alexametrics
23.1 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

 Meski Musim Hujan, Tetap Dropping ke 20 Desa

Pemkab Belum Cabut Status Kekeringan pada 50 Dusun

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Anomali cuaca membuat status kekeringan belum dicabut oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Keringnya sumber-sumber air itu menjadi faktor status darurat bencana kekeringan itu masih diberlakukan sampai akhir tahun.

Dampaknya, pengiriman air bersih terus dilakukan pada puluhan desa. Terutama pada desa di wilayah utara. Bahkan pengiriman air bersih nyaris tidak mengalami pengurangan pada 20 desa dan 50 dusun di Kabupaten Lumajang.  “Status kekeringan belum dicabut dan pengiriman air terus dilakukan setiap hari,” ucap Agus Triono, Plt Kepala BPBD Lumajang.

Menurutnya, pengiriman air bersih hampir setiap hari dilakukan. Terutama di daerah utara. Sedangkan asesmen terhadap sumber mata air masih terus dilakukan. Dari pemantauan sumber yang ada, belum ditemukan peningkatan debit air meskipun sekarang sering turun hujan.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Anomali cuaca membuat status kekeringan belum dicabut oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Keringnya sumber-sumber air itu menjadi faktor status darurat bencana kekeringan itu masih diberlakukan sampai akhir tahun.

Dampaknya, pengiriman air bersih terus dilakukan pada puluhan desa. Terutama pada desa di wilayah utara. Bahkan pengiriman air bersih nyaris tidak mengalami pengurangan pada 20 desa dan 50 dusun di Kabupaten Lumajang.  “Status kekeringan belum dicabut dan pengiriman air terus dilakukan setiap hari,” ucap Agus Triono, Plt Kepala BPBD Lumajang.

Menurutnya, pengiriman air bersih hampir setiap hari dilakukan. Terutama di daerah utara. Sedangkan asesmen terhadap sumber mata air masih terus dilakukan. Dari pemantauan sumber yang ada, belum ditemukan peningkatan debit air meskipun sekarang sering turun hujan.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Anomali cuaca membuat status kekeringan belum dicabut oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Keringnya sumber-sumber air itu menjadi faktor status darurat bencana kekeringan itu masih diberlakukan sampai akhir tahun.

Dampaknya, pengiriman air bersih terus dilakukan pada puluhan desa. Terutama pada desa di wilayah utara. Bahkan pengiriman air bersih nyaris tidak mengalami pengurangan pada 20 desa dan 50 dusun di Kabupaten Lumajang.  “Status kekeringan belum dicabut dan pengiriman air terus dilakukan setiap hari,” ucap Agus Triono, Plt Kepala BPBD Lumajang.

Menurutnya, pengiriman air bersih hampir setiap hari dilakukan. Terutama di daerah utara. Sedangkan asesmen terhadap sumber mata air masih terus dilakukan. Dari pemantauan sumber yang ada, belum ditemukan peningkatan debit air meskipun sekarang sering turun hujan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/