alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Pekerjaan DPKP Dilempar ke Perumdam

Kebutuhan Anggaran Meningkat Jadi Rp 9,3 Miliar

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Rencana pembanguna SPAM untuk pemenuhan kebutuhan air bersih kawasan utara itu ternyata tidak menggunakan anggaran milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang. Sebab, beberapa waktu lalu terkena kepras refocusing. Kini untuk mewujudkan itu dilempar ke Perumdam.

Sebelumnya, total kebutuhan anggaran pembangunan sekitar Rp 2,3 miliar. Kemudian DPKP Lumajang melakukan perhitungan ulang supaya air bisa sepenuhnya memenuhi seluruh warga di Kecamatan Klakah menjadi Rp 9,3 miliar. Tetapi sampai saat ini, Perumdam belum memutuskan ketersediaan anggaran tersebut.

Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Aris Pidekso mengatakan, dokumen perencanaan pembangunan telah disusun dan diserahkan ke Perumdam Tirta Mahameru beberapa hari yang lalu. Isinya berupa rencana anggaran biaya (RAB) untuk pembangunan SPAM tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Mulanya memang pekerjaannya di kami, tetapi anggaran fisiknya habis terkena refocusing jadi kami hanya bisa membuat perencanaannya. Sedangkan realisasi kami serahkan ke Perumdam, karena nanti bisa jadi asetnya. Sekarang masih menunggu ketersediaan anggarannya di sana,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Rencana pembanguna SPAM untuk pemenuhan kebutuhan air bersih kawasan utara itu ternyata tidak menggunakan anggaran milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang. Sebab, beberapa waktu lalu terkena kepras refocusing. Kini untuk mewujudkan itu dilempar ke Perumdam.

Sebelumnya, total kebutuhan anggaran pembangunan sekitar Rp 2,3 miliar. Kemudian DPKP Lumajang melakukan perhitungan ulang supaya air bisa sepenuhnya memenuhi seluruh warga di Kecamatan Klakah menjadi Rp 9,3 miliar. Tetapi sampai saat ini, Perumdam belum memutuskan ketersediaan anggaran tersebut.

Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Aris Pidekso mengatakan, dokumen perencanaan pembangunan telah disusun dan diserahkan ke Perumdam Tirta Mahameru beberapa hari yang lalu. Isinya berupa rencana anggaran biaya (RAB) untuk pembangunan SPAM tersebut.

“Mulanya memang pekerjaannya di kami, tetapi anggaran fisiknya habis terkena refocusing jadi kami hanya bisa membuat perencanaannya. Sedangkan realisasi kami serahkan ke Perumdam, karena nanti bisa jadi asetnya. Sekarang masih menunggu ketersediaan anggarannya di sana,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID Rencana pembanguna SPAM untuk pemenuhan kebutuhan air bersih kawasan utara itu ternyata tidak menggunakan anggaran milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Lumajang. Sebab, beberapa waktu lalu terkena kepras refocusing. Kini untuk mewujudkan itu dilempar ke Perumdam.

Sebelumnya, total kebutuhan anggaran pembangunan sekitar Rp 2,3 miliar. Kemudian DPKP Lumajang melakukan perhitungan ulang supaya air bisa sepenuhnya memenuhi seluruh warga di Kecamatan Klakah menjadi Rp 9,3 miliar. Tetapi sampai saat ini, Perumdam belum memutuskan ketersediaan anggaran tersebut.

Kabid Cipta Karya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Aris Pidekso mengatakan, dokumen perencanaan pembangunan telah disusun dan diserahkan ke Perumdam Tirta Mahameru beberapa hari yang lalu. Isinya berupa rencana anggaran biaya (RAB) untuk pembangunan SPAM tersebut.

“Mulanya memang pekerjaannya di kami, tetapi anggaran fisiknya habis terkena refocusing jadi kami hanya bisa membuat perencanaannya. Sedangkan realisasi kami serahkan ke Perumdam, karena nanti bisa jadi asetnya. Sekarang masih menunggu ketersediaan anggarannya di sana,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/