alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Akses ke Alun-Alun Ditutup Dua Jam

Mobile_AP_Rectangle 1

DITROTUNAN.RADARJEMBER.ID- Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid19). Salah satunya dengan menutup sementara akses jalan menuju Alun-Alun Lumajang. Penutupan yang bertujuan meminimalisir keramaian di jantung kota itu juga diikuti penjagaan ketat oleh petugas keamanan.

Syadid salah satu petugas Dishub Lumajang mengatakan, mulanya penutupan dilakukan pada hari-hari tertentu. Yakni setiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Namun karena penyebaran virus terus meningkat sehingga dilakukan penutupan setiap malam.

Bahkan, warga yang terpaksa keluar malam sekadar membeli cemilan maupun makanan disarankan agar dibungkus. Sebab, jika masih ditemukan nongkrong maupun menimbulkan keramian bakal dilakukan penindakan. “Setiap pojok dijaga dishub, polisi dan lainnya secara bergantian,” ujarnya, Jumat (17/4).

- Advertisement -

DITROTUNAN.RADARJEMBER.ID- Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid19). Salah satunya dengan menutup sementara akses jalan menuju Alun-Alun Lumajang. Penutupan yang bertujuan meminimalisir keramaian di jantung kota itu juga diikuti penjagaan ketat oleh petugas keamanan.

Syadid salah satu petugas Dishub Lumajang mengatakan, mulanya penutupan dilakukan pada hari-hari tertentu. Yakni setiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Namun karena penyebaran virus terus meningkat sehingga dilakukan penutupan setiap malam.

Bahkan, warga yang terpaksa keluar malam sekadar membeli cemilan maupun makanan disarankan agar dibungkus. Sebab, jika masih ditemukan nongkrong maupun menimbulkan keramian bakal dilakukan penindakan. “Setiap pojok dijaga dishub, polisi dan lainnya secara bergantian,” ujarnya, Jumat (17/4).

DITROTUNAN.RADARJEMBER.ID- Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya memutus mata rantai penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid19). Salah satunya dengan menutup sementara akses jalan menuju Alun-Alun Lumajang. Penutupan yang bertujuan meminimalisir keramaian di jantung kota itu juga diikuti penjagaan ketat oleh petugas keamanan.

Syadid salah satu petugas Dishub Lumajang mengatakan, mulanya penutupan dilakukan pada hari-hari tertentu. Yakni setiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Namun karena penyebaran virus terus meningkat sehingga dilakukan penutupan setiap malam.

Bahkan, warga yang terpaksa keluar malam sekadar membeli cemilan maupun makanan disarankan agar dibungkus. Sebab, jika masih ditemukan nongkrong maupun menimbulkan keramian bakal dilakukan penindakan. “Setiap pojok dijaga dishub, polisi dan lainnya secara bergantian,” ujarnya, Jumat (17/4).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/