alexametrics
25 C
Jember
Wednesday, 26 January 2022

Siasati Selisih Surat Suara

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades serentak di 32 desa tinggal dua pekan lagi. Pemkab Lumajang mulai menyampaikan petunjuk teknis ketika pelaksanaannya. Kemarin, seluruh panitia pilkades di masing-masing desa menjalani simulasi. Termasuk menetapkan cara menyiasati surat suara pemilih jika terjadi selisih dengan surat undangan.

Suasana pandemi menuntut penyelenggaraannya berbeda dengan pilkades sebelumnya. Kali ini, seluruh rangkaian diminta untuk serius memperhatikan penerapan protokol kesehatan. Sejak warga masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS), mencoblos, hingga pengumpulan kotak suara ke Wilayah Perhitungan Suara (WPS).

Panitia Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Ahmad Ali Su’ud mengatakan, masing-masing panitia diberi porsi menjadi bagian-bagian pelaksanaan. Sebab, pilkades di masa pandemi mengalami banyak perubahan. Mulai pendirian lokasi TPS, kemudian pemilih diberi sarung tangan, dan banyak hal lainnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Panitia di lapangan pasti akan menemui beragam kendala. Seperti kasus orang yang perlu pendampingan panitia ketika mencoblos. Lalu, pendampingan terjadi surat suara rusak maupun kendala ketika mau perhitungan terjadi surat suara pemilih yang selisih dengan surat undangan,” katanya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades serentak di 32 desa tinggal dua pekan lagi. Pemkab Lumajang mulai menyampaikan petunjuk teknis ketika pelaksanaannya. Kemarin, seluruh panitia pilkades di masing-masing desa menjalani simulasi. Termasuk menetapkan cara menyiasati surat suara pemilih jika terjadi selisih dengan surat undangan.

Suasana pandemi menuntut penyelenggaraannya berbeda dengan pilkades sebelumnya. Kali ini, seluruh rangkaian diminta untuk serius memperhatikan penerapan protokol kesehatan. Sejak warga masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS), mencoblos, hingga pengumpulan kotak suara ke Wilayah Perhitungan Suara (WPS).

Panitia Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Ahmad Ali Su’ud mengatakan, masing-masing panitia diberi porsi menjadi bagian-bagian pelaksanaan. Sebab, pilkades di masa pandemi mengalami banyak perubahan. Mulai pendirian lokasi TPS, kemudian pemilih diberi sarung tangan, dan banyak hal lainnya.

“Panitia di lapangan pasti akan menemui beragam kendala. Seperti kasus orang yang perlu pendampingan panitia ketika mencoblos. Lalu, pendampingan terjadi surat suara rusak maupun kendala ketika mau perhitungan terjadi surat suara pemilih yang selisih dengan surat undangan,” katanya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan pilkades serentak di 32 desa tinggal dua pekan lagi. Pemkab Lumajang mulai menyampaikan petunjuk teknis ketika pelaksanaannya. Kemarin, seluruh panitia pilkades di masing-masing desa menjalani simulasi. Termasuk menetapkan cara menyiasati surat suara pemilih jika terjadi selisih dengan surat undangan.

Suasana pandemi menuntut penyelenggaraannya berbeda dengan pilkades sebelumnya. Kali ini, seluruh rangkaian diminta untuk serius memperhatikan penerapan protokol kesehatan. Sejak warga masuk Tempat Pemungutan Suara (TPS), mencoblos, hingga pengumpulan kotak suara ke Wilayah Perhitungan Suara (WPS).

Panitia Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Ahmad Ali Su’ud mengatakan, masing-masing panitia diberi porsi menjadi bagian-bagian pelaksanaan. Sebab, pilkades di masa pandemi mengalami banyak perubahan. Mulai pendirian lokasi TPS, kemudian pemilih diberi sarung tangan, dan banyak hal lainnya.

“Panitia di lapangan pasti akan menemui beragam kendala. Seperti kasus orang yang perlu pendampingan panitia ketika mencoblos. Lalu, pendampingan terjadi surat suara rusak maupun kendala ketika mau perhitungan terjadi surat suara pemilih yang selisih dengan surat undangan,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca