alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Tambahan Klaster Hajatan dan Perjalanan

Dilakukan Tracing Ulang pada Pasien

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beberapa hari lalu, jumlah pasien positif Covid-19 hanya di angka belasan. Kini, jumlahnya melonjak menjadi puluhan. Ada klaster baru terbentuk di Kecamatan Pronojiwo. Yakni klaster hajatan dan perjalanan luar kota.

Data yang berhasil dihimpun, ada 32 orang yang terpapar korona, kemarin. Sebanyak 13 di antaranya merupakan pasien dari Pronojiwo. Mereka merupakan rombongan hajatan yang melakukan perjalanan luar kota, awal bulan ini. Alhasil, sepuluh orang melakukan isolasi mandiri di Rumah Aman Balai Kepegawaian Daerah. Sisanya isolasi mandiri di rumah.

dr Muftahul Ulum, Kepala Puskesmas Pronojiwo, mengungkapkan, tambahan klaster baru tersebut berasal dari rombongan hajatan yang melakukan perjalanan dari Sidoarjo. Mereka terdiri atas tiga rombongan mobil dan berangkat dalam dua gelombang. “Satu mobil berangkat 31 Mei. Mereka ini rombongan keluarga manten yang ikut rewang (bantu, Red) pemilik hajat,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, dua mobil lain berangkat esok harinya. Mereka merupakan rombongan yang sama. “Dua kendaraan Elf ini hanya datang di hajatan saja. Tidak ikut membantu. Jadi, mereka di Sidoarjo hanya dua hari. Sedangkan rombongan yang pertama menginap hingga empat hari. Tanggal empat Juni, mereka baru kembali ke Lumajang,” tambahnya.

Kasus terbaru tersebut diketahui pihak Puskesmas Pronojiwo setelah dilakukan tracing ke sejumlah warga. “Awalnya tanggal 9 Juni, ada dua warga yang periksa ke puskesmas karena diare. Nah, besoknya bertambah lagi tiga orang yang sakit diare. Setelah kami bertanya, mereka pernah bepergian ke luar kota. Sehingga, kami memutuskan untuk melakukan rapid tes ke mereka,” jelasnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beberapa hari lalu, jumlah pasien positif Covid-19 hanya di angka belasan. Kini, jumlahnya melonjak menjadi puluhan. Ada klaster baru terbentuk di Kecamatan Pronojiwo. Yakni klaster hajatan dan perjalanan luar kota.

Data yang berhasil dihimpun, ada 32 orang yang terpapar korona, kemarin. Sebanyak 13 di antaranya merupakan pasien dari Pronojiwo. Mereka merupakan rombongan hajatan yang melakukan perjalanan luar kota, awal bulan ini. Alhasil, sepuluh orang melakukan isolasi mandiri di Rumah Aman Balai Kepegawaian Daerah. Sisanya isolasi mandiri di rumah.

dr Muftahul Ulum, Kepala Puskesmas Pronojiwo, mengungkapkan, tambahan klaster baru tersebut berasal dari rombongan hajatan yang melakukan perjalanan dari Sidoarjo. Mereka terdiri atas tiga rombongan mobil dan berangkat dalam dua gelombang. “Satu mobil berangkat 31 Mei. Mereka ini rombongan keluarga manten yang ikut rewang (bantu, Red) pemilik hajat,” katanya.

Sementara, dua mobil lain berangkat esok harinya. Mereka merupakan rombongan yang sama. “Dua kendaraan Elf ini hanya datang di hajatan saja. Tidak ikut membantu. Jadi, mereka di Sidoarjo hanya dua hari. Sedangkan rombongan yang pertama menginap hingga empat hari. Tanggal empat Juni, mereka baru kembali ke Lumajang,” tambahnya.

Kasus terbaru tersebut diketahui pihak Puskesmas Pronojiwo setelah dilakukan tracing ke sejumlah warga. “Awalnya tanggal 9 Juni, ada dua warga yang periksa ke puskesmas karena diare. Nah, besoknya bertambah lagi tiga orang yang sakit diare. Setelah kami bertanya, mereka pernah bepergian ke luar kota. Sehingga, kami memutuskan untuk melakukan rapid tes ke mereka,” jelasnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Beberapa hari lalu, jumlah pasien positif Covid-19 hanya di angka belasan. Kini, jumlahnya melonjak menjadi puluhan. Ada klaster baru terbentuk di Kecamatan Pronojiwo. Yakni klaster hajatan dan perjalanan luar kota.

Data yang berhasil dihimpun, ada 32 orang yang terpapar korona, kemarin. Sebanyak 13 di antaranya merupakan pasien dari Pronojiwo. Mereka merupakan rombongan hajatan yang melakukan perjalanan luar kota, awal bulan ini. Alhasil, sepuluh orang melakukan isolasi mandiri di Rumah Aman Balai Kepegawaian Daerah. Sisanya isolasi mandiri di rumah.

dr Muftahul Ulum, Kepala Puskesmas Pronojiwo, mengungkapkan, tambahan klaster baru tersebut berasal dari rombongan hajatan yang melakukan perjalanan dari Sidoarjo. Mereka terdiri atas tiga rombongan mobil dan berangkat dalam dua gelombang. “Satu mobil berangkat 31 Mei. Mereka ini rombongan keluarga manten yang ikut rewang (bantu, Red) pemilik hajat,” katanya.

Sementara, dua mobil lain berangkat esok harinya. Mereka merupakan rombongan yang sama. “Dua kendaraan Elf ini hanya datang di hajatan saja. Tidak ikut membantu. Jadi, mereka di Sidoarjo hanya dua hari. Sedangkan rombongan yang pertama menginap hingga empat hari. Tanggal empat Juni, mereka baru kembali ke Lumajang,” tambahnya.

Kasus terbaru tersebut diketahui pihak Puskesmas Pronojiwo setelah dilakukan tracing ke sejumlah warga. “Awalnya tanggal 9 Juni, ada dua warga yang periksa ke puskesmas karena diare. Nah, besoknya bertambah lagi tiga orang yang sakit diare. Setelah kami bertanya, mereka pernah bepergian ke luar kota. Sehingga, kami memutuskan untuk melakukan rapid tes ke mereka,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/