alexametrics
24.1 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Belasan Rumah di Candipuro Diterjang Puting Beliung

Satu Korban Luka Tertimpa Bangunan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah hujan disertai angin kencang merobohkan kerangka hunian sementara (huntara), Sabtu (15/01), angin kencang kembali menerjang 3 RT di Dusun Uranggantung, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Terjangan angin puting beliung itu menyebabkan belasan rumah warga terdampak hingga menyebabkan satu korban.

Korban tersebut bernama Markup, berumur 73 tahun. Sebelum kejadian, korban berada di dalam rumah sedang membuat gula merah. Lalu, sekitar pukul 12.40 datang angin kencang menjatuhkan beberapa genting rumahnya. Korban tak bisa menyelamatkan diri, bagian kepala luka-luka hingga dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kasun Uranggantung Sutomo mengatakan, mulanya angin itu datang dari arah barat. Angin tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar ke jalan depan rumah mereka untuk menyelamatkan diri. Mereka khawatir angin itu memorak-porandakan rumahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Warga berlarian. Kan memang tadi (kemarin, Red) gerimis sejak siang. Makanya, ketika hujan dengan angin kencang banyak yang keluar mencari tempat aman. Nah, Pak Markup ini saat kejadian ada di dalam rumahnya. Usianya sepuh, jadi tidak bisa lari, makanya kejatuhan genting,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Candipuro Iptu Moch. Kasirin mengatakan, setidaknya ada 18 rumah warga yang terdampak. Rata-rata rumah mengalami kerusakan pada atapnya. Ada yang gentingnya jatuh, asbes rumahnya jatuh, serta kandang sapi milik salah satu warga rusak.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah hujan disertai angin kencang merobohkan kerangka hunian sementara (huntara), Sabtu (15/01), angin kencang kembali menerjang 3 RT di Dusun Uranggantung, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Terjangan angin puting beliung itu menyebabkan belasan rumah warga terdampak hingga menyebabkan satu korban.

Korban tersebut bernama Markup, berumur 73 tahun. Sebelum kejadian, korban berada di dalam rumah sedang membuat gula merah. Lalu, sekitar pukul 12.40 datang angin kencang menjatuhkan beberapa genting rumahnya. Korban tak bisa menyelamatkan diri, bagian kepala luka-luka hingga dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kasun Uranggantung Sutomo mengatakan, mulanya angin itu datang dari arah barat. Angin tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar ke jalan depan rumah mereka untuk menyelamatkan diri. Mereka khawatir angin itu memorak-porandakan rumahnya.

“Warga berlarian. Kan memang tadi (kemarin, Red) gerimis sejak siang. Makanya, ketika hujan dengan angin kencang banyak yang keluar mencari tempat aman. Nah, Pak Markup ini saat kejadian ada di dalam rumahnya. Usianya sepuh, jadi tidak bisa lari, makanya kejatuhan genting,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Candipuro Iptu Moch. Kasirin mengatakan, setidaknya ada 18 rumah warga yang terdampak. Rata-rata rumah mengalami kerusakan pada atapnya. Ada yang gentingnya jatuh, asbes rumahnya jatuh, serta kandang sapi milik salah satu warga rusak.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Setelah hujan disertai angin kencang merobohkan kerangka hunian sementara (huntara), Sabtu (15/01), angin kencang kembali menerjang 3 RT di Dusun Uranggantung, Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Terjangan angin puting beliung itu menyebabkan belasan rumah warga terdampak hingga menyebabkan satu korban.

Korban tersebut bernama Markup, berumur 73 tahun. Sebelum kejadian, korban berada di dalam rumah sedang membuat gula merah. Lalu, sekitar pukul 12.40 datang angin kencang menjatuhkan beberapa genting rumahnya. Korban tak bisa menyelamatkan diri, bagian kepala luka-luka hingga dilarikan ke puskesmas terdekat.

Kasun Uranggantung Sutomo mengatakan, mulanya angin itu datang dari arah barat. Angin tersebut membuat warga panik dan berhamburan keluar ke jalan depan rumah mereka untuk menyelamatkan diri. Mereka khawatir angin itu memorak-porandakan rumahnya.

“Warga berlarian. Kan memang tadi (kemarin, Red) gerimis sejak siang. Makanya, ketika hujan dengan angin kencang banyak yang keluar mencari tempat aman. Nah, Pak Markup ini saat kejadian ada di dalam rumahnya. Usianya sepuh, jadi tidak bisa lari, makanya kejatuhan genting,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Candipuro Iptu Moch. Kasirin mengatakan, setidaknya ada 18 rumah warga yang terdampak. Rata-rata rumah mengalami kerusakan pada atapnya. Ada yang gentingnya jatuh, asbes rumahnya jatuh, serta kandang sapi milik salah satu warga rusak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/