alexametrics
22.9 C
Jember
Sunday, 14 August 2022

Stasiun Tak Sediakan Petugas Kesehatan

Mobile_AP_Rectangle 1

KLAKAH, Radar Semeru – Kasus korona kembali melanda sejumlah daerah, termasuk Lumajang. Meningkatnya kasus aktif tersebut membuat kebijakan bepergian antarkota kali ini diperketat. Warga yang hendak bepergian dengan menaiki kereta api tidak bisa pakai surat vaksin. Melainkan harus melampirkan hasil tes rapid atau PCR.

BACA JUGA : As Patah, Truk Pengangkut Tebu “Tidur” di Jalan Raya Rambipuji Jember

Kebijakan ini berlaku sejak tanggal 17 Juli kemarin. Warga yang baru menjalani vaksinasi dosis kedua harus melampirkan bukti jika dinyatakan negatif alias tidak tertular. Sayangnya, Stasiun Klakah tidak menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan. Oleh karena itu, warga harus memeriksakan secara mandiri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Akibatnya, salah satu warga gagal berangkat lantaran tidak membawa surat keterangan hasil rapid test. Wahyuning salah satunya. Warga Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, itu terpaksa harus mengurungkan niat bepergian ke Malang. “Tak pikir ada petugas kesehatan di sini, ternyata tidak ada,” katanya saat ditemui di Stasiun Klakah.

- Advertisement -

KLAKAH, Radar Semeru – Kasus korona kembali melanda sejumlah daerah, termasuk Lumajang. Meningkatnya kasus aktif tersebut membuat kebijakan bepergian antarkota kali ini diperketat. Warga yang hendak bepergian dengan menaiki kereta api tidak bisa pakai surat vaksin. Melainkan harus melampirkan hasil tes rapid atau PCR.

BACA JUGA : As Patah, Truk Pengangkut Tebu “Tidur” di Jalan Raya Rambipuji Jember

Kebijakan ini berlaku sejak tanggal 17 Juli kemarin. Warga yang baru menjalani vaksinasi dosis kedua harus melampirkan bukti jika dinyatakan negatif alias tidak tertular. Sayangnya, Stasiun Klakah tidak menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan. Oleh karena itu, warga harus memeriksakan secara mandiri.

Akibatnya, salah satu warga gagal berangkat lantaran tidak membawa surat keterangan hasil rapid test. Wahyuning salah satunya. Warga Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, itu terpaksa harus mengurungkan niat bepergian ke Malang. “Tak pikir ada petugas kesehatan di sini, ternyata tidak ada,” katanya saat ditemui di Stasiun Klakah.

KLAKAH, Radar Semeru – Kasus korona kembali melanda sejumlah daerah, termasuk Lumajang. Meningkatnya kasus aktif tersebut membuat kebijakan bepergian antarkota kali ini diperketat. Warga yang hendak bepergian dengan menaiki kereta api tidak bisa pakai surat vaksin. Melainkan harus melampirkan hasil tes rapid atau PCR.

BACA JUGA : As Patah, Truk Pengangkut Tebu “Tidur” di Jalan Raya Rambipuji Jember

Kebijakan ini berlaku sejak tanggal 17 Juli kemarin. Warga yang baru menjalani vaksinasi dosis kedua harus melampirkan bukti jika dinyatakan negatif alias tidak tertular. Sayangnya, Stasiun Klakah tidak menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan. Oleh karena itu, warga harus memeriksakan secara mandiri.

Akibatnya, salah satu warga gagal berangkat lantaran tidak membawa surat keterangan hasil rapid test. Wahyuning salah satunya. Warga Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, itu terpaksa harus mengurungkan niat bepergian ke Malang. “Tak pikir ada petugas kesehatan di sini, ternyata tidak ada,” katanya saat ditemui di Stasiun Klakah.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/