alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Dokumennya Palsu, 16 Jamaah Haji Tidak Jadi Berangkat

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG RADARJEMBER.ID -16 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Lumajang batal berangkat. Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lumajang mengurungkan keberangkatan mereka setelah tahu bahwa sebagian dokumen persyaratan milik mereka bodong alias palsu.

Dokumen yang dimaksud adalah fotokopi surat nikah, kartu, keluarga, dan beberapa fotokopi dokumen yang sudah dilegalisir. Kepala Kemenag Lumajang, Muhammad menuturkan, terungkapnya dokumen palsu itu setelah pihaknya mendapat laporan dari warga. “Ada yang komplain, ada dua tetangganya yang daftar di tahun yang sama, namun ada yang berangkat sekarang, dan ada yang belum berangkat,” ucapnya.

Atas laporan itu, kata Muhammad, Kemenag Lumajang memanggil KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang menaungi oknum calon jamaah haji yang dimaksud. Kebetulan, calon jamaah haji tersebut berasal dari KBIH Al Haramain. Kemenag meminta pihak KBIH Al Haramain menunjukkan berkas asli dari para calon jamaah hajinya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepada Kemenag, pihak Al Haramain minta waktu sehari untuk menunjukkan dokumen asli tersebut. Namun, di hari yang dijanjikan, mereka belum memberi kabar.”Kami memutuskan untuk mengkorfirmasi lewat telepon. Setelah itu mereka datang untuk kedua kalinya. Dan ternyata, pihak Al Haramain tidak sanggup menunjukkan berkas asli yang diminta,” papar Muhammad.

- Advertisement -

LUMAJANG RADARJEMBER.ID -16 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Lumajang batal berangkat. Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lumajang mengurungkan keberangkatan mereka setelah tahu bahwa sebagian dokumen persyaratan milik mereka bodong alias palsu.

Dokumen yang dimaksud adalah fotokopi surat nikah, kartu, keluarga, dan beberapa fotokopi dokumen yang sudah dilegalisir. Kepala Kemenag Lumajang, Muhammad menuturkan, terungkapnya dokumen palsu itu setelah pihaknya mendapat laporan dari warga. “Ada yang komplain, ada dua tetangganya yang daftar di tahun yang sama, namun ada yang berangkat sekarang, dan ada yang belum berangkat,” ucapnya.

Atas laporan itu, kata Muhammad, Kemenag Lumajang memanggil KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang menaungi oknum calon jamaah haji yang dimaksud. Kebetulan, calon jamaah haji tersebut berasal dari KBIH Al Haramain. Kemenag meminta pihak KBIH Al Haramain menunjukkan berkas asli dari para calon jamaah hajinya.

Kepada Kemenag, pihak Al Haramain minta waktu sehari untuk menunjukkan dokumen asli tersebut. Namun, di hari yang dijanjikan, mereka belum memberi kabar.”Kami memutuskan untuk mengkorfirmasi lewat telepon. Setelah itu mereka datang untuk kedua kalinya. Dan ternyata, pihak Al Haramain tidak sanggup menunjukkan berkas asli yang diminta,” papar Muhammad.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID -16 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Lumajang batal berangkat. Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Lumajang mengurungkan keberangkatan mereka setelah tahu bahwa sebagian dokumen persyaratan milik mereka bodong alias palsu.

Dokumen yang dimaksud adalah fotokopi surat nikah, kartu, keluarga, dan beberapa fotokopi dokumen yang sudah dilegalisir. Kepala Kemenag Lumajang, Muhammad menuturkan, terungkapnya dokumen palsu itu setelah pihaknya mendapat laporan dari warga. “Ada yang komplain, ada dua tetangganya yang daftar di tahun yang sama, namun ada yang berangkat sekarang, dan ada yang belum berangkat,” ucapnya.

Atas laporan itu, kata Muhammad, Kemenag Lumajang memanggil KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang menaungi oknum calon jamaah haji yang dimaksud. Kebetulan, calon jamaah haji tersebut berasal dari KBIH Al Haramain. Kemenag meminta pihak KBIH Al Haramain menunjukkan berkas asli dari para calon jamaah hajinya.

Kepada Kemenag, pihak Al Haramain minta waktu sehari untuk menunjukkan dokumen asli tersebut. Namun, di hari yang dijanjikan, mereka belum memberi kabar.”Kami memutuskan untuk mengkorfirmasi lewat telepon. Setelah itu mereka datang untuk kedua kalinya. Dan ternyata, pihak Al Haramain tidak sanggup menunjukkan berkas asli yang diminta,” papar Muhammad.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/