tidak mampu menampung debit air yang besar. Seperti Sungai Curah Menjangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

Tingginya debit sungai menyebabkan air di sungai tersebut meluber dan menggenangi permukiman. Warga yang berada di sekitar sungai memilih mengungsi secara mandiri. Sebab, air terus meninggi sejak sore hari.

“Saat air mulai datang di depan rumah, saya dan keluarga langsung selamatkan barang-barang. Kami letakkan di tempat yang lebih tinggi. Setelah itu segera keluar dan mengungsi ke rumah saudara yang aman dari banjir,” ujar salah satu pengungsi asal Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

BACA JUGA: Setiap Hujan Deras, Saluran Air Lebih Tinggi dari Jalan

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Banjir kembali menggenangi ratusan rumah di Kecamatan Sukodono, Lumajang, Rabu (20/4) malam. Sedikitnya tiga desa di Kecamatan Sukodono terdampak banjir. Akibatnya, masyarakat setempat mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Banjir yang terjadi hampir setiap saat ini memang sudah menjadi hal biasa. Terutama saat hujan deras mengguyur Lumajang selama beberapa jam, bisa diprediksi banjir akan datang. Sebab, sejumlah sungai tidak mampu menampung debit air yang besar. Seperti Sungai Curah Menjangan di Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

Tingginya debit sungai menyebabkan air di sungai tersebut meluber dan menggenangi permukiman. Warga yang berada di sekitar sungai memilih mengungsi secara mandiri. Sebab, air terus meninggi sejak sore hari.

“Saat air mulai datang di depan rumah, saya dan keluarga langsung selamatkan barang-barang. Kami letakkan di tempat yang lebih tinggi. Setelah itu segera keluar dan mengungsi ke rumah saudara yang aman dari banjir,” ujar salah satu pengungsi asal Dusun Biting, Desa Kutorenon, Kecamatan Sukodono.

BACA JUGA: Setiap Hujan Deras, Saluran Air Lebih Tinggi dari Jalan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/