alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Kroscek Kesiapan Daerah dalam Penanganan Erupsi Gunung Semeru

Menkopolhukam Perintahkan TNI-Polri Bantu Relokasi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kawasan lahan Perhutani yang dijadikan tempat untuk relokasi telah final. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menginstruksikan kepada TNI dan Polri untuk turut serta membantu Pemkab Lumajang mengerjakan hunian sementara (huntara).

“Tugas seorang TNI itu kan untuk pertahanan negara. TNI itu juga mempunyai tugas selain operasi militer perang, ya, bantu-bantu begini. Polri itu tugasnya adalah keamanan, keamanan itu menjaga ketertiban dan pengayoman, termasuk di situ kegiatan sosial seperti ini,” katanya saat meninjau tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

Rombongan Menkopolhukam tiba di Pendapa Arya Wiraraja sekitar pukul 10.00. Kemudian, melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung, alun-alun, bersamaan dengan kedatangan Gus Miftah dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. Lalu, bersama-sama berangkat menuju Desa Sumbermujur.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Saya ke sini ingin tahu kesiapan Pemkab Lumajang melakukan relokasi,” tambahnya. Menurut dia, selama ini Pemkab Lumajang cukup responsif menanggulangi bencana erupsi Gunung Semeru. Bahkan, rayuannya pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil menurunkan SK pemakaian kawasan lahan Perhutani.

Mahfud melanjutkan, sambil fokus melakukan pencarian korban dan evakuasi, Pemkab Lumajang diminta untuk segera melakukan relokasi dibantu dengan kinerja TNI dan Polri. Sebab, seluruh perencanaan dan anggaran sudah tersusun dengan baik. “Ini untuk huntara dan hunian tetap. Terima kasih sudah bekerja keras,” tambahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kawasan lahan Perhutani yang dijadikan tempat untuk relokasi telah final. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menginstruksikan kepada TNI dan Polri untuk turut serta membantu Pemkab Lumajang mengerjakan hunian sementara (huntara).

“Tugas seorang TNI itu kan untuk pertahanan negara. TNI itu juga mempunyai tugas selain operasi militer perang, ya, bantu-bantu begini. Polri itu tugasnya adalah keamanan, keamanan itu menjaga ketertiban dan pengayoman, termasuk di situ kegiatan sosial seperti ini,” katanya saat meninjau tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

Rombongan Menkopolhukam tiba di Pendapa Arya Wiraraja sekitar pukul 10.00. Kemudian, melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung, alun-alun, bersamaan dengan kedatangan Gus Miftah dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. Lalu, bersama-sama berangkat menuju Desa Sumbermujur.

“Saya ke sini ingin tahu kesiapan Pemkab Lumajang melakukan relokasi,” tambahnya. Menurut dia, selama ini Pemkab Lumajang cukup responsif menanggulangi bencana erupsi Gunung Semeru. Bahkan, rayuannya pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil menurunkan SK pemakaian kawasan lahan Perhutani.

Mahfud melanjutkan, sambil fokus melakukan pencarian korban dan evakuasi, Pemkab Lumajang diminta untuk segera melakukan relokasi dibantu dengan kinerja TNI dan Polri. Sebab, seluruh perencanaan dan anggaran sudah tersusun dengan baik. “Ini untuk huntara dan hunian tetap. Terima kasih sudah bekerja keras,” tambahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Kawasan lahan Perhutani yang dijadikan tempat untuk relokasi telah final. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menginstruksikan kepada TNI dan Polri untuk turut serta membantu Pemkab Lumajang mengerjakan hunian sementara (huntara).

“Tugas seorang TNI itu kan untuk pertahanan negara. TNI itu juga mempunyai tugas selain operasi militer perang, ya, bantu-bantu begini. Polri itu tugasnya adalah keamanan, keamanan itu menjaga ketertiban dan pengayoman, termasuk di situ kegiatan sosial seperti ini,” katanya saat meninjau tempat relokasi di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro.

Rombongan Menkopolhukam tiba di Pendapa Arya Wiraraja sekitar pukul 10.00. Kemudian, melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung, alun-alun, bersamaan dengan kedatangan Gus Miftah dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron. Lalu, bersama-sama berangkat menuju Desa Sumbermujur.

“Saya ke sini ingin tahu kesiapan Pemkab Lumajang melakukan relokasi,” tambahnya. Menurut dia, selama ini Pemkab Lumajang cukup responsif menanggulangi bencana erupsi Gunung Semeru. Bahkan, rayuannya pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berhasil menurunkan SK pemakaian kawasan lahan Perhutani.

Mahfud melanjutkan, sambil fokus melakukan pencarian korban dan evakuasi, Pemkab Lumajang diminta untuk segera melakukan relokasi dibantu dengan kinerja TNI dan Polri. Sebab, seluruh perencanaan dan anggaran sudah tersusun dengan baik. “Ini untuk huntara dan hunian tetap. Terima kasih sudah bekerja keras,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/