alexametrics
23.7 C
Jember
Saturday, 24 September 2022

Tujuh Bayi Lahir Bertepatan HUT RI ke-77

Mobile_AP_Rectangle 1

SENDURO, Radar Semeru – Peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia kali ini menjadi momen spesial bagi sebagian pasangan keluarga di Lumajang. Setidaknya, ada tujuh pasangan keluarga yang melahirkan anak bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2022. Salah satunya keluarga Dodik Supriyanto asal Desa Pandansari.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengunjungi keluarga tersebut di Puskesmas Senduro, kemarin siang. Cak Thoriq, sapaan akrabnya, juga langsung menyerahkan dokumen administrasi kependudukan berupa akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), serta pembaruan kartu keluarga (KK) kepada keluarga tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang Agus Warsito Utomo mengatakan, tidak banyak bayi yang lahir bertepatan dengan momen langka Hari Kemerdekaan. Sebagai bentuk pelayanan kepada warga, Bupati maupun Wakil Bupati Lumajang berkenan mengunjungi seluruh bayi yang lahir pada hari itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Bayi yang lahir di Puskesmas Senduro ini berasal dari pasangan keluarga Dodik Supriyanto dan Siti Aminah. Mereka datang ke puskesmas pada hari Selasa (16/08) sore. Alhamdulillah, kelahirannya berjalan lancar. Tepat pukul 01.04 bayinya lahir secara normal dengan bobot kurang lebih sekitar 2,5 kilogram,” katanya.

Selain di Puskesmas Senduro, ada sejumlah bayi lainnya yang lahir pada hari itu. Seperti dua bayi lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Kemudian, di Puskesmas Sukodono, Polindes Klakah, Rumah Sakit Wijaya Kusuma (RSWK), dan terakhir Rumah Sakit Islam (RSI) masing-masing ada satu bayi yang lahir di sana.

Pelayanan spesial juga diberikan untuk rekam cetak KTP-el bagi anak Lumajang yang tepat berusia 17 tahun pada tanggal 17 Agustus 2022. Kurang lebih ada sekitar 58 anak yang terlayani di masing-masing kecamatan. Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati juga menyerahkan KTP-el secara simbolis itu di Kantor Dispendukcapil Lumajang.

Cak Thoriq menjelaskan, Pemkab Lumajang telah menyediakan pelayanan program lahir gratis. Tak hanya itu, seluruh bayi yang lahir itu juga langsung mendapat dokumen administrasi kependudukan. Semua itu diberikan secara gratis.

“Saya sengaja meminta data bayi yang lahir kepada Dinas Kesehatan dan Dispendukcapil. Saya ke Senduro, tadi Bunda Indah juga ke rumah sakit dan Puskesmas Sukodono. Saya ingin pastikan mereka semua dapat adminduk. Jadi, ketika mereka keluar, tidak perlu lagi mengurus surat-surat adminduk,” pungkasnya. (kl/son/c2/fid)

- Advertisement -

SENDURO, Radar Semeru – Peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia kali ini menjadi momen spesial bagi sebagian pasangan keluarga di Lumajang. Setidaknya, ada tujuh pasangan keluarga yang melahirkan anak bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2022. Salah satunya keluarga Dodik Supriyanto asal Desa Pandansari.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengunjungi keluarga tersebut di Puskesmas Senduro, kemarin siang. Cak Thoriq, sapaan akrabnya, juga langsung menyerahkan dokumen administrasi kependudukan berupa akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), serta pembaruan kartu keluarga (KK) kepada keluarga tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang Agus Warsito Utomo mengatakan, tidak banyak bayi yang lahir bertepatan dengan momen langka Hari Kemerdekaan. Sebagai bentuk pelayanan kepada warga, Bupati maupun Wakil Bupati Lumajang berkenan mengunjungi seluruh bayi yang lahir pada hari itu.

“Bayi yang lahir di Puskesmas Senduro ini berasal dari pasangan keluarga Dodik Supriyanto dan Siti Aminah. Mereka datang ke puskesmas pada hari Selasa (16/08) sore. Alhamdulillah, kelahirannya berjalan lancar. Tepat pukul 01.04 bayinya lahir secara normal dengan bobot kurang lebih sekitar 2,5 kilogram,” katanya.

