alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Omzet Sehari Tembus Jutaan Rupiah

Penjualan Bahan Baku Pembuatan Takjil Menggiurkan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Ramadan kali ini menjadi berkah bagi banyak orang. Utamanya penjual bahan baku takjil. Sebab, omzet penjualan jeli salah satu bahan baku untuk pembuatan makanan buka puasa itu cukup menggiurkan. Dalam sehari, penghasilannya mencapai satu juta lebih.

Pembatasan aktivitas masyarakat tidak seketat tahun lalu. Kini, aktivitas masyarakat sedikit lebih longgar. Banyak penjual takjil di beberapa titik pusat keramaian. Seperti kawasan pasar di kecamatan dan Alun-Alun Lumajang. Hal itu membuat penjualan jeli milik Sulihati meraup pendapatan Rp 1,5 juta per hari.

Perempuan yang berusia 43 tahun, warga Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun, mengatakan, selama Ramadan ini permintaan jeli untuk berbuka puasa sangat banyak. Jumlahnya bukan seperti tahun sebelumnya, tetapi seperti tahun-tahun sebelum korona. Sebab, dalam sehari dirinya mampu memproduksi hingga 50 wadah ukuran besar.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kalau hari biasanya ya sekitar enam sampai tujuh  bak jeli. Satu bak ukurannya antara 35 sentimeter kali 25 sentimeter. Beratnya ya sekitar 11 kilogram, dipotong menjadi 15 bagian. Per potong dihargai Rp 3,5 ribu. Tetapi, kalau harga satu bak Rp 35 ribu. Alhamdulillah, sekarang laku keras,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Ramadan kali ini menjadi berkah bagi banyak orang. Utamanya penjual bahan baku takjil. Sebab, omzet penjualan jeli salah satu bahan baku untuk pembuatan makanan buka puasa itu cukup menggiurkan. Dalam sehari, penghasilannya mencapai satu juta lebih.

Pembatasan aktivitas masyarakat tidak seketat tahun lalu. Kini, aktivitas masyarakat sedikit lebih longgar. Banyak penjual takjil di beberapa titik pusat keramaian. Seperti kawasan pasar di kecamatan dan Alun-Alun Lumajang. Hal itu membuat penjualan jeli milik Sulihati meraup pendapatan Rp 1,5 juta per hari.

Perempuan yang berusia 43 tahun, warga Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun, mengatakan, selama Ramadan ini permintaan jeli untuk berbuka puasa sangat banyak. Jumlahnya bukan seperti tahun sebelumnya, tetapi seperti tahun-tahun sebelum korona. Sebab, dalam sehari dirinya mampu memproduksi hingga 50 wadah ukuran besar.

“Kalau hari biasanya ya sekitar enam sampai tujuh  bak jeli. Satu bak ukurannya antara 35 sentimeter kali 25 sentimeter. Beratnya ya sekitar 11 kilogram, dipotong menjadi 15 bagian. Per potong dihargai Rp 3,5 ribu. Tetapi, kalau harga satu bak Rp 35 ribu. Alhamdulillah, sekarang laku keras,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID  – Ramadan kali ini menjadi berkah bagi banyak orang. Utamanya penjual bahan baku takjil. Sebab, omzet penjualan jeli salah satu bahan baku untuk pembuatan makanan buka puasa itu cukup menggiurkan. Dalam sehari, penghasilannya mencapai satu juta lebih.

Pembatasan aktivitas masyarakat tidak seketat tahun lalu. Kini, aktivitas masyarakat sedikit lebih longgar. Banyak penjual takjil di beberapa titik pusat keramaian. Seperti kawasan pasar di kecamatan dan Alun-Alun Lumajang. Hal itu membuat penjualan jeli milik Sulihati meraup pendapatan Rp 1,5 juta per hari.

Perempuan yang berusia 43 tahun, warga Desa Kebonsari, Kecamatan Yosowilangun, mengatakan, selama Ramadan ini permintaan jeli untuk berbuka puasa sangat banyak. Jumlahnya bukan seperti tahun sebelumnya, tetapi seperti tahun-tahun sebelum korona. Sebab, dalam sehari dirinya mampu memproduksi hingga 50 wadah ukuran besar.

“Kalau hari biasanya ya sekitar enam sampai tujuh  bak jeli. Satu bak ukurannya antara 35 sentimeter kali 25 sentimeter. Beratnya ya sekitar 11 kilogram, dipotong menjadi 15 bagian. Per potong dihargai Rp 3,5 ribu. Tetapi, kalau harga satu bak Rp 35 ribu. Alhamdulillah, sekarang laku keras,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/