alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Pertalite Seharga Premium Hanya 2 Bulan

Berlaku hingga Awal Tahun, 7 SPBU Dikosongi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam sepekan terakhir, tidak semua SPBU di Kabupaten Lumajang menjual premium. Sedikitnya ada tujuh SPBU yang menyatakan tidak menjual premium dalam rentang 2 bulan ke depan.

Dari tujuh SPBU tersebut, sementara akan menjual pertalite dengan harga setara premium. Sebab, harga pertalite mendapat subsidi oleh pemerintah. “Selama harga tidak mahal dan menguntungkan, saya tidak masalah. Karena saya hanya sebagai pengecer,” ucap Maksum, 45, warga Desa Sentul, Kecamatan Senduro.

Menurutnya, jenis bahan bakar cukup banyak. Banyaknya jenis bahan bakar itu dalam penentuan harganya tidak jauh berbeda. Karena adanya pertalite beberapa tahun lalu, membuat pelanggannya banyak yang meninggalkan premium.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam sepekan terakhir, tidak semua SPBU di Kabupaten Lumajang menjual premium. Sedikitnya ada tujuh SPBU yang menyatakan tidak menjual premium dalam rentang 2 bulan ke depan.

Dari tujuh SPBU tersebut, sementara akan menjual pertalite dengan harga setara premium. Sebab, harga pertalite mendapat subsidi oleh pemerintah. “Selama harga tidak mahal dan menguntungkan, saya tidak masalah. Karena saya hanya sebagai pengecer,” ucap Maksum, 45, warga Desa Sentul, Kecamatan Senduro.

Menurutnya, jenis bahan bakar cukup banyak. Banyaknya jenis bahan bakar itu dalam penentuan harganya tidak jauh berbeda. Karena adanya pertalite beberapa tahun lalu, membuat pelanggannya banyak yang meninggalkan premium.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Dalam sepekan terakhir, tidak semua SPBU di Kabupaten Lumajang menjual premium. Sedikitnya ada tujuh SPBU yang menyatakan tidak menjual premium dalam rentang 2 bulan ke depan.

Dari tujuh SPBU tersebut, sementara akan menjual pertalite dengan harga setara premium. Sebab, harga pertalite mendapat subsidi oleh pemerintah. “Selama harga tidak mahal dan menguntungkan, saya tidak masalah. Karena saya hanya sebagai pengecer,” ucap Maksum, 45, warga Desa Sentul, Kecamatan Senduro.

Menurutnya, jenis bahan bakar cukup banyak. Banyaknya jenis bahan bakar itu dalam penentuan harganya tidak jauh berbeda. Karena adanya pertalite beberapa tahun lalu, membuat pelanggannya banyak yang meninggalkan premium.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/