alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Penularan dari Klaster Keluarga Masih Dominan

Ingatkan Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan menjadi strategi mudah agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus korona. Namun, jika pandemi terus berlanjut tanpa diketahui kapan selesai, seseorang akan cenderung mengabaikan prokes.

Begitulah yang terlihat di beberapa tempat umum seperti pasar. Sebagian masyarakat mulai mengabaikan protokol kesehatan. Masker mulai ditanggalkan, mencuci tangan dengan sabun dilupakan, dan kerumunan tak dipedulikan.

“Sebenarnya, masyarakat bukan abai, tapi belum sadar. Justru, masyarakat yang sadar semakin banyak. Tapi masih banyak juga yang belum sadar. Misalnya dalam penggunaan masker di pasar. Mereka tidak mengindahkan,” kata dr Bayu Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengungkapkan, sebagian masyarakat sudah menganggap masker sebagai kebutuhan. Sebab, mereka sadar bahwa virus korona memang ada dan bahaya. Namun, masyarakat lain menganggap tidak butuh masker. Karena merasa lingkungan mereka aman.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan menjadi strategi mudah agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus korona. Namun, jika pandemi terus berlanjut tanpa diketahui kapan selesai, seseorang akan cenderung mengabaikan prokes.

Begitulah yang terlihat di beberapa tempat umum seperti pasar. Sebagian masyarakat mulai mengabaikan protokol kesehatan. Masker mulai ditanggalkan, mencuci tangan dengan sabun dilupakan, dan kerumunan tak dipedulikan.

“Sebenarnya, masyarakat bukan abai, tapi belum sadar. Justru, masyarakat yang sadar semakin banyak. Tapi masih banyak juga yang belum sadar. Misalnya dalam penggunaan masker di pasar. Mereka tidak mengindahkan,” kata dr Bayu Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

Dia mengungkapkan, sebagian masyarakat sudah menganggap masker sebagai kebutuhan. Sebab, mereka sadar bahwa virus korona memang ada dan bahaya. Namun, masyarakat lain menganggap tidak butuh masker. Karena merasa lingkungan mereka aman.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Sosialisasi penerapan protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan menjadi strategi mudah agar masyarakat terhindar dari penyebaran virus korona. Namun, jika pandemi terus berlanjut tanpa diketahui kapan selesai, seseorang akan cenderung mengabaikan prokes.

Begitulah yang terlihat di beberapa tempat umum seperti pasar. Sebagian masyarakat mulai mengabaikan protokol kesehatan. Masker mulai ditanggalkan, mencuci tangan dengan sabun dilupakan, dan kerumunan tak dipedulikan.

“Sebenarnya, masyarakat bukan abai, tapi belum sadar. Justru, masyarakat yang sadar semakin banyak. Tapi masih banyak juga yang belum sadar. Misalnya dalam penggunaan masker di pasar. Mereka tidak mengindahkan,” kata dr Bayu Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang.

Dia mengungkapkan, sebagian masyarakat sudah menganggap masker sebagai kebutuhan. Sebab, mereka sadar bahwa virus korona memang ada dan bahaya. Namun, masyarakat lain menganggap tidak butuh masker. Karena merasa lingkungan mereka aman.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/