alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Penipuan Catut Nama Bupati

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Modus penipuan belakangan ini tak pandang bulu. Bukan hanya menggunakan nomor palsu yang tidak terverifikasi, tetapi sampai mencatut nama orang nomor satu di Lumajang, yakni Bupati Thoriqul Haq. Dalihnya menyalurkan donasi dari Pemkab Lumajang. Tetapi, ujung-ujungnya adalah zonk, bahkan meminta tebusan.
Kondisi ini diunggah oleh pemilik akun bernama Abdullah Nafik. Dia mem-posting foto hasil chat dengan seseorang yang mengatasnamakan Bupati Thoriqul Haq. Menyebutkan bahwa salah satu musala sasaran penipuan bakal menerima donasi.
Namun, dari isi chat tersebut muncul kecurigaan saat penipu yang mengatasnamakan bupati tersebut menanyakan siapa penerimanya.
Empat foto yang diunggah itu mendapat respons dari pemilik akun lain. “Mosok bupati gawe kartu Axis,” tulis Hary RedArmy berkomentar. “Maringeneh enek sing gawe jeneng presiden,” sahut Andi Pranata. Sadnam Holiie berkomentar nyentrik melihat penipuan yang begitu polos itu. “Ampun bang tahoo,” tulisnya.
Tentu, meski mengenalkan diri sebagai Bupati Lumajang, tidak mudah untuk dipercaya. Sebab, setiap penyaluran donasi dan bantuan selalu dilakukan dengan sistem dan tata aturan yang berlaku. Tidak ngawur dan tidak asal dikirim pada penerima yang tidak dikenal.
Dengan tata cara yang begitu mudah ditebak tersebut, modus penipuan ini memang mengundang gelak tawa. Tetapi, bagi orang awam, bisa saja dipercaya. Jadi, jangan mudah percaya pemberian bantuan jika belum jelas asal-usulnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Modus penipuan belakangan ini tak pandang bulu. Bukan hanya menggunakan nomor palsu yang tidak terverifikasi, tetapi sampai mencatut nama orang nomor satu di Lumajang, yakni Bupati Thoriqul Haq. Dalihnya menyalurkan donasi dari Pemkab Lumajang. Tetapi, ujung-ujungnya adalah zonk, bahkan meminta tebusan.
Kondisi ini diunggah oleh pemilik akun bernama Abdullah Nafik. Dia mem-posting foto hasil chat dengan seseorang yang mengatasnamakan Bupati Thoriqul Haq. Menyebutkan bahwa salah satu musala sasaran penipuan bakal menerima donasi.
Namun, dari isi chat tersebut muncul kecurigaan saat penipu yang mengatasnamakan bupati tersebut menanyakan siapa penerimanya.
Empat foto yang diunggah itu mendapat respons dari pemilik akun lain. “Mosok bupati gawe kartu Axis,” tulis Hary RedArmy berkomentar. “Maringeneh enek sing gawe jeneng presiden,” sahut Andi Pranata. Sadnam Holiie berkomentar nyentrik melihat penipuan yang begitu polos itu. “Ampun bang tahoo,” tulisnya.
Tentu, meski mengenalkan diri sebagai Bupati Lumajang, tidak mudah untuk dipercaya. Sebab, setiap penyaluran donasi dan bantuan selalu dilakukan dengan sistem dan tata aturan yang berlaku. Tidak ngawur dan tidak asal dikirim pada penerima yang tidak dikenal.
Dengan tata cara yang begitu mudah ditebak tersebut, modus penipuan ini memang mengundang gelak tawa. Tetapi, bagi orang awam, bisa saja dipercaya. Jadi, jangan mudah percaya pemberian bantuan jika belum jelas asal-usulnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Modus penipuan belakangan ini tak pandang bulu. Bukan hanya menggunakan nomor palsu yang tidak terverifikasi, tetapi sampai mencatut nama orang nomor satu di Lumajang, yakni Bupati Thoriqul Haq. Dalihnya menyalurkan donasi dari Pemkab Lumajang. Tetapi, ujung-ujungnya adalah zonk, bahkan meminta tebusan.
Kondisi ini diunggah oleh pemilik akun bernama Abdullah Nafik. Dia mem-posting foto hasil chat dengan seseorang yang mengatasnamakan Bupati Thoriqul Haq. Menyebutkan bahwa salah satu musala sasaran penipuan bakal menerima donasi.
Namun, dari isi chat tersebut muncul kecurigaan saat penipu yang mengatasnamakan bupati tersebut menanyakan siapa penerimanya.
Empat foto yang diunggah itu mendapat respons dari pemilik akun lain. “Mosok bupati gawe kartu Axis,” tulis Hary RedArmy berkomentar. “Maringeneh enek sing gawe jeneng presiden,” sahut Andi Pranata. Sadnam Holiie berkomentar nyentrik melihat penipuan yang begitu polos itu. “Ampun bang tahoo,” tulisnya.
Tentu, meski mengenalkan diri sebagai Bupati Lumajang, tidak mudah untuk dipercaya. Sebab, setiap penyaluran donasi dan bantuan selalu dilakukan dengan sistem dan tata aturan yang berlaku. Tidak ngawur dan tidak asal dikirim pada penerima yang tidak dikenal.
Dengan tata cara yang begitu mudah ditebak tersebut, modus penipuan ini memang mengundang gelak tawa. Tetapi, bagi orang awam, bisa saja dipercaya. Jadi, jangan mudah percaya pemberian bantuan jika belum jelas asal-usulnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/