alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Pembangunan Huntara Dilanjutkan Baznas

Imbas Mundurnya Banyak NGO

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembangunan hunian sementara (huntara) yang sempat seret akhirnya menemui jalan terang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengambil alih pembangunan tersebut. Sebanyak 340 huntara bagi penyintas erupsi Gunung Semeru mulai dibangun pekan ini.

Ketua Baznas Lumajang Atok Hasan Sanusi mengungkapkan, cukup banyak NGO yang tidak merealisasikan pembangunan huntara. Penyebabnya bermacam-macam. Yang pasti, kemunduran NGO itu didasari anggaran pembangunan yang tidak mampu terkaver. Oleh karena itu, pihaknya bersama Baznas RI langsung mengambil alih.

“Ada 289 huntara yang tidak dibangun NGO dan lembaga lainnya. Awalnya mereka menyanggupi sesuai permohonan awal. Namun, berjalannya waktu, cukup banyak yang mundur dan tidak menyelesaikan sesuai target,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia mengatakan, 340 huntara yang dibangun itu juga termasuk milik ACT. Awalnya ACT menyanggupi untuk membangun seratus hunian. Namun, hingga saat ini baru 22 huntara yang terealisasi. “Jadi, 78 huntara itu tidak terbangun,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembangunan hunian sementara (huntara) yang sempat seret akhirnya menemui jalan terang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengambil alih pembangunan tersebut. Sebanyak 340 huntara bagi penyintas erupsi Gunung Semeru mulai dibangun pekan ini.

Ketua Baznas Lumajang Atok Hasan Sanusi mengungkapkan, cukup banyak NGO yang tidak merealisasikan pembangunan huntara. Penyebabnya bermacam-macam. Yang pasti, kemunduran NGO itu didasari anggaran pembangunan yang tidak mampu terkaver. Oleh karena itu, pihaknya bersama Baznas RI langsung mengambil alih.

“Ada 289 huntara yang tidak dibangun NGO dan lembaga lainnya. Awalnya mereka menyanggupi sesuai permohonan awal. Namun, berjalannya waktu, cukup banyak yang mundur dan tidak menyelesaikan sesuai target,” ujarnya.

Dia mengatakan, 340 huntara yang dibangun itu juga termasuk milik ACT. Awalnya ACT menyanggupi untuk membangun seratus hunian. Namun, hingga saat ini baru 22 huntara yang terealisasi. “Jadi, 78 huntara itu tidak terbangun,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pembangunan hunian sementara (huntara) yang sempat seret akhirnya menemui jalan terang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mengambil alih pembangunan tersebut. Sebanyak 340 huntara bagi penyintas erupsi Gunung Semeru mulai dibangun pekan ini.

Ketua Baznas Lumajang Atok Hasan Sanusi mengungkapkan, cukup banyak NGO yang tidak merealisasikan pembangunan huntara. Penyebabnya bermacam-macam. Yang pasti, kemunduran NGO itu didasari anggaran pembangunan yang tidak mampu terkaver. Oleh karena itu, pihaknya bersama Baznas RI langsung mengambil alih.

“Ada 289 huntara yang tidak dibangun NGO dan lembaga lainnya. Awalnya mereka menyanggupi sesuai permohonan awal. Namun, berjalannya waktu, cukup banyak yang mundur dan tidak menyelesaikan sesuai target,” ujarnya.

Dia mengatakan, 340 huntara yang dibangun itu juga termasuk milik ACT. Awalnya ACT menyanggupi untuk membangun seratus hunian. Namun, hingga saat ini baru 22 huntara yang terealisasi. “Jadi, 78 huntara itu tidak terbangun,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/