alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Ikhlas Dibayar Pakai Buah Pisang

Munculnya Beragam Inovasi dalam Menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi Pandemi memaksa semua elemen masyarakat berinovasi. Bermacam-macam hal baru mulai dicoba. Kuncinya amati, tiru, dan modifikasi (ATM). Seperti yang dilakukan perawat di Desa Tunjung, Kecamatan Randuagung, dalam menekan kematian bayi dan ibu.

Mobile_AP_Rectangle 1

Inovasi ini membantu tugas tenaga kesehatan. Sebab, jumlah perawat dan bidan minim. Empat desa yang dinaungi hanya memiliki masing-masing satu perawat dan bidan. Jumlah ini di luar standar kesehatan yang ditetapkan. Sehingga kehadiran inovasi mampu menjawab keresahan masyarakat berkaitan dengan kesehatan.

Sebagai perawat berpengalaman, dia mengaku pernah dihadiahi pisang oleh keluarga tidak mampu hingga dianggap keluarga. Hal itu membuatnya terharu. Meski di daerah terpinggir, dia ingin masyarakat terbuka terhadap semua akses informasi. “Mereka yang tidak punya uang menghadiahi saya pisang. Karena itu, saya sudah dianggap keluarga. Kedekatan seperti itu harus ditanggapi dengan inovasi. Semoga mereka terbantu,” harapnya.

Jurnalis: mg2

Mobile_AP_Rectangle 2

Fotografer: Muhammad Sidikin Ali

Editor: Hafid Asnan

- Advertisement -

Inovasi ini membantu tugas tenaga kesehatan. Sebab, jumlah perawat dan bidan minim. Empat desa yang dinaungi hanya memiliki masing-masing satu perawat dan bidan. Jumlah ini di luar standar kesehatan yang ditetapkan. Sehingga kehadiran inovasi mampu menjawab keresahan masyarakat berkaitan dengan kesehatan.

Sebagai perawat berpengalaman, dia mengaku pernah dihadiahi pisang oleh keluarga tidak mampu hingga dianggap keluarga. Hal itu membuatnya terharu. Meski di daerah terpinggir, dia ingin masyarakat terbuka terhadap semua akses informasi. “Mereka yang tidak punya uang menghadiahi saya pisang. Karena itu, saya sudah dianggap keluarga. Kedekatan seperti itu harus ditanggapi dengan inovasi. Semoga mereka terbantu,” harapnya.

Jurnalis: mg2

Fotografer: Muhammad Sidikin Ali

Editor: Hafid Asnan

Inovasi ini membantu tugas tenaga kesehatan. Sebab, jumlah perawat dan bidan minim. Empat desa yang dinaungi hanya memiliki masing-masing satu perawat dan bidan. Jumlah ini di luar standar kesehatan yang ditetapkan. Sehingga kehadiran inovasi mampu menjawab keresahan masyarakat berkaitan dengan kesehatan.

Sebagai perawat berpengalaman, dia mengaku pernah dihadiahi pisang oleh keluarga tidak mampu hingga dianggap keluarga. Hal itu membuatnya terharu. Meski di daerah terpinggir, dia ingin masyarakat terbuka terhadap semua akses informasi. “Mereka yang tidak punya uang menghadiahi saya pisang. Karena itu, saya sudah dianggap keluarga. Kedekatan seperti itu harus ditanggapi dengan inovasi. Semoga mereka terbantu,” harapnya.

Jurnalis: mg2

Fotografer: Muhammad Sidikin Ali

Editor: Hafid Asnan

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Jember Menang 2-0 Lawan Jombang

Tidak Bisa Keluarkan SK Honorer

Seto Aji Tumbang Lawan Sidoarjo

/