alexametrics
24 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Larangan Makin Diabaikan

Meski Ada Rambu, Mereka Tetap Melanggar

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas makin tak digubris. Meski rambu larangan dipasang di beberapa titik, pelanggaran tetap terjadi. Seperti yang terlihat di Jalan Gajah Mada, Kepuharjo, kemarin. Sebuah mobil nekat melintasi jalan yang sudah dipasang rambu larangan.

Setidaknya, ada sembilan rambu larangan mobil dilarang masuk di sepanjang Jalan Gajah Mada. Rambu itu dipasang di sisi timur jalan dengan menghadap ke utara. Artinya, kendaraan roda empat atau lebih dari arah utara dilarang berjalan menuju ke selatan. Namun, jika mobil dari arah selatan, hal itu diperbolehkan.

Larangan tersebut semakin diabaikan. Sebab, setidaknya setiap setengah jam ada sedikitnya tiga mobil yang melanggar. Hal itu sangat disayangkan. Karena pelanggar tidak hanya dari kendaraan pribadi, namun juga dari kalangan kendaraan operasional dinas.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang Nugraha Yudha M mengatakan, kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih kurang. Oleh sebab itu, banyak pelanggaran lalu lintas terjadi. “Itu artinya masyarakat tidak tertib dan patuh rambu lalu lintas,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas makin tak digubris. Meski rambu larangan dipasang di beberapa titik, pelanggaran tetap terjadi. Seperti yang terlihat di Jalan Gajah Mada, Kepuharjo, kemarin. Sebuah mobil nekat melintasi jalan yang sudah dipasang rambu larangan.

Setidaknya, ada sembilan rambu larangan mobil dilarang masuk di sepanjang Jalan Gajah Mada. Rambu itu dipasang di sisi timur jalan dengan menghadap ke utara. Artinya, kendaraan roda empat atau lebih dari arah utara dilarang berjalan menuju ke selatan. Namun, jika mobil dari arah selatan, hal itu diperbolehkan.

Larangan tersebut semakin diabaikan. Sebab, setidaknya setiap setengah jam ada sedikitnya tiga mobil yang melanggar. Hal itu sangat disayangkan. Karena pelanggar tidak hanya dari kendaraan pribadi, namun juga dari kalangan kendaraan operasional dinas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang Nugraha Yudha M mengatakan, kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih kurang. Oleh sebab itu, banyak pelanggaran lalu lintas terjadi. “Itu artinya masyarakat tidak tertib dan patuh rambu lalu lintas,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas makin tak digubris. Meski rambu larangan dipasang di beberapa titik, pelanggaran tetap terjadi. Seperti yang terlihat di Jalan Gajah Mada, Kepuharjo, kemarin. Sebuah mobil nekat melintasi jalan yang sudah dipasang rambu larangan.

Setidaknya, ada sembilan rambu larangan mobil dilarang masuk di sepanjang Jalan Gajah Mada. Rambu itu dipasang di sisi timur jalan dengan menghadap ke utara. Artinya, kendaraan roda empat atau lebih dari arah utara dilarang berjalan menuju ke selatan. Namun, jika mobil dari arah selatan, hal itu diperbolehkan.

Larangan tersebut semakin diabaikan. Sebab, setidaknya setiap setengah jam ada sedikitnya tiga mobil yang melanggar. Hal itu sangat disayangkan. Karena pelanggar tidak hanya dari kendaraan pribadi, namun juga dari kalangan kendaraan operasional dinas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang Nugraha Yudha M mengatakan, kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas masih kurang. Oleh sebab itu, banyak pelanggaran lalu lintas terjadi. “Itu artinya masyarakat tidak tertib dan patuh rambu lalu lintas,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/