alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Lakukan Sidak, Temukan Koperasi ‘Ilegal’

Wabup Indah Menutup KSU Rahayu

Mobile_AP_Rectangle 1

WONOREJO.RADARJEMBER.ID– Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada koperasi yang tidak memiliki izin resmi di tingkat daerah. Koperasi ilegal tersebut terhitung cukup banyak dan sudah menjamur di Lumajang. Sehingga pemerintah daerah bertindak tegas dengan menutup koperasi tersebut.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan, sudah tidak ada kompromi kepada pihak koperasi yang tidak mempunyai izin melakukan kegiatan di daerah. “Jika dihitung ada 15 koperasi bahkan lebih yang tidak memiliki izin mendirikan koperasi di daerah,” tuturnya.

Dia menjelaskan, koperasi sesungguhnya tidak boleh memeras anggotanya. Koperasi yang ditemukan dalam sidak itu, justru terbukti memeras anggotanya dengan memberi pinjaman hingga bunganya mencapai 30 persen per bulan. “Bila dikalikan ratusan anggota, sudah ada berapa orang yang diperas uangnya,” ucapnya.

- Advertisement -

WONOREJO.RADARJEMBER.ID– Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada koperasi yang tidak memiliki izin resmi di tingkat daerah. Koperasi ilegal tersebut terhitung cukup banyak dan sudah menjamur di Lumajang. Sehingga pemerintah daerah bertindak tegas dengan menutup koperasi tersebut.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan, sudah tidak ada kompromi kepada pihak koperasi yang tidak mempunyai izin melakukan kegiatan di daerah. “Jika dihitung ada 15 koperasi bahkan lebih yang tidak memiliki izin mendirikan koperasi di daerah,” tuturnya.

Dia menjelaskan, koperasi sesungguhnya tidak boleh memeras anggotanya. Koperasi yang ditemukan dalam sidak itu, justru terbukti memeras anggotanya dengan memberi pinjaman hingga bunganya mencapai 30 persen per bulan. “Bila dikalikan ratusan anggota, sudah ada berapa orang yang diperas uangnya,” ucapnya.

WONOREJO.RADARJEMBER.ID– Pemerintah Kabupaten Lumajang melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada koperasi yang tidak memiliki izin resmi di tingkat daerah. Koperasi ilegal tersebut terhitung cukup banyak dan sudah menjamur di Lumajang. Sehingga pemerintah daerah bertindak tegas dengan menutup koperasi tersebut.

Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan, sudah tidak ada kompromi kepada pihak koperasi yang tidak mempunyai izin melakukan kegiatan di daerah. “Jika dihitung ada 15 koperasi bahkan lebih yang tidak memiliki izin mendirikan koperasi di daerah,” tuturnya.

Dia menjelaskan, koperasi sesungguhnya tidak boleh memeras anggotanya. Koperasi yang ditemukan dalam sidak itu, justru terbukti memeras anggotanya dengan memberi pinjaman hingga bunganya mencapai 30 persen per bulan. “Bila dikalikan ratusan anggota, sudah ada berapa orang yang diperas uangnya,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/