alexametrics
19.8 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Didominasi Temuan Bantuan Fiktif

Terduga Pelaku Adalah Oknum Perangkat, Libatkan 4 Orang

Mobile_AP_Rectangle 1

Penyunatan ini tidak dilakukan oknum perangkat inisial HA sendirian. Dia melibatkan tiga sampai empat warga setempat. Sebab, penerima fiktif itu ada yang langsung dipotong di sekitar bank dan rumah penerima. Sampai-sampai, kadang mencatut nama KPK, kepolisian, dan anggota dewan untuk memuluskan aksinya.

Inspektur Pembantu 1 Inspektorat Lumajang Aan mengatakan, saat ini masih dilakukan perhitungan total uang yang terkumpul di pelaku. Termasuk dilakukan validasi kepada seluruh penerima bantuan. Sebab, rencananya uang tersebut bakal dikembalikan kepada penerima yang seharusnya mendapatkan.

Aan tidak menepis jika banyak korban yang memang menjadi penerima fiktif. Untuk itu, saat ini masih dilakukan validasi secara detail dan menyeluruh. “Masih direkap. Salah satu tujuan dilakukan validasi adalah untuk memastikan penerima yang seharusnya menerima,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Penyunatan ini tidak dilakukan oknum perangkat inisial HA sendirian. Dia melibatkan tiga sampai empat warga setempat. Sebab, penerima fiktif itu ada yang langsung dipotong di sekitar bank dan rumah penerima. Sampai-sampai, kadang mencatut nama KPK, kepolisian, dan anggota dewan untuk memuluskan aksinya.

Inspektur Pembantu 1 Inspektorat Lumajang Aan mengatakan, saat ini masih dilakukan perhitungan total uang yang terkumpul di pelaku. Termasuk dilakukan validasi kepada seluruh penerima bantuan. Sebab, rencananya uang tersebut bakal dikembalikan kepada penerima yang seharusnya mendapatkan.

Aan tidak menepis jika banyak korban yang memang menjadi penerima fiktif. Untuk itu, saat ini masih dilakukan validasi secara detail dan menyeluruh. “Masih direkap. Salah satu tujuan dilakukan validasi adalah untuk memastikan penerima yang seharusnya menerima,” pungkasnya.

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

Penyunatan ini tidak dilakukan oknum perangkat inisial HA sendirian. Dia melibatkan tiga sampai empat warga setempat. Sebab, penerima fiktif itu ada yang langsung dipotong di sekitar bank dan rumah penerima. Sampai-sampai, kadang mencatut nama KPK, kepolisian, dan anggota dewan untuk memuluskan aksinya.

Inspektur Pembantu 1 Inspektorat Lumajang Aan mengatakan, saat ini masih dilakukan perhitungan total uang yang terkumpul di pelaku. Termasuk dilakukan validasi kepada seluruh penerima bantuan. Sebab, rencananya uang tersebut bakal dikembalikan kepada penerima yang seharusnya mendapatkan.

Aan tidak menepis jika banyak korban yang memang menjadi penerima fiktif. Untuk itu, saat ini masih dilakukan validasi secara detail dan menyeluruh. “Masih direkap. Salah satu tujuan dilakukan validasi adalah untuk memastikan penerima yang seharusnya menerima,” pungkasnya.

Jurnalis: Atieqson Mar Iqbal
Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/