alexametrics
28.7 C
Jember
Monday, 16 May 2022

Pelaku Judi Online di Lumajang Dibekuk

Sudah Beroperasi Setahun Lebih

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Informasi dan teknologi kini semakin mudah diakses. Hal tersebut menjadikan masyarakat lebih bebas memperoleh informasi. Tentu, hal itu ada batasannya. Sebab, seluruh penggunaannya sudah diatur. Sekali saja menyeleweng, ancamannya penjara.

Seperti yang dialami oleh warga Desa/Kecamatan Jatiroto berinisal AJ. Mudahnya mengakses informasi menjadikannya tergiur untuk terjun dalam lingkaran perjudian online. Lebih dari setahun dia menjalani aktivitas tersebut. Namun, dia tidak berkutik saat dibekuk aparat Kepolisian Resor (Polres) Lumajang, Sabtu (16/10) dini hari.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo. Dia mengungkapkan, penangkapan itu dilakukan di rumah pelaku. “Kami menangkap pelaku judi online saat pelaku sedang melakukan judi online di rumahnya,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

AKP Fajar menjelaskan, pelaku menggunakan sarana HP yang dimilikinya untuk berjudi. Pelaku mengaku berjudi di tiga situs judi online yang berbeda. Lebih lanjut, maraknya situs judi online memudahkan pelaku melakukan perjudian.

“Cara pelaku berjudi sangat mudah. Sebelumnya, pelaku berinisial AJ mengunduh atau masuk situs judi online. Kemudian mendaftar. Setelah itu, AJ melakukan deposit dengan menghubungi admin. Apabila slot yang dipilih menang, maka AJ melakukan penarikan uang tunai. Begitu mudahnya judi online diakses oleh masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya perjudian online,” jelasnya.

Fajar menuturkan, dalam pengungkapan pelaku judi online, pihaknya mengalami kesulitan. Sebab, pelaku menggunakan alamat situs yang berbeda-beda dan sering berganti nama. Terutama para bandar. Tidak hanya itu, mereka juga sering berpindah tempat tinggal.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Informasi dan teknologi kini semakin mudah diakses. Hal tersebut menjadikan masyarakat lebih bebas memperoleh informasi. Tentu, hal itu ada batasannya. Sebab, seluruh penggunaannya sudah diatur. Sekali saja menyeleweng, ancamannya penjara.

Seperti yang dialami oleh warga Desa/Kecamatan Jatiroto berinisal AJ. Mudahnya mengakses informasi menjadikannya tergiur untuk terjun dalam lingkaran perjudian online. Lebih dari setahun dia menjalani aktivitas tersebut. Namun, dia tidak berkutik saat dibekuk aparat Kepolisian Resor (Polres) Lumajang, Sabtu (16/10) dini hari.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo. Dia mengungkapkan, penangkapan itu dilakukan di rumah pelaku. “Kami menangkap pelaku judi online saat pelaku sedang melakukan judi online di rumahnya,” ungkapnya.

AKP Fajar menjelaskan, pelaku menggunakan sarana HP yang dimilikinya untuk berjudi. Pelaku mengaku berjudi di tiga situs judi online yang berbeda. Lebih lanjut, maraknya situs judi online memudahkan pelaku melakukan perjudian.

“Cara pelaku berjudi sangat mudah. Sebelumnya, pelaku berinisial AJ mengunduh atau masuk situs judi online. Kemudian mendaftar. Setelah itu, AJ melakukan deposit dengan menghubungi admin. Apabila slot yang dipilih menang, maka AJ melakukan penarikan uang tunai. Begitu mudahnya judi online diakses oleh masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya perjudian online,” jelasnya.

Fajar menuturkan, dalam pengungkapan pelaku judi online, pihaknya mengalami kesulitan. Sebab, pelaku menggunakan alamat situs yang berbeda-beda dan sering berganti nama. Terutama para bandar. Tidak hanya itu, mereka juga sering berpindah tempat tinggal.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Informasi dan teknologi kini semakin mudah diakses. Hal tersebut menjadikan masyarakat lebih bebas memperoleh informasi. Tentu, hal itu ada batasannya. Sebab, seluruh penggunaannya sudah diatur. Sekali saja menyeleweng, ancamannya penjara.

Seperti yang dialami oleh warga Desa/Kecamatan Jatiroto berinisal AJ. Mudahnya mengakses informasi menjadikannya tergiur untuk terjun dalam lingkaran perjudian online. Lebih dari setahun dia menjalani aktivitas tersebut. Namun, dia tidak berkutik saat dibekuk aparat Kepolisian Resor (Polres) Lumajang, Sabtu (16/10) dini hari.

Hal itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo. Dia mengungkapkan, penangkapan itu dilakukan di rumah pelaku. “Kami menangkap pelaku judi online saat pelaku sedang melakukan judi online di rumahnya,” ungkapnya.

AKP Fajar menjelaskan, pelaku menggunakan sarana HP yang dimilikinya untuk berjudi. Pelaku mengaku berjudi di tiga situs judi online yang berbeda. Lebih lanjut, maraknya situs judi online memudahkan pelaku melakukan perjudian.

“Cara pelaku berjudi sangat mudah. Sebelumnya, pelaku berinisial AJ mengunduh atau masuk situs judi online. Kemudian mendaftar. Setelah itu, AJ melakukan deposit dengan menghubungi admin. Apabila slot yang dipilih menang, maka AJ melakukan penarikan uang tunai. Begitu mudahnya judi online diakses oleh masyarakat menjadi salah satu penyebab maraknya perjudian online,” jelasnya.

Fajar menuturkan, dalam pengungkapan pelaku judi online, pihaknya mengalami kesulitan. Sebab, pelaku menggunakan alamat situs yang berbeda-beda dan sering berganti nama. Terutama para bandar. Tidak hanya itu, mereka juga sering berpindah tempat tinggal.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/