alexametrics
24.1 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Dua Kecamatan Digelontor Rp 77 Miliar

Untuk Pembangunan Berkonsep Perhutanan Sosial

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pengembangan kawasan berbasis perhutanan sosial di  Lumajang sudah diterapkan. Salah satunya yang menonjol adalah Siti Soendari yang berlokasi di Desa Burno Kecamatan Senduro. Eh ternyata, pengembangan perhutanan sosial di dua kecamatan yakni Senduro dan Pasrujambe yang digagas sejak 2017 itu digelontor Rp 77 miliar.

Perhutanan sosial tidak hanya menyangkut tentang aspek wisata. Namun juga menyangkut usaha dan pengembangan wilayah. Terutama pengembangan ekonomi penduduk yang menempati kawasan hutan. Warga yang bertempat di sekitar hutan terimbas efek positif.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah di Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulandari mengatakan, pembangunan perhutanan sosial di Lumajang telah terlaksana sejak 2017. Tempat yang menjadi objek pengembangan berlokasi di Dua Kecamatan yakni Kecamatan Senduro dan Pasrujambe. “Untuk di Kecamatan Senduro ada di Desa Burno, Argosari, Kandang Tepus,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia juga menyampaikan, salah satu bukti dari program tersebut yang telah berjalan adalah wisata Siti Soendari sebagai bentuk dari aspek wisata. Sedangkan dari aspek ekonomi yakni adanya usaha kripik pisang dan susu perah yang terkenal cukup fenomenal sampai sekarang. Susu yang diperkenalkan tidak hanya susu sapi. Namun juga ada susu kambing sebagai salah satu variannya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pengembangan kawasan berbasis perhutanan sosial di  Lumajang sudah diterapkan. Salah satunya yang menonjol adalah Siti Soendari yang berlokasi di Desa Burno Kecamatan Senduro. Eh ternyata, pengembangan perhutanan sosial di dua kecamatan yakni Senduro dan Pasrujambe yang digagas sejak 2017 itu digelontor Rp 77 miliar.

Perhutanan sosial tidak hanya menyangkut tentang aspek wisata. Namun juga menyangkut usaha dan pengembangan wilayah. Terutama pengembangan ekonomi penduduk yang menempati kawasan hutan. Warga yang bertempat di sekitar hutan terimbas efek positif.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah di Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulandari mengatakan, pembangunan perhutanan sosial di Lumajang telah terlaksana sejak 2017. Tempat yang menjadi objek pengembangan berlokasi di Dua Kecamatan yakni Kecamatan Senduro dan Pasrujambe. “Untuk di Kecamatan Senduro ada di Desa Burno, Argosari, Kandang Tepus,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, salah satu bukti dari program tersebut yang telah berjalan adalah wisata Siti Soendari sebagai bentuk dari aspek wisata. Sedangkan dari aspek ekonomi yakni adanya usaha kripik pisang dan susu perah yang terkenal cukup fenomenal sampai sekarang. Susu yang diperkenalkan tidak hanya susu sapi. Namun juga ada susu kambing sebagai salah satu variannya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Pengembangan kawasan berbasis perhutanan sosial di  Lumajang sudah diterapkan. Salah satunya yang menonjol adalah Siti Soendari yang berlokasi di Desa Burno Kecamatan Senduro. Eh ternyata, pengembangan perhutanan sosial di dua kecamatan yakni Senduro dan Pasrujambe yang digagas sejak 2017 itu digelontor Rp 77 miliar.

Perhutanan sosial tidak hanya menyangkut tentang aspek wisata. Namun juga menyangkut usaha dan pengembangan wilayah. Terutama pengembangan ekonomi penduduk yang menempati kawasan hutan. Warga yang bertempat di sekitar hutan terimbas efek positif.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah di Kabupaten Lumajang, Ir. Retno Wulandari mengatakan, pembangunan perhutanan sosial di Lumajang telah terlaksana sejak 2017. Tempat yang menjadi objek pengembangan berlokasi di Dua Kecamatan yakni Kecamatan Senduro dan Pasrujambe. “Untuk di Kecamatan Senduro ada di Desa Burno, Argosari, Kandang Tepus,” ucapnya.

Dia juga menyampaikan, salah satu bukti dari program tersebut yang telah berjalan adalah wisata Siti Soendari sebagai bentuk dari aspek wisata. Sedangkan dari aspek ekonomi yakni adanya usaha kripik pisang dan susu perah yang terkenal cukup fenomenal sampai sekarang. Susu yang diperkenalkan tidak hanya susu sapi. Namun juga ada susu kambing sebagai salah satu variannya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/