alexametrics
28.2 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Tak Apa Cepat asal Selamat

Imbauan Sasar Pengemudi Ojek Daring

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi menuntut jasa transportasi daring untuk beradaptasi demi memberikan keamanan dan kenyamanan pelayanan. Tak terkecuali keselamatan dan kesehatan penumpang. Hal tersebut penting, sebab di masa pandemi, pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dan lalu lintas kerap terjadi.

Aiptu Eko Krisdiyansyah, Ps Kanit Dikyasa Satlantas Lumajang, mengatakan bahwa pihaknya gencar melakukan edukasi ke masyarakat, terutama prokes dan tertib lalu lintas. “Banyak terjadi pelanggaran di jalan. Baik pengemudi maupun penumpang mengabaikan prokes dan peraturan lalu lintas,” katanya.

Oleh sebab itu, dia berharap pengemudi ojek online sadar untuk menegakkan aturan. Sebab, mereka bekerja di bidang yang penuh risiko. Baik risiko tertular virus korona ataupun kecelakaan. Tentu, pihaknya tidak menginginkan itu. “Kami berharap mereka membantu kami untuk saling mengingatkan dan menegakkan aturan di masa pandemi seperti ini,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain itu, edukasi yang dilakukan dapat memberikan pemahaman utuh kepada mereka agar saling menjaga keamanan dan keselamatan dalam berkendara. “Terpenting mereka, penumpang, maupun pengguna jalan lain aman dan selamat. Ikuti saja aturan yang berlaku. Kalau misalnya di jalan boleh mengendarai dengan cepat, tidak apa-apa. Harus tahu kondisi dan batasannya. Dan yang pasti, harus selamat,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi menuntut jasa transportasi daring untuk beradaptasi demi memberikan keamanan dan kenyamanan pelayanan. Tak terkecuali keselamatan dan kesehatan penumpang. Hal tersebut penting, sebab di masa pandemi, pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dan lalu lintas kerap terjadi.

Aiptu Eko Krisdiyansyah, Ps Kanit Dikyasa Satlantas Lumajang, mengatakan bahwa pihaknya gencar melakukan edukasi ke masyarakat, terutama prokes dan tertib lalu lintas. “Banyak terjadi pelanggaran di jalan. Baik pengemudi maupun penumpang mengabaikan prokes dan peraturan lalu lintas,” katanya.

Oleh sebab itu, dia berharap pengemudi ojek online sadar untuk menegakkan aturan. Sebab, mereka bekerja di bidang yang penuh risiko. Baik risiko tertular virus korona ataupun kecelakaan. Tentu, pihaknya tidak menginginkan itu. “Kami berharap mereka membantu kami untuk saling mengingatkan dan menegakkan aturan di masa pandemi seperti ini,” harapnya.

Selain itu, edukasi yang dilakukan dapat memberikan pemahaman utuh kepada mereka agar saling menjaga keamanan dan keselamatan dalam berkendara. “Terpenting mereka, penumpang, maupun pengguna jalan lain aman dan selamat. Ikuti saja aturan yang berlaku. Kalau misalnya di jalan boleh mengendarai dengan cepat, tidak apa-apa. Harus tahu kondisi dan batasannya. Dan yang pasti, harus selamat,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Masa pandemi menuntut jasa transportasi daring untuk beradaptasi demi memberikan keamanan dan kenyamanan pelayanan. Tak terkecuali keselamatan dan kesehatan penumpang. Hal tersebut penting, sebab di masa pandemi, pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dan lalu lintas kerap terjadi.

Aiptu Eko Krisdiyansyah, Ps Kanit Dikyasa Satlantas Lumajang, mengatakan bahwa pihaknya gencar melakukan edukasi ke masyarakat, terutama prokes dan tertib lalu lintas. “Banyak terjadi pelanggaran di jalan. Baik pengemudi maupun penumpang mengabaikan prokes dan peraturan lalu lintas,” katanya.

Oleh sebab itu, dia berharap pengemudi ojek online sadar untuk menegakkan aturan. Sebab, mereka bekerja di bidang yang penuh risiko. Baik risiko tertular virus korona ataupun kecelakaan. Tentu, pihaknya tidak menginginkan itu. “Kami berharap mereka membantu kami untuk saling mengingatkan dan menegakkan aturan di masa pandemi seperti ini,” harapnya.

Selain itu, edukasi yang dilakukan dapat memberikan pemahaman utuh kepada mereka agar saling menjaga keamanan dan keselamatan dalam berkendara. “Terpenting mereka, penumpang, maupun pengguna jalan lain aman dan selamat. Ikuti saja aturan yang berlaku. Kalau misalnya di jalan boleh mengendarai dengan cepat, tidak apa-apa. Harus tahu kondisi dan batasannya. Dan yang pasti, harus selamat,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/