alexametrics
23.4 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Malah Dibebankan ke Daerah

Kejelasan Insentif Tenaga Kesehatan Selama Setahun Menangani Covid-19 Nasib tenaga kesehatan (nakes) yang berjuang melawan korona setahun lalu sempat digantung berbulan-bulan. Insentif tak segera dicairkan. Sekali dicairkan, tidak sesuai harapan. Kini, harapan menerima insentif itu kembali terang. Tahun ini, seluruhnya bakal diberikan.

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Awal kali korona muncul, hampir semua nakes baik, dokter maupun perawat, berjuang menjadi garda terdepan. Segalanya mereka pertaruhkan. Waktu dan nyawa sekalipun mereka korbankan. Sebab, risiko penularannya memang cukup tinggi. Namun, siapa sangka jika perhatian pemerintah sampai saat ini belum maksimal.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, total tanggungan insentif yang harus dibayar pemerintah pada nakes di Lumajang sebesar Rp 12 miliar lebih. Sebagian kecil tanggungan itu telah dibayar, sekitar Rp 1,9 miliar atau 17,5 persen. Kekurangannya, kabarnya bakal dilunasi tahun ini.

Kasubbag Penyusunan Program Dinkes Lumajang Ririn Fitriana mengatakan, insentif tahun ini diajukan untuk dua program kegiatan. Pertama untuk melunasi tanggungan tahun 2020, kedua untuk mendukung suksesi vaksinasi. Itu pun sifatnya masih pengajuan, belum sepenuhnya disetujui.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami rencanakan sekitar Rp 35 miliar untuk insentif nakes. Rp 10 miliar lebih untuk melunasi tanggungan tahun sebelumnya. Sisanya untuk insentif pada nakes yang melayani vaksinasi serta nakes yang bersentuhan langsung menangani korona. Ini proses yang kami harus penuhi di tahun 2021,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Awal kali korona muncul, hampir semua nakes baik, dokter maupun perawat, berjuang menjadi garda terdepan. Segalanya mereka pertaruhkan. Waktu dan nyawa sekalipun mereka korbankan. Sebab, risiko penularannya memang cukup tinggi. Namun, siapa sangka jika perhatian pemerintah sampai saat ini belum maksimal.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, total tanggungan insentif yang harus dibayar pemerintah pada nakes di Lumajang sebesar Rp 12 miliar lebih. Sebagian kecil tanggungan itu telah dibayar, sekitar Rp 1,9 miliar atau 17,5 persen. Kekurangannya, kabarnya bakal dilunasi tahun ini.

Kasubbag Penyusunan Program Dinkes Lumajang Ririn Fitriana mengatakan, insentif tahun ini diajukan untuk dua program kegiatan. Pertama untuk melunasi tanggungan tahun 2020, kedua untuk mendukung suksesi vaksinasi. Itu pun sifatnya masih pengajuan, belum sepenuhnya disetujui.

“Kami rencanakan sekitar Rp 35 miliar untuk insentif nakes. Rp 10 miliar lebih untuk melunasi tanggungan tahun sebelumnya. Sisanya untuk insentif pada nakes yang melayani vaksinasi serta nakes yang bersentuhan langsung menangani korona. Ini proses yang kami harus penuhi di tahun 2021,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Awal kali korona muncul, hampir semua nakes baik, dokter maupun perawat, berjuang menjadi garda terdepan. Segalanya mereka pertaruhkan. Waktu dan nyawa sekalipun mereka korbankan. Sebab, risiko penularannya memang cukup tinggi. Namun, siapa sangka jika perhatian pemerintah sampai saat ini belum maksimal.

Informasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Semeru, total tanggungan insentif yang harus dibayar pemerintah pada nakes di Lumajang sebesar Rp 12 miliar lebih. Sebagian kecil tanggungan itu telah dibayar, sekitar Rp 1,9 miliar atau 17,5 persen. Kekurangannya, kabarnya bakal dilunasi tahun ini.

Kasubbag Penyusunan Program Dinkes Lumajang Ririn Fitriana mengatakan, insentif tahun ini diajukan untuk dua program kegiatan. Pertama untuk melunasi tanggungan tahun 2020, kedua untuk mendukung suksesi vaksinasi. Itu pun sifatnya masih pengajuan, belum sepenuhnya disetujui.

“Kami rencanakan sekitar Rp 35 miliar untuk insentif nakes. Rp 10 miliar lebih untuk melunasi tanggungan tahun sebelumnya. Sisanya untuk insentif pada nakes yang melayani vaksinasi serta nakes yang bersentuhan langsung menangani korona. Ini proses yang kami harus penuhi di tahun 2021,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/