alexametrics
30.2 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

Minim Sosialisasi, Hemat Serapan

Janji Pemberian Beasiswa Belum Maksimal

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Program pemberian beasiswa pada mahasiswa baru yang kurang mampu memang sangat bagus. Hal itu menjadi salah satu janji politik Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Tujuannya mendukung pendidikan warga yang mengalami kekurangan biaya. Namun, selama dua tahun ini ternyata cukup banyak kuota yang tak terserap.

Ketua GP Ansor Lumajang H Fahrur Rozi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi program tersebut. Namun, namanya sebuah program pasti ada hal-hal yang perlu dievaluasi. Dari seribu beasiswa yang diberikan, praktis per tahun kuotanya sekitar 200 mahasiswa. “Sedangkan kabar yang kami terima, kuota itu setiap tahun jarang terpenuhi,” terangnya.

Orang yang akrab disapa Gus Eros ini menilai, kondisi tersebut disebabkan minimnya sosialisasi dan publikasi yang dilakukan Pemkab Lumajang. Sehingga warga yang tinggal jauh dari perkotaan atau di pelosok-pelosok desa jarang yang mendengar. Jadi, selama setahun kadang kuota tersebut jarang dipenuhi.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Program pemberian beasiswa pada mahasiswa baru yang kurang mampu memang sangat bagus. Hal itu menjadi salah satu janji politik Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Tujuannya mendukung pendidikan warga yang mengalami kekurangan biaya. Namun, selama dua tahun ini ternyata cukup banyak kuota yang tak terserap.

Ketua GP Ansor Lumajang H Fahrur Rozi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi program tersebut. Namun, namanya sebuah program pasti ada hal-hal yang perlu dievaluasi. Dari seribu beasiswa yang diberikan, praktis per tahun kuotanya sekitar 200 mahasiswa. “Sedangkan kabar yang kami terima, kuota itu setiap tahun jarang terpenuhi,” terangnya.

Orang yang akrab disapa Gus Eros ini menilai, kondisi tersebut disebabkan minimnya sosialisasi dan publikasi yang dilakukan Pemkab Lumajang. Sehingga warga yang tinggal jauh dari perkotaan atau di pelosok-pelosok desa jarang yang mendengar. Jadi, selama setahun kadang kuota tersebut jarang dipenuhi.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Program pemberian beasiswa pada mahasiswa baru yang kurang mampu memang sangat bagus. Hal itu menjadi salah satu janji politik Bupati dan Wakil Bupati Lumajang. Tujuannya mendukung pendidikan warga yang mengalami kekurangan biaya. Namun, selama dua tahun ini ternyata cukup banyak kuota yang tak terserap.

Ketua GP Ansor Lumajang H Fahrur Rozi mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi program tersebut. Namun, namanya sebuah program pasti ada hal-hal yang perlu dievaluasi. Dari seribu beasiswa yang diberikan, praktis per tahun kuotanya sekitar 200 mahasiswa. “Sedangkan kabar yang kami terima, kuota itu setiap tahun jarang terpenuhi,” terangnya.

Orang yang akrab disapa Gus Eros ini menilai, kondisi tersebut disebabkan minimnya sosialisasi dan publikasi yang dilakukan Pemkab Lumajang. Sehingga warga yang tinggal jauh dari perkotaan atau di pelosok-pelosok desa jarang yang mendengar. Jadi, selama setahun kadang kuota tersebut jarang dipenuhi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/