alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Harga Daging Ayam Naik Turun

Awal Puasa Melonjak, Sepekan Kemudian Anjlok

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama sepekan terakhir, harga daging ayam mengalami fase naik turun. Dua hari awal puasa, harga daging ayam tembus Rp 42 ribu per kilogram. Kini, harganya kembali turun di angka Rp 38 Ribu.

Hal tersebut membuat penjual sempat ketar-ketir. Sebab, setiap hari mereka harus menyesuaikan harga pasar. “Kami mengikuti harga umumnya. Ini yang membuat kami sebagai pedagang daging ayam bingung. Di awal puasa naik, hari ini turun lagi,” kata Nurul, salah satu pedagang di Pasar Baru Tompokersan.

Nurul menjelaskan, kenaikan awal disebabkan kebutuhan masyarakat mempersiapkan puasa. “Sudah menjadi tren di masyarakat. Kalau sebelum puasa memang harganya naik. Tahun ini naiknya lebih tinggi dari tahun lalu. Biasanya masyarakat mengadakan syukuran untuk menyambut puasa. Nah, mereka membeli dalam jumlah banyak. Hal itu yang membuat harganya naik. Karena memang banyak diburu,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, harga tersebut tidak bertahan lama. Memasuki hari ketiga puasa, harganya turun kembali. “Puasa hari ketiga harganya sudah turun. Awalnya Rp 42 ribu, sekarang hanya Rp 38 ribu per kilogram. Harga ini bisa stabil hingga menjelang Lebaran,” terangnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama sepekan terakhir, harga daging ayam mengalami fase naik turun. Dua hari awal puasa, harga daging ayam tembus Rp 42 ribu per kilogram. Kini, harganya kembali turun di angka Rp 38 Ribu.

Hal tersebut membuat penjual sempat ketar-ketir. Sebab, setiap hari mereka harus menyesuaikan harga pasar. “Kami mengikuti harga umumnya. Ini yang membuat kami sebagai pedagang daging ayam bingung. Di awal puasa naik, hari ini turun lagi,” kata Nurul, salah satu pedagang di Pasar Baru Tompokersan.

Nurul menjelaskan, kenaikan awal disebabkan kebutuhan masyarakat mempersiapkan puasa. “Sudah menjadi tren di masyarakat. Kalau sebelum puasa memang harganya naik. Tahun ini naiknya lebih tinggi dari tahun lalu. Biasanya masyarakat mengadakan syukuran untuk menyambut puasa. Nah, mereka membeli dalam jumlah banyak. Hal itu yang membuat harganya naik. Karena memang banyak diburu,” jelasnya.

Namun, harga tersebut tidak bertahan lama. Memasuki hari ketiga puasa, harganya turun kembali. “Puasa hari ketiga harganya sudah turun. Awalnya Rp 42 ribu, sekarang hanya Rp 38 ribu per kilogram. Harga ini bisa stabil hingga menjelang Lebaran,” terangnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Selama sepekan terakhir, harga daging ayam mengalami fase naik turun. Dua hari awal puasa, harga daging ayam tembus Rp 42 ribu per kilogram. Kini, harganya kembali turun di angka Rp 38 Ribu.

Hal tersebut membuat penjual sempat ketar-ketir. Sebab, setiap hari mereka harus menyesuaikan harga pasar. “Kami mengikuti harga umumnya. Ini yang membuat kami sebagai pedagang daging ayam bingung. Di awal puasa naik, hari ini turun lagi,” kata Nurul, salah satu pedagang di Pasar Baru Tompokersan.

Nurul menjelaskan, kenaikan awal disebabkan kebutuhan masyarakat mempersiapkan puasa. “Sudah menjadi tren di masyarakat. Kalau sebelum puasa memang harganya naik. Tahun ini naiknya lebih tinggi dari tahun lalu. Biasanya masyarakat mengadakan syukuran untuk menyambut puasa. Nah, mereka membeli dalam jumlah banyak. Hal itu yang membuat harganya naik. Karena memang banyak diburu,” jelasnya.

Namun, harga tersebut tidak bertahan lama. Memasuki hari ketiga puasa, harganya turun kembali. “Puasa hari ketiga harganya sudah turun. Awalnya Rp 42 ribu, sekarang hanya Rp 38 ribu per kilogram. Harga ini bisa stabil hingga menjelang Lebaran,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/