alexametrics
29.6 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Kades Meninggal Tertular Covid-19

Baru Menjabat Periode Kedua

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Angka kematian orang yang tertular Covid-19 di Lumajang cukup mengerikan. Bahkan, sudah ada beberapa pejabat yang meninggal karena virus ini. Bulan lalu, Kepala Bidan Puskesmas Randuagung meninggal dunia karena Covid-19. Pekan lalu, Kades Sumbersuko dinyatakan meninggal karena Covid-19.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sejak 10 Oktober 2020, kades dengan inisial I tersebut mengalami gejala sakit kepala dan demam. Dia menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Diagnosis rumah sakit, yang bersangkutan tertular Covid-19 dengan disertai komorbid atau penyakit penyerta.

Tepatnya 11 Oktober 2020, pria berumur 47 tahun itu dipastikan terkonfirmasi Covid-19 melalui hasil swab laboratorium. Berikutnya, menjalani perawatan di Ruang Alamanda, RSUD dr Haryoto. Sepekan berikutnya, kondisinya menurun. Tepat 18 Oktober 2020, meninggal dunia.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, pihaknya langsung melakukan lokalisasi penyebaran. Seluruh keluarga serta kontak erat korban diminta untuk isolasi mandiri. Cukup di rumah masing-masing. Selain itu, bagi yang muncul gejala tidak hanya cukup isolasi mandiri, namun harus berlanjut pengambilan swab laboratorium.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Angka kematian orang yang tertular Covid-19 di Lumajang cukup mengerikan. Bahkan, sudah ada beberapa pejabat yang meninggal karena virus ini. Bulan lalu, Kepala Bidan Puskesmas Randuagung meninggal dunia karena Covid-19. Pekan lalu, Kades Sumbersuko dinyatakan meninggal karena Covid-19.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sejak 10 Oktober 2020, kades dengan inisial I tersebut mengalami gejala sakit kepala dan demam. Dia menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Diagnosis rumah sakit, yang bersangkutan tertular Covid-19 dengan disertai komorbid atau penyakit penyerta.

Tepatnya 11 Oktober 2020, pria berumur 47 tahun itu dipastikan terkonfirmasi Covid-19 melalui hasil swab laboratorium. Berikutnya, menjalani perawatan di Ruang Alamanda, RSUD dr Haryoto. Sepekan berikutnya, kondisinya menurun. Tepat 18 Oktober 2020, meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, pihaknya langsung melakukan lokalisasi penyebaran. Seluruh keluarga serta kontak erat korban diminta untuk isolasi mandiri. Cukup di rumah masing-masing. Selain itu, bagi yang muncul gejala tidak hanya cukup isolasi mandiri, namun harus berlanjut pengambilan swab laboratorium.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Angka kematian orang yang tertular Covid-19 di Lumajang cukup mengerikan. Bahkan, sudah ada beberapa pejabat yang meninggal karena virus ini. Bulan lalu, Kepala Bidan Puskesmas Randuagung meninggal dunia karena Covid-19. Pekan lalu, Kades Sumbersuko dinyatakan meninggal karena Covid-19.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, sejak 10 Oktober 2020, kades dengan inisial I tersebut mengalami gejala sakit kepala dan demam. Dia menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Diagnosis rumah sakit, yang bersangkutan tertular Covid-19 dengan disertai komorbid atau penyakit penyerta.

Tepatnya 11 Oktober 2020, pria berumur 47 tahun itu dipastikan terkonfirmasi Covid-19 melalui hasil swab laboratorium. Berikutnya, menjalani perawatan di Ruang Alamanda, RSUD dr Haryoto. Sepekan berikutnya, kondisinya menurun. Tepat 18 Oktober 2020, meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang Bayu Wibowo mengatakan, pihaknya langsung melakukan lokalisasi penyebaran. Seluruh keluarga serta kontak erat korban diminta untuk isolasi mandiri. Cukup di rumah masing-masing. Selain itu, bagi yang muncul gejala tidak hanya cukup isolasi mandiri, namun harus berlanjut pengambilan swab laboratorium.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/