alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Belum Lulus Berani Corat-coret

Cabang Dinas Pendidikan Keluarkan Edaran Larangan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pengumuman kelulusan SMA dan sederajat baru dijadwalkan 3 Mei. Masih terbilang lama untuk merayakannya. Namun, berbeda dengan yang dilakukan empat pelajar SMK di kawasan kota. Pengumuman belum keluar, aksi corat-coret sudah digelar. Alhasil, keempatnya terjaring razia Polres Lumajang bersama dua pemuda lain.

Razia tersebut dilakukan Polres Lumajang setelah mendapatkan informasi akan digelar rencana aksi konvoi kelulusan. “Awalnya, kami mendapat informasi dari Kapolsek Rowokangkung tentang rencana aksi konvoi siswa SMA di kawasan jalur lintas selatan (JLS). Kami tindak lanjuti dengan mengerahkan personel siaga Kompi B untuk mengantisipasi hal tersebut,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Namun, tim yang diterjunkan tidak menemukan adanya aksi konvoi di kawasan JLS. Pihaknya juga bersinergi dengan Polsek Kota untuk melakukan hal yang sama. “Tidak ada aksi konvoi. Sedangkan tim lain dari Sat Intelkam dan Polsek Kota juga melakukan giat antisipasi konvoi di salah satu SMK,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Para pelajar yang melihat mobil patroli berada di depan sekolah putar balik dan melakukan aksi kumpul bersama di Jl Musi, Jl Gajah Mada, dan sekitar jalur lintas timur (JLT). “Mereka menggelar konvoi di sekitar kawasan kota. Selanjutnya, kami amankan mereka di Jalan H. Husni Thamrin dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Lumajang. Hasilnya, enam pemuda kami amankan ke Mapolsek Lumajang Kota,” jelasnya.

Ipda Shinta menuturkan, dari keenam pemuda, didapati empat pelajar SMK dan dua lainnya pemuda biasa. “Ada enam orang. Empat di antaranya pelajar SMK. Sedangkan dua lainnya bukan pelajar. Kami amankan dan tilang beserta tiga sepeda motor yang mereka kendarai. Karena motor tidak sesuai dengan peraturan lalu lintas,” tuturnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pengumuman kelulusan SMA dan sederajat baru dijadwalkan 3 Mei. Masih terbilang lama untuk merayakannya. Namun, berbeda dengan yang dilakukan empat pelajar SMK di kawasan kota. Pengumuman belum keluar, aksi corat-coret sudah digelar. Alhasil, keempatnya terjaring razia Polres Lumajang bersama dua pemuda lain.

Razia tersebut dilakukan Polres Lumajang setelah mendapatkan informasi akan digelar rencana aksi konvoi kelulusan. “Awalnya, kami mendapat informasi dari Kapolsek Rowokangkung tentang rencana aksi konvoi siswa SMA di kawasan jalur lintas selatan (JLS). Kami tindak lanjuti dengan mengerahkan personel siaga Kompi B untuk mengantisipasi hal tersebut,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Namun, tim yang diterjunkan tidak menemukan adanya aksi konvoi di kawasan JLS. Pihaknya juga bersinergi dengan Polsek Kota untuk melakukan hal yang sama. “Tidak ada aksi konvoi. Sedangkan tim lain dari Sat Intelkam dan Polsek Kota juga melakukan giat antisipasi konvoi di salah satu SMK,” ujarnya.

Para pelajar yang melihat mobil patroli berada di depan sekolah putar balik dan melakukan aksi kumpul bersama di Jl Musi, Jl Gajah Mada, dan sekitar jalur lintas timur (JLT). “Mereka menggelar konvoi di sekitar kawasan kota. Selanjutnya, kami amankan mereka di Jalan H. Husni Thamrin dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Lumajang. Hasilnya, enam pemuda kami amankan ke Mapolsek Lumajang Kota,” jelasnya.

Ipda Shinta menuturkan, dari keenam pemuda, didapati empat pelajar SMK dan dua lainnya pemuda biasa. “Ada enam orang. Empat di antaranya pelajar SMK. Sedangkan dua lainnya bukan pelajar. Kami amankan dan tilang beserta tiga sepeda motor yang mereka kendarai. Karena motor tidak sesuai dengan peraturan lalu lintas,” tuturnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID– Pengumuman kelulusan SMA dan sederajat baru dijadwalkan 3 Mei. Masih terbilang lama untuk merayakannya. Namun, berbeda dengan yang dilakukan empat pelajar SMK di kawasan kota. Pengumuman belum keluar, aksi corat-coret sudah digelar. Alhasil, keempatnya terjaring razia Polres Lumajang bersama dua pemuda lain.

Razia tersebut dilakukan Polres Lumajang setelah mendapatkan informasi akan digelar rencana aksi konvoi kelulusan. “Awalnya, kami mendapat informasi dari Kapolsek Rowokangkung tentang rencana aksi konvoi siswa SMA di kawasan jalur lintas selatan (JLS). Kami tindak lanjuti dengan mengerahkan personel siaga Kompi B untuk mengantisipasi hal tersebut,” kata Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andrias Shinta.

Namun, tim yang diterjunkan tidak menemukan adanya aksi konvoi di kawasan JLS. Pihaknya juga bersinergi dengan Polsek Kota untuk melakukan hal yang sama. “Tidak ada aksi konvoi. Sedangkan tim lain dari Sat Intelkam dan Polsek Kota juga melakukan giat antisipasi konvoi di salah satu SMK,” ujarnya.

Para pelajar yang melihat mobil patroli berada di depan sekolah putar balik dan melakukan aksi kumpul bersama di Jl Musi, Jl Gajah Mada, dan sekitar jalur lintas timur (JLT). “Mereka menggelar konvoi di sekitar kawasan kota. Selanjutnya, kami amankan mereka di Jalan H. Husni Thamrin dan Jalan Gajah Mada, Kecamatan Lumajang. Hasilnya, enam pemuda kami amankan ke Mapolsek Lumajang Kota,” jelasnya.

Ipda Shinta menuturkan, dari keenam pemuda, didapati empat pelajar SMK dan dua lainnya pemuda biasa. “Ada enam orang. Empat di antaranya pelajar SMK. Sedangkan dua lainnya bukan pelajar. Kami amankan dan tilang beserta tiga sepeda motor yang mereka kendarai. Karena motor tidak sesuai dengan peraturan lalu lintas,” tuturnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/