alexametrics
23.1 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Belum Lulus Berani Corat-coret

Cabang Dinas Pendidikan Keluarkan Edaran Larangan

Mobile_AP_Rectangle 1

Selain mengamankan sepeda motor, pihaknya juga menyita tiga botol cat semprot dan empat spidol yang digunakan untuk corat-coret. Pihaknya melakukan pemanggilan guru dan orang tua siswa. “Kami panggil guru dan orang tua dari dua sekolah berbeda untuk datang ke Mapolsek Lumajang Kota. Kami lakukan imbauan dan pembinaan. Kami juga buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi yang serupa,” tambahnya.

Sementara itu, Mahrus Syamsul, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, mengatakan bahwa aksi konvoi dan corat-coret dilarang. Pihaknya sudah memberikan imbauan kepada seluruh kepala SMA dan SMK di Lumajang. “Tanggal 17 April lalu, surat sudah kami sampaikan ke masing-masing kepala sekolah. Kami mengimbau agar tidak ada aksi konvoi atau corat-coret saat kelulusan,” katanya.

Mahrus berharap agar pihak sekolah mengambil langkah untuk mengantisipasi aksi tersebut. “Pihak sekolah harus segera mengambil langkah untuk antisipasi hal tersebut. Karena corat-coret merupakan hal yang tidak bagus. Masih ada kegiatan positif yang bisa dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Selain mengamankan sepeda motor, pihaknya juga menyita tiga botol cat semprot dan empat spidol yang digunakan untuk corat-coret. Pihaknya melakukan pemanggilan guru dan orang tua siswa. “Kami panggil guru dan orang tua dari dua sekolah berbeda untuk datang ke Mapolsek Lumajang Kota. Kami lakukan imbauan dan pembinaan. Kami juga buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi yang serupa,” tambahnya.

Sementara itu, Mahrus Syamsul, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, mengatakan bahwa aksi konvoi dan corat-coret dilarang. Pihaknya sudah memberikan imbauan kepada seluruh kepala SMA dan SMK di Lumajang. “Tanggal 17 April lalu, surat sudah kami sampaikan ke masing-masing kepala sekolah. Kami mengimbau agar tidak ada aksi konvoi atau corat-coret saat kelulusan,” katanya.

Mahrus berharap agar pihak sekolah mengambil langkah untuk mengantisipasi aksi tersebut. “Pihak sekolah harus segera mengambil langkah untuk antisipasi hal tersebut. Karena corat-coret merupakan hal yang tidak bagus. Masih ada kegiatan positif yang bisa dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

Selain mengamankan sepeda motor, pihaknya juga menyita tiga botol cat semprot dan empat spidol yang digunakan untuk corat-coret. Pihaknya melakukan pemanggilan guru dan orang tua siswa. “Kami panggil guru dan orang tua dari dua sekolah berbeda untuk datang ke Mapolsek Lumajang Kota. Kami lakukan imbauan dan pembinaan. Kami juga buatkan surat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi yang serupa,” tambahnya.

Sementara itu, Mahrus Syamsul, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Jember, mengatakan bahwa aksi konvoi dan corat-coret dilarang. Pihaknya sudah memberikan imbauan kepada seluruh kepala SMA dan SMK di Lumajang. “Tanggal 17 April lalu, surat sudah kami sampaikan ke masing-masing kepala sekolah. Kami mengimbau agar tidak ada aksi konvoi atau corat-coret saat kelulusan,” katanya.

Mahrus berharap agar pihak sekolah mengambil langkah untuk mengantisipasi aksi tersebut. “Pihak sekolah harus segera mengambil langkah untuk antisipasi hal tersebut. Karena corat-coret merupakan hal yang tidak bagus. Masih ada kegiatan positif yang bisa dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur,” harapnya.

Jurnalis: mg2
Fotografer: Istimewa
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/