alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Bocornya Pipa PDAM Sebabkan Pelebaran Jalan Mahakam Dihentikan Sementara

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelebaran Jalan Mahakam, Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, terpaksa dihentikan sementara. Tepatnya di salah satu titik pelebaran jalan barat jembatan. Sebab, ada saluran pipa yang bocor membuat galian jalan dipenuhi dengan air.

Kebocoran pipa air terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, salah satu alat berat jenis ekskavator tidak sengaja mengenai saluran pipa saat menggali tanah. Alhasil, benturan itu menyebabkan pipa bocor. Tak berselang lama, air mengalir dengan skala kecil.

Irene, warga setempat, mengungkapkan, bocornya pipa sangat kecil. Namun, ada salah satu anak melempar pipa dengan batu. Lemparan tersebut tepat mengenai titik bocornya pipa. Akibatnya, air mengucur dengan deras. “Ada anak laki-laki kecil yang iseng lempar batu. Terus kena lubangnya. Jadi, langsung mancur airnya,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengatakan, derasnya air membuat galian dengan cepat dipenuhi air. Dalam waktu singkat, kawasan tersebut banjir. Warga sekitar segera membuat aliran air. Jika tidak, air akan meluber ke jalan dan halaman rumah warga.

“Jadi, dibuat aliran ke got yang ada di samping jalan. Kalau dibiarkan malah banjir sampai rumah-rumah. Harapannya, pipa yang rusak bisa segera diperbaiki. Tetapi, kami belum tahu kapan. Saat diperbaiki, air tidak bisa mengalir lancar ke rumah warga lain. Selain itu, juga akan keruh,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelebaran Jalan Mahakam, Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, terpaksa dihentikan sementara. Tepatnya di salah satu titik pelebaran jalan barat jembatan. Sebab, ada saluran pipa yang bocor membuat galian jalan dipenuhi dengan air.

Kebocoran pipa air terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, salah satu alat berat jenis ekskavator tidak sengaja mengenai saluran pipa saat menggali tanah. Alhasil, benturan itu menyebabkan pipa bocor. Tak berselang lama, air mengalir dengan skala kecil.

Irene, warga setempat, mengungkapkan, bocornya pipa sangat kecil. Namun, ada salah satu anak melempar pipa dengan batu. Lemparan tersebut tepat mengenai titik bocornya pipa. Akibatnya, air mengucur dengan deras. “Ada anak laki-laki kecil yang iseng lempar batu. Terus kena lubangnya. Jadi, langsung mancur airnya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, derasnya air membuat galian dengan cepat dipenuhi air. Dalam waktu singkat, kawasan tersebut banjir. Warga sekitar segera membuat aliran air. Jika tidak, air akan meluber ke jalan dan halaman rumah warga.

“Jadi, dibuat aliran ke got yang ada di samping jalan. Kalau dibiarkan malah banjir sampai rumah-rumah. Harapannya, pipa yang rusak bisa segera diperbaiki. Tetapi, kami belum tahu kapan. Saat diperbaiki, air tidak bisa mengalir lancar ke rumah warga lain. Selain itu, juga akan keruh,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelebaran Jalan Mahakam, Kelurahan Ditotrunan, Lumajang, terpaksa dihentikan sementara. Tepatnya di salah satu titik pelebaran jalan barat jembatan. Sebab, ada saluran pipa yang bocor membuat galian jalan dipenuhi dengan air.

Kebocoran pipa air terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, salah satu alat berat jenis ekskavator tidak sengaja mengenai saluran pipa saat menggali tanah. Alhasil, benturan itu menyebabkan pipa bocor. Tak berselang lama, air mengalir dengan skala kecil.

Irene, warga setempat, mengungkapkan, bocornya pipa sangat kecil. Namun, ada salah satu anak melempar pipa dengan batu. Lemparan tersebut tepat mengenai titik bocornya pipa. Akibatnya, air mengucur dengan deras. “Ada anak laki-laki kecil yang iseng lempar batu. Terus kena lubangnya. Jadi, langsung mancur airnya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, derasnya air membuat galian dengan cepat dipenuhi air. Dalam waktu singkat, kawasan tersebut banjir. Warga sekitar segera membuat aliran air. Jika tidak, air akan meluber ke jalan dan halaman rumah warga.

“Jadi, dibuat aliran ke got yang ada di samping jalan. Kalau dibiarkan malah banjir sampai rumah-rumah. Harapannya, pipa yang rusak bisa segera diperbaiki. Tetapi, kami belum tahu kapan. Saat diperbaiki, air tidak bisa mengalir lancar ke rumah warga lain. Selain itu, juga akan keruh,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/