alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Korban Banjir Mulai Gatal-Gatal

Warga Masih Berjaga, Antisipasi Luapan Susulan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Genangan banjir yang memenuhi ratusan rumah di sejumlah desa mulai surut. Termasuk di Desa Sidorejo dan Desa/Kecamatan Rowokangkung. Namun, masalah lainnya mulai bermunculan. Sebagian besar korban terdampak mengalami penyakit kulit.

Baca Juga : Luapan Sungai Desa Sidorejo Lumajang, Sudah Banjir Lima Hari

Sebagian besar warga di dua desa tersebut, kemarin, tampak mulai mengembalikan barang-barang ke tempat asalnya. Sebagian juga membersihkan beberapa bagian rumah yang kotor. Sebab, akibat banjir itu, cukup banyak sampah maupun kotoran hewan yang bercampur lumpur masuk ke rumah warga.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sukinem, salah seorang warga Dusun Wungurejo, Desa Sidorejo, mengatakan, selama seharian penuh warga berjaga di sekitar rumah sambil melihat ke langit. Mereka khawatir ketika langit kembali gelap, hujan turun dan terjadi banjir susulan. Namun, kemarin hingga sore hujan tidak turun.

“Air mulai surut. Kami awalnya hanya bersih-bersih saja. Takut kalau hujan, lalu datang banjir lagi. Mungkin pukul 14.00 nanti kami mulai menata barang-barang. Kalau air benar-benar surut,” katanya. Saat ditemui Jawa Pos Radar Semeru, perempuan 45 tahun ini sedang duduk santai di depan rumahnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Genangan banjir yang memenuhi ratusan rumah di sejumlah desa mulai surut. Termasuk di Desa Sidorejo dan Desa/Kecamatan Rowokangkung. Namun, masalah lainnya mulai bermunculan. Sebagian besar korban terdampak mengalami penyakit kulit.

Baca Juga : Luapan Sungai Desa Sidorejo Lumajang, Sudah Banjir Lima Hari

Sebagian besar warga di dua desa tersebut, kemarin, tampak mulai mengembalikan barang-barang ke tempat asalnya. Sebagian juga membersihkan beberapa bagian rumah yang kotor. Sebab, akibat banjir itu, cukup banyak sampah maupun kotoran hewan yang bercampur lumpur masuk ke rumah warga.

Sukinem, salah seorang warga Dusun Wungurejo, Desa Sidorejo, mengatakan, selama seharian penuh warga berjaga di sekitar rumah sambil melihat ke langit. Mereka khawatir ketika langit kembali gelap, hujan turun dan terjadi banjir susulan. Namun, kemarin hingga sore hujan tidak turun.

“Air mulai surut. Kami awalnya hanya bersih-bersih saja. Takut kalau hujan, lalu datang banjir lagi. Mungkin pukul 14.00 nanti kami mulai menata barang-barang. Kalau air benar-benar surut,” katanya. Saat ditemui Jawa Pos Radar Semeru, perempuan 45 tahun ini sedang duduk santai di depan rumahnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Genangan banjir yang memenuhi ratusan rumah di sejumlah desa mulai surut. Termasuk di Desa Sidorejo dan Desa/Kecamatan Rowokangkung. Namun, masalah lainnya mulai bermunculan. Sebagian besar korban terdampak mengalami penyakit kulit.

Baca Juga : Luapan Sungai Desa Sidorejo Lumajang, Sudah Banjir Lima Hari

Sebagian besar warga di dua desa tersebut, kemarin, tampak mulai mengembalikan barang-barang ke tempat asalnya. Sebagian juga membersihkan beberapa bagian rumah yang kotor. Sebab, akibat banjir itu, cukup banyak sampah maupun kotoran hewan yang bercampur lumpur masuk ke rumah warga.

Sukinem, salah seorang warga Dusun Wungurejo, Desa Sidorejo, mengatakan, selama seharian penuh warga berjaga di sekitar rumah sambil melihat ke langit. Mereka khawatir ketika langit kembali gelap, hujan turun dan terjadi banjir susulan. Namun, kemarin hingga sore hujan tidak turun.

“Air mulai surut. Kami awalnya hanya bersih-bersih saja. Takut kalau hujan, lalu datang banjir lagi. Mungkin pukul 14.00 nanti kami mulai menata barang-barang. Kalau air benar-benar surut,” katanya. Saat ditemui Jawa Pos Radar Semeru, perempuan 45 tahun ini sedang duduk santai di depan rumahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/