Selain di Puskesmas Senduro, ada sejumlah bayi lainnya yang lahir pada hari itu. Seperti dua bayi lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Kemudian, di Puskesmas Sukodono, Polindes Klakah, Rumah Sakit Wijaya Kusuma (RSWK), dan terakhir Rumah Sakit Islam (RSI) masing-masing ada satu bayi yang lahir di sana.

Pelayanan spesial juga diberikan untuk rekam cetak KTP-el bagi anak Lumajang yang tepat berusia 17 tahun pada tanggal 17 Agustus 2022. Kurang lebih ada sekitar 58 anak yang terlayani di masing-masing kecamatan. Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati juga menyerahkan KTP-el secara simbolis itu di Kantor Dispendukcapil Lumajang.

Cak Thoriq menjelaskan, Pemkab Lumajang telah menyediakan pelayanan program lahir gratis. Tak hanya itu, seluruh bayi yang lahir itu juga langsung mendapat dokumen administrasi kependudukan. Semua itu diberikan secara gratis.

“Saya sengaja meminta data bayi yang lahir kepada Dinas Kesehatan dan Dispendukcapil. Saya ke Senduro, tadi Bunda Indah juga ke rumah sakit dan Puskesmas Sukodono. Saya ingin pastikan mereka semua dapat adminduk. Jadi, ketika mereka keluar, tidak perlu lagi mengurus surat-surat adminduk,” pungkasnya. (kl/son/c2/fid)

SENDURO, Radar Semeru – Peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia kali ini menjadi momen spesial bagi sebagian pasangan keluarga di Lumajang. Setidaknya, ada tujuh pasangan keluarga yang melahirkan anak bertepatan dengan tanggal 17 Agustus 2022. Salah satunya keluarga Dodik Supriyanto asal Desa Pandansari.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengunjungi keluarga tersebut di Puskesmas Senduro, kemarin siang. Cak Thoriq, sapaan akrabnya, juga langsung menyerahkan dokumen administrasi kependudukan berupa akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), serta pembaruan kartu keluarga (KK) kepada keluarga tersebut.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Lumajang Agus Warsito Utomo mengatakan, tidak banyak bayi yang lahir bertepatan dengan momen langka Hari Kemerdekaan. Sebagai bentuk pelayanan kepada warga, Bupati maupun Wakil Bupati Lumajang berkenan mengunjungi seluruh bayi yang lahir pada hari itu.

“Bayi yang lahir di Puskesmas Senduro ini berasal dari pasangan keluarga Dodik Supriyanto dan Siti Aminah. Mereka datang ke puskesmas pada hari Selasa (16/08) sore. Alhamdulillah, kelahirannya berjalan lancar. Tepat pukul 01.04 bayinya lahir secara normal dengan bobot kurang lebih sekitar 2,5 kilogram,” katanya.

Selain di Puskesmas Senduro, ada sejumlah bayi lainnya yang lahir pada hari itu. Seperti dua bayi lahir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Haryoto. Kemudian, di Puskesmas Sukodono, Polindes Klakah, Rumah Sakit Wijaya Kusuma (RSWK), dan terakhir Rumah Sakit Islam (RSI) masing-masing ada satu bayi yang lahir di sana.

Pelayanan spesial juga diberikan untuk rekam cetak KTP-el bagi anak Lumajang yang tepat berusia 17 tahun pada tanggal 17 Agustus 2022. Kurang lebih ada sekitar 58 anak yang terlayani di masing-masing kecamatan. Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati juga menyerahkan KTP-el secara simbolis itu di Kantor Dispendukcapil Lumajang.

Cak Thoriq menjelaskan, Pemkab Lumajang telah menyediakan pelayanan program lahir gratis. Tak hanya itu, seluruh bayi yang lahir itu juga langsung mendapat dokumen administrasi kependudukan. Semua itu diberikan secara gratis.

“Saya sengaja meminta data bayi yang lahir kepada Dinas Kesehatan dan Dispendukcapil. Saya ke Senduro, tadi Bunda Indah juga ke rumah sakit dan Puskesmas Sukodono. Saya ingin pastikan mereka semua dapat adminduk. Jadi, ketika mereka keluar, tidak perlu lagi mengurus surat-surat adminduk,” pungkasnya. (kl/son/c2/fid)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/