alexametrics
27.3 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Pupuk Petani, Segera Tindak Lanjuti

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini, beberapa kawasan di Lumajang sudah mulai panen. Akan tetapi, sebagian lain memasuki masa tanam. Perbedaan ini sejatinya bisa menjadi solusi bagi para petani. Namun, nyatanya justru menambah masalah tersendiri. Terutama harga pupuk yang kian ugal-ugalan.

Seperti salah satu unggahan As’ad di grup Facebook. Mahalnya harga pupuk mencekik para petani. Terkhusus mereka yang membeli pupuk tanpa kartu tani. “Mohon untuk pupuk segera ditindaklanjuti. Kami rakyat kecil, tolong jangan injak kami” tulisnya.

Unggahannya tersebut direspons banyak akun lain. Misalnya saja Ach Fery Yanto. Menurutnya, pupuk yang diunggah As’ad termasuk pupuk nonsubsidi, sehingga harganya mahal. “Iku nonsubsidi yo larang bos. Rowokangkung lo aman bos rego subsidi. Pokok duwe kartu tani rego yo sesuai HET,” tulisnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini, beberapa kawasan di Lumajang sudah mulai panen. Akan tetapi, sebagian lain memasuki masa tanam. Perbedaan ini sejatinya bisa menjadi solusi bagi para petani. Namun, nyatanya justru menambah masalah tersendiri. Terutama harga pupuk yang kian ugal-ugalan.

Seperti salah satu unggahan As’ad di grup Facebook. Mahalnya harga pupuk mencekik para petani. Terkhusus mereka yang membeli pupuk tanpa kartu tani. “Mohon untuk pupuk segera ditindaklanjuti. Kami rakyat kecil, tolong jangan injak kami” tulisnya.

Unggahannya tersebut direspons banyak akun lain. Misalnya saja Ach Fery Yanto. Menurutnya, pupuk yang diunggah As’ad termasuk pupuk nonsubsidi, sehingga harganya mahal. “Iku nonsubsidi yo larang bos. Rowokangkung lo aman bos rego subsidi. Pokok duwe kartu tani rego yo sesuai HET,” tulisnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Saat ini, beberapa kawasan di Lumajang sudah mulai panen. Akan tetapi, sebagian lain memasuki masa tanam. Perbedaan ini sejatinya bisa menjadi solusi bagi para petani. Namun, nyatanya justru menambah masalah tersendiri. Terutama harga pupuk yang kian ugal-ugalan.

Seperti salah satu unggahan As’ad di grup Facebook. Mahalnya harga pupuk mencekik para petani. Terkhusus mereka yang membeli pupuk tanpa kartu tani. “Mohon untuk pupuk segera ditindaklanjuti. Kami rakyat kecil, tolong jangan injak kami” tulisnya.

Unggahannya tersebut direspons banyak akun lain. Misalnya saja Ach Fery Yanto. Menurutnya, pupuk yang diunggah As’ad termasuk pupuk nonsubsidi, sehingga harganya mahal. “Iku nonsubsidi yo larang bos. Rowokangkung lo aman bos rego subsidi. Pokok duwe kartu tani rego yo sesuai HET,” tulisnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